Hubungan Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi dengan Kualitas Pelayanan Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i2.3293Abstract
Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) adalah Perusahaan Listrik Negara, yang mendapat sorotan publik pada kualitas layanan karyawan yang menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin Tenaga Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kualitas Layanan Karyawan. Penelitian ini terdiri dari variabel dependen, yaitu kualitas layanan karyawan, dan dua variabel independen, yaitu disiplin kerja dan budaya organisasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan PT. PLN Persero Samarin-da yang berjumlah 63 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kualitas Layanan Karyawan dengan F = 0,816, = 0,026, dan p = 0,044. Kemudian hasil regresi bertahap menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara disiplin kerja dan kualitas layanan karyawan dengan beta = 0,001, t = 0,005, p = 0,099. Maka budaya atau kualitas layanan tidak ada korelasi dengan beta = -0,163 t = -1,235 p = 0221.References
Alwi, S. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Keunggulan Kompetitif (Edisi Per-tama), Yogyakarta: BPFE.
Arief. (2007). Pemasaran Jasa dan Kualitas Pela-yanan, Malang: Bayu Media Publishing
Beal, R. M. (2000). Competing effectively: envi-ronmental scanning, competitive strategy, and organizational performance in small manufac-turing firms. Journal of small business man-agement, 38 (1), 27.
Buku Pedoman Perilaku. (2010). Jakarta: PLN (Persero)
Burke, M. J., Chan-Serafin, S., Salvador, R., Smith, A., & Sarpy, S. A. (2008). The role of national culture and organizational climate in safety training effectiveness. European journal of work and organizational psychology, 17 (1), 133-152.
Djaenuri, A. (2007). Manajemen Pelayanan Umum. Jakarta: Institut Ilmu Pemerintahan.
Hadi, S. (2000). Metodologi Research (Jilid I). Yogyakarta: Andi Offset.
Handoko, T. H. (2004). Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Hasibuan, S. P. (2004). Manajemen sumber daya manusia (edisi revisi). Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Jaworski, B. J., & Kohli, A. K. (1996). Market ori-entation: review, refinement, and roadmap. Journal of Market-Focused Management, 1 (2), 119-135.
Kristiadi, J. (2008). Demokrasi dan Etika Bernega-ra. Yogyakarta: Impulse.
Laksmi. (2011). Budaya Organisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mangkunegara, A. A. P. (2000). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munandar, A. S. (2001). Psikologi industri dan or-ganisasi, Jakarta: UI Press
Nitisemito, A. S. (2002). Manajemen Personalia: Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi ke-3). Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.
Pribadiyanto, N., & Mudiantoro. (2004). Analisi faktor-faktor orientasi pasar yang mempengaruhi kualitas layanan dan rele-vansinya terhadap kinerja perusahaan pada PT. Pelabuhan Indonesia III Cabang Wilayah Jawa Tengah. Jurnal Studi Manajemen Or-ganisasi, 1 (2), 50-60.
Tjiptono, F. (2006). Manajemen Jasa, Yogyakarta: Andi Offset.
Triguno, G. S. (2000). Budaya Kerja. Jakarta: PT Golden Terayon Press.