ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA KOTA SANGATTA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/ts.v9i1.19127

Keywords:

Jalan, Surface Distress Index (SDI), Pavement Condition Index (PCI)

Abstract

Jalan adalah sarana infrastruktur yang menghubungkan suatu daerah ke daerah lainnