Regulation of Parents' Emotions of Child Victims of Sexual Violence

Eka Indah Nurmawati, Dwiyana Indah Safitri

Abstract


Cases of sexual violence in Indonesia have increased every year. The cases of sexual violence occurred from various ages, ranging from teenagers, children, and toddlers. According to data from the KPAI itself, throughout 2022 there were 4,683 complaints of sexual violence. Apart from having an impact on victims, cases of sexual violence also have an impact on parents. Support and assistance from parents play a very important role for victims. Therefore, parental skills in regulating emotions related to cases of sexual violence are very important. According to Gross and John (in Paula & Miftakhul, 2021) emotion regulation is the ability of individuals to regulate their thoughts and behaviour consciously or unconsciously during different emotions, including positive and negative emotions. This study aims to look further at the dynamics of parental emotional regulation in accompanying and directing children who are victims of sexual violence. The method used in this research is qualitative with an instrumental case study approach with 2 parents of child victims of sexual violence as research subjects. Collecting data using interviews and observation. This research resulted in the finding that both parents of children who were victims of sexual violence were able to regulate emotions better, in which there was a helping role in the family. This research can be used as a reference for dealing with the problem of emotional regulation of parents of child victims of sexual violence, and in the future, they are better prepared to accompany or direct them, so they don't experience trauma in the future.

Kasus kekerasan seksual di Indonesia mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Adapun kasus kekerasan seksual terjadi dari berbagai usia, mulai dari remaja, anak dan juga balita. Menurut data dari KPAI sendiri, di sepanjang tahun 2022 ada aduan sebanyak 4.683 kasus kekerasan seksual. Selain memberikan dampak terhadap korban, kasus kekerasan seksual juga berdampak terhadap orang tua. Support dan pendampingan dari orang tua sangat berperan bagi korban. Oleh karena itu ketrampilan orang tua dalam meregulasi emosi terkait kasus kekerasan seksual ini sangat penting. Menurut Gross dan John (dalam Paula & Miftakhul, 2021) regulasi emosi merupakan kemampuan individu untuk secara sadar atau tidak sadar mengatur pikiran dan perilaku mereka selama emosi yang berbeda, termasuk emosi positif dan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih jauh bagaimana dinamika regulasi emosi orang tua dalam mendampingi dan mengarahkan anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pedekatan studi kasus instrumental dengan 2 orang tua dari anak korban kekerasan seksual sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kedua orang tua dari anak korban kekerasan seksual mampu meregulasi emosi menjadi lebih baik, dimana didalamnya terdapat peran keluarga yang membantu. Adapun penelitian ini dapat dijadikan salah satu acuan untuk menangani permasalahan regulasi emosi orang tua dari anak korban kekerasan seksual, serta kedepannya lebih siap dalam mendampingi atau mengarahkannya sehingga tidak mengalami trauma dikemudian hari.


Keywords


Korban Kekerasan Seksual;Orang Tua; Regulasi Emosi.

Full Text:

FULL TEXT

References


Amalia, Kingkin Rizki. (2017). “Gambaran Regulasi Emosi Remaja Perempuan

Yang Menikah Dibawah Umur.” Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta

Arianty, R. (2018). Pengaruh konformitas dan regulasi emosi terhadap perilaku cyberbullying. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(4).

Armony, Jorge, dan Patrik Vuilleumier. (2013). Emotion Regulation: The Cambridge Handbook of Human Affective Neuroscience. New York: Cambridge University Press.

Creswell, J. W., (2018). Qualitative Inquiry And Research Design: Choosing Among Five Approaches. London: SAGE Publications.

Elfani, A. H., & Muarifah, A. (2022). Regulasi Emosi Pasangan Pernikahan Dini Akibat Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD) di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 320-333.

Gross, J. J. (2014). Emotion regulation: Conceptual and empirical foundations. In J. J. Gross (Ed.), Handbook of emotion regulation (pp. 3–20). The Guilford Press.

Hardani, H. A., Ustiawaty, J., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., Sykmana, D. J., & Auliya, N. H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu Group.

Immanuel, R. D. (2016). Dampak psikososial pada individu yang mengalami pelecehan seksual di masa kanak-kanak. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2).

Jalaludin, Rakhmat. (2018). Psikologi Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Luthfia, G., & Cahyanti, I. Y. (2022). Regulasi Emosi Orang Tua yang Memiliki Anak Korban Kekerasan Seksual. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 555–563.

Nazmi, Indri Putri. (2017). "Loneliness dan Dukungan Sosial Pada Remaja Perempuan Korban Kekerasan Seksual." Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(3).

Marweni, M. (2022). Upaya Penanganan Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual (Studi Kasus DP2KBP3A Di Kabupaten Kuantan Singingi). Doctoral Dissertation, Universitas Islam Riau.

Naibaho, S. (Univeritas B. M. (2016). Rasa Percaya pada Pasutri Perkawinan Jarak Jauh. Jurnal Psikologi Ulayat, 3, No.1, 34–52.

Noviana, I. (2017). Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Dampak Dan Penanganannya Child Sexual Abuse: Impact and Hendling. Sosio Informa, 1(1), 14. http://ejournal.kemsos.go.id/index.php/Sosioinforma/article/download/87/55

Nurhidayah, I., & Ligina, N. L. (2018). The Role of Parents in Preventing Sexual Violence on Elementary School children in Bandung. Jurnal Keperawatan, 9(2), 109. https://doi.org/10.22219/jk.v9i2.5454

Paula, K. M., & Miftakhul, J. (2021). Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Prakrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(9), 14–23.

Perempuan, K. N. (2017). Bentuk Kekerasan Seksual. Occupational Medicine, 53(4), 130.

Ratnasari, S., & Suleeman, J. (2017). Perbedaan Regulasi Emosi Perempuan dan Laki-Laki di Perguruan Tinggi. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1), 35–46. https://doi.org/10.7454/jps.2017.4

Rizky Suryarandika. (2023). KPAI Terima Hampir 5.000 Aduan Sepanjang 2022, Paling Banyak Terkait Kejahatan Seksual. Republika.

Saptohutomo, A. P. (2023). FSGI Ungkap 117 Pelajar Jadi Korban Kekerasan Seksual Sepanjang 2022. Kompas.

Saputri, I. K. E., & Sugiariyanti. (2017). Hubungan Sibling Rivalry Dengan Regulasi Emosi Pada Masa Kanak Akhir. Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah, 8(2), 133–139.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D. Bandung: CV Alfabeta.

Umajjah, N. T., Angraeni, Asrika, Jannah, R., Rifkah, A., Agustin, W., Yunita, Intan, Erna, Bunga, Asisah, Indah, Wahyuni, R., Syahwaliyah, P., Amelia, R., Qolbi, N., & Annisa, N. A. (2021). Perkembangan Biologis, Motorik, Kognitif, dan Sosioemosional (Pada Masa Anak-Anak). Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah, 4, 63–75. https://doi.org/10.5281/zenodo.6303456

Zahirah, U., Nurwati, N., & Krisnani, H. (2019). Dampak Dan Penanganan Kekerasan Seksual Anak Di Keluarga. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 10. https://doi.org/10.24198/jppm.v6i1.21793




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v11i2.10405

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexing by :

         

 

________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 ________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id