Meningkatkan Komitmen Organisasi Melalui Pelatihan Manajemen Diri
DOI:
https://doi.org/10.30872/plakat.v2i1.3827Keywords:
komitmen organisasi, manajemen diriAbstract
Organisasi merupakan tempat dari kumpulan individu yang memiliki tujuan yang sama. Dalam mengikuti suatu organisasi tentunya individu dapat berkomitmen dalam mengikuti kegiatan yang telah ditentukan dalam organisasi tersebut. Tidak semua individu memiliki keterikatan komitmen yang kuat dalam mengikuti sebuah organisasi. Komitmen organisasi merupakan hal yang penting dalam mengembangkan suatu organisasi. Dengan adanya kesadaran dalam komitmen organisasi, individu yang berada di dalamnya tentunya memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan organisasi yang diikutinya. Dalam mengembangkan suatu organisasi, individu yang di dalamnya dapat memanajemen dirinya dengan baik. Manajemen diri merupakan tahapan yang dilakukan individu untuk mengatur tindakannya sendiri agar hidup lebih terstruktur dan produktif. Berdasarkan hasil TNA (Training Need Analysis) melalui kuesioner yang kami sebar menggunakan aspek kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, dan manajemen diri yang disi oleh 32 peserta. Kemudian kuesioner tersebut dihitung menggunakan software SPSS dengan hasil 77,8% masalah disebabkan dari aspek manajemen diri dan hasil wawancara menunjukan hasil yang selaras dengan hasil SPSS yaitu manajemn diri pada anggota organisasi yang kurang baik, sehingga banyak program kerja yang tidak terlaksana sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pada saat pelatihan kami menggunakan metode ceramah. Hasil pelatihan mendapatkan kenaikan nilai pre-post test hingga 40 poin, sehingga didapatkan adanya perubahan dari sebelum dan sesudah diadakannya pelatihan.References
Ambar T, dan Rosidah. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Jakarta: Prestasi Pustaka
Luthans, Fred. (2006). Perilaku Organisasi, (Alih Bahasa V.A Yuwono, dkk), Edisi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: ANDI
Prijosaksono, A. (2001). Self Mangement Series. Jakarta: Gramedia
Robbins, Stephen P. dan Timothy A. Judge. (2008). Perilaku Organisasi Edisi ke-12. Jakarta: Salemba Empat.
Supatmi, M. E., Nimran, U., & Utami, H. N. (2013). Pengaruh pelatihan, kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan dan kinerja karyawan. Profit: Jurnal Administrasi Bisnis, 7(1).
Suwardani, N. K. P., Dharsana, I. K., & Suranata, K. (2014). Penerapan konseling behavioral dengan teknik self-management untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas viii b3 smp negeri 4 singaraja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 2(1).
Wilson, B. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga
Wina, S. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Media Group