Caught Between Delay and Distress: Examining the Role of Self-Compassion in the Relationship between Procrastination and Academic Stress among Migrant Students

Izza Ardelia Yudhistira, Meilani Sandjaja

Abstract


Higher education in Indonesia provides opportunities for personal and academic development, yet migrant students often face complex challenges, including adapting to new social and academic environments, managing independent living, and meeting high academic demands, which can lead to procrastination and increased academic stress. This study examined the relationship between academic procrastination and academic stress among migrant university students, with self-compassion as a mediating variable. A quantitative correlational design with mediation analysis was employed, involving 140 migrant students who completed online self-report questionnaires measuring academic procrastination, academic stress, and self-compassion. Mediation analysis using JASP 18.3 and bootstrapping showed that academic procrastination had a significant positive effect on academic stress (estimate = 0.338, p < .001), while self-compassion partially mediated this relationship, reducing the stress associated with procrastination (indirect effect = 0.084, p = 0.005). The total effect of procrastination on stress was also significant (estimate = 0.442, p < .001). These results indicate that self-compassion acts as a protective factor, helping migrant students cope with the psychological burden of procrastination. Interventions aimed at fostering self-compassion may therefore enhance emotional well-being, academic adjustment, and resilience, supporting students in managing academic challenges and promoting success in higher education contexts.

Pendidikan tinggi di Indonesia memberikan peluang untuk pengembangan pribadi dan akademik. Namun, mahasiswa migran sering menghadapi tantangan yang kompleks, termasuk beradaptasi dengan lingkungan sosial dan akademik yang baru, mengelola kehidupan mandiri, serta memenuhi tuntutan akademik yang tinggi, yang dapat menyebabkan prokrastinasi dan meningkatnya stres akademik. Penelitian ini mengkaji hubungan antara prokrastinasi akademik dan stres akademik pada mahasiswa migran, dengan self-compassion sebagai variabel mediasi. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan analisis mediasi, melibatkan 140 mahasiswa migran yang mengisi kuesioner daring berbasis self-report untuk mengukur prokrastinasi akademik, stres akademik, dan self-compassion. Analisis mediasi menggunakan JASP 18.3 dan teknik bootstrapping menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap stres akademik (estimate = 0,338, p < 0,001), sementara self-compassion memediasi secara parsial hubungan tersebut dengan menurunkan tingkat stres yang terkait dengan prokrastinasi (indirect effect = 0,084, p = 0,005). Pengaruh total prokrastinasi terhadap stres juga signifikan (estimate = 0,442, p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa self-compassion berperan sebagai faktor protektif yang membantu mahasiswa migran mengatasi beban psikologis akibat prokrastinasi. Oleh karena itu, intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan self-compassion dapat memperkuat kesejahteraan emosional, penyesuaian akademik, dan resiliensi, sehingga mendukung mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik dan mencapai keberhasilan di pendidikan tinggi.



Keywords


Academic Procrastination, Academic Stress, Self-Compassion, Migrant Students, Emotional Well-Being

Full Text:

FULL TEXT

References


Agustina, M., & Deastuti, P. (2023). Hardiness dan stress akademik pada mahasiswa rantau. Deastuti, P, 7(1), 34–45.DOI: https://doi.org/ 10.32492/idea.v7i1.7104

Akanpaadgi, E., Binpimbu, F., & Kuuyelleh. (2023). The impact of stress on students’ academic performance. Eureka: Journal of Educational Research, 2(1), 60–67. https://doi.org/10.56773/ejer.v2i1.17

Allen, A., & Leary, M. (2023). Self compassion, stress, and coping. Social and Personality Psychology Compass, 4(2), 107–118. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2009.00246.x

Anggawijaya, S. (2014). Hubungan antara depresi dan prokrastinasi akademik. Calyptra, 2(2), 1–12. Hubungan antara depresi dan prokrastinasi akademik

Anju, A., Amandeep, A., Punia, B., Punia, V., & Garg, N. (2021). Life dissatisfaction among students: exploring the role of intrapersonal conflict, insufficient efforts and academic stress. Rajagiri Management Journal, 15(2), 113–128. https://doi.org/10.1108/RAMJ-09-2020-0058

Azra, M. (2022). Hubungan dukungan sosial dengan self compassion pada mahasiswa di masa pandemi covid-19. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 7(2), 186–203. DOI: https://doi.org/10.47435/mimbar.v7i1.773

Balan, Y., Taneo, D., Messakh, M., & Naisanu, M. (2023). Korelasi antara regulasi diri dengan perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa program studi pastoral konseling iakn kupang. Korelasi Antara Regulasi Diri Dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Program Studi Pastoral Konseling Iakn Kupang, 3(2), 66–73. https://doi.org/10.52960/jd.v3i2.241

Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep Stres Akademik Siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 5(3), 143–148. https://doi.org/10.29210/119800

Breines, J., & Chen, S. (2012). Self compassion Increases Self-Improvement Motivation. Personality and Social Psychology Bulletin, 38(9), 1133–1143. https://doi.org/10.1177/0146167212445599

Erindana, F., Nashori, H., & Tasaufi, M. (2021). penyesuaian diri dan stres akademik mahasiswa tahun pertama. MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI, 4(1), 11–23. https://www.researchgate.net/publication/350786062_

Erwansa, D., Widyastuti, W., & Ridfah, A. (2024). Hubungan self compassion terhadap tingkat stres akademik pada mahasiswa baru fakultas psikologi unm. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 316–327. https://doi.org/10.56799/jim.v3i2.2794

Fauzia, N., Asmaran, A., & Komalasari, S. (2021). Dinamika Kemandirian Mahasiswa Perantauan. Komalasari, S, 1(3), 167–181. https://doi.org/10.18592/jah.v1i3.3918

Febriyant, A., & Soetjiningsih, C. (2023). Motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa rantau universitas kristen satya wacana. Jurnal Inovasi Penelitian, 4(7), 1157–1167.

