Sistem Cerdas untuk Pelayanan Konsultasi Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.30872/jsakti.v3i1.4594Keywords:
Keluarga, Konseling Keluarga, Permasalahan Keluarga, Sistem Cerdas, AplikasiAbstract
Fungsi keluarga adalah merawat, memelihara, dan melindungi anak. Namun, pada kenyataannya masih ada sebagian anak yang hidup dalam keluarga yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik, baik itu karena keluarganya mengalami perpecahan (broken home) sehingga anak tidak mendapatkan sosok orang tua yang lengkap, maupun orang tua yang tidak memiliki wawasan tentang cara mendidik anak. Hal ini akan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak. Sebagai anak, tentu membutuhkan pertolongan orang yang berkompeten untuk memperbaiki karakternya. Sedangkan sebagai orang tua butuh teman diskusi yang dapat mengedukasi tentang pola pengasuhan anak. Untuk dapat berkonsultasi dengan orang yang berkompeten dalam pendidikan keluarga, seperti psikolog, konselor, pemuka agama, influencer, konselor sebaya tentunya memerlukan biaya serta harus meluangkan waktu di tengah kesibukan sehari-hari dan tidak tahu harus menghubungi siapa. Atas dasar permasalahan dan pemikiran tersebut, penulis merancang sebuah aplikasi berbasis mobile bernama SoluK sebagai solusi untuk membantu menangani permasalahan keluarga secara cepat dan tepat. Dengan menggunakan aplikasi ini diharapkan akan lebih banyak masyarakat yang mendapatkan pengetahuan dan solusi atas permasalahan keluarga yang dihadapinya, terutama karena dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Siapa pun dapat lebih mudah menyelesaikan permasalahan yang dimilikinya dengan berbekal pengetahuan yang telah didapat melalui aplikasi SoluK.
References
Andi Saputra, (2019, April 3). detikNews. https://news.detik.com/berita/d-4495627/hampir-setengah- juta-orang-bercerai-di-indonesia-sepanjang-2018
Reni Susanti, (2019, Oktober 14). Kompas.com. https://sains.kompas.com/read/2019/10/14/12522321/90-persen-kasus-bunuh-diri-akibat-depresi-pahami- ciri-cirinya?page=all
Merdeka, (2020, Agustus 25). Merdeka.com. https://www.merdeka.com/peristiwa/penyebab-angka- perceraian-meningkat-selama-pandemi-covid-19.html
Y. S. D. Gunarsa and S. D. Gunarsa, (2001). Psikologi Pengembangan Anak dan Remaja. Jakarta: BPH Gunung Mulia.
Anonim, (1985). Modul Keluarga Bahagia Sejahtera Departemen Agama RI.
Dimas Rizky, (2019, Januari 15). Medium.com. https://medium.com/dot-intern/sdlc-metode- prototype-8f50322b14bf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Sains, Aplikasi, Komputasi dan Teknologi Informasi allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to its articles' full texts and allows readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
- Authors are allowed to archive their submitted article in an open access repository
- Authors are allowed to archive the final published article in an open access repository with an acknowledgment of its initial publication in this journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.