Firnando, J. , & Suhesty, A. (2024). Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa ditinjau dari impostor syndrome dan Ketangguhan Akademik. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 22(2), 177–193. https://doi.org/10.31571/edukasi.v22i2.7509

Fitria, N., & Arifudin, O. (2020). Analisis faktor-faktor terhadap pengambilan keputusan calon mahasiswa untuk memilih jurusan pendidikan agama islam. Jurnal Al-Amar , 1(2), 120–127. https://ojs-steialamar.org/index.php/JAA/article/view/96

Gadzella, B. (1994). Student-Life Stress Inventory: Identification of and Reactions to Stressors. Psychological Reports, 74(2), 395–402. https://doi.org/10.2466/pr0.1994.74.2.395

Gatari, A. (2020). Hubungan stres akademik dengan flow akademik pada mahasiswa. Cognicia, 8(1), 79–89. https://doi.org/10.22219/cognicia.v8i1.11739

Giyati, A., & Whibowo, C. (2023). Hubungan antara self compassion dan regulasi emosi dengan stres pada dewasa awal. Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 22(1), 83–95. https://journal.unika.ac.id/index.php/psi/article/view/5018

Gold, D., & Wegner, D. (199 C.E.). Origins of Ruminative Thought: Trauma, Incompleteness, Nondisclosure, and Suppression. Journal of Applied Social Psychology, 25(14), 1245–1261. https://doi.org/10.1111/j.1559-1816.1995.tb02617

Handayani, E., & Nirmalasari, N. (2020). Perbedaan Tingkat Stres Mahasiswa Perantauan dan Bukan Perantauan. Nirmalasari, N, 11(1), 63–66. https://doi.org/10.33846/sf11nk311

Hidayati, L., & Harsono, M. (2021). Tinjauan literatur mengenai stres dalam organisasi . Jurnal Ilmu Manajemen, 18(1), 20–30. https://doi.org/10.21831/jim.v18i1.39339

Juniasi, A., & Huwae, A. (2023). Problematika stres akademik mahasiswa tahun pertama: bagaimana keterhubungannya dengan konsep diri? JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health, 4(1), 1–23. https://doi.org/10.30984/jiva.v4i1.2530

Kalizta, S., Maryanto, M., & Firnando, J. (2026). The Role of Habits in Shaping Future Criminal Behavior: A Forensic Perspective. Jurnal Sosial Indonesia, 1(1), 75–104. https://jurnalsosialindonesia.com/index.php/jsi/article/download/9/7

Kamarulzaman, W. (2022). Gender Difference in Procrastination Among University Students. Asian Journal of Research in Education and Social Sciences, 4(3), 11–22. https://doi.org/10.55057/AJRESS.2022.4.3.2

Karim, B. (2020). Pendidikan Perguruan Tinggi Era 4.0 Dalam Pandemi Covid-19 (Refleksi Sosiologis). Education and Learning Journal, 1(2), 102–123. https://doi.org/10.33096/eljour.v1i2.54

Khumas, A., Nadjamuddin, L., Hasniar A, Halimah, A., & Saudi, A. (2019). Self Compassion and Subjective well-being in Adolescents: A Comparative Study of Gender and Tribal in Sulawesi. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 335(1), 523–529. https://doi.org/10.2991/icesshum-19.2019.84

Kurtovic, A., Vrdoljak, G., & Vrdoljak, G. (2019). Predicting procrastination: The role of academic achievement, self-efficacy and perfectionism. International Journal of Educational Psychology, 8(1), 1–26. https://doi.org/10.17583/ijep.2019.2993

Laia, B., Zagoto, S., Fau, Y., Duha, A., Telaumbanua, K., Lase, I., & Harefa, D. (2022). Prokrastinasi akademik siswa sma negeri di kabupaten nias selatan. Jurnal Ilmiah Aquinas, 5(1), 1-`13. https://doi.org/10.54367/aquinas.v5i1.1654

Lastary, L., & Rahayu, A. (2018). Hubungan dukungan sosial dan self efficacy dengan prokrastinasi akademik mahasiswa perantau yang 1 2 berkuliah di jakarta. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(1), 17–23.http://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/70

Lee, K., & Lee, S. (2022). The role of self compassion in the academic stress model. The Role of Self Compassion in the Academic Stress Model, 41(5), 3195–3204. https://doi.org/10.1007/s12144-020-00843-9

Marfuatunnisa, N., & Sandjaja, M. (2023). Stres Akademik pada Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi di Indonesia Ditinjau dari Academic Help-seeking dan Resiliensi Akademik. Jurnal Diversita, 9(2), 218–227. https://doi.org/10.31289/diversita.v9i2.9356

Zhang, J., Talib, M., Wang, J., Jiang, C., & Su, X. (2023). Effects of career planning education on career readiness among undergraduates based on social learning theory. Jurnal Pendidikan Bitara UPSI, 16(1), 93–99. https://doi.org/10.37134/bitara.vol16.sp2.9.2023

Zhou, D., Wang, Q., & Li, X. (2023). The influence of career decision-making self-efficacy on employability and emotional intelligence. Frontiers in Education, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1274430




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v14i3.25664

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Izza Ardelia Yudhistira & Meilani Sandjaja

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi indexed by :

Moraref Crossref One Search OpenArchives Sinta GoogleScholar Dimensions Garuda Portal-ISSN Base

Creative Commons License

Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi published by Faculty of Social and Political Sciences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________

Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Sciences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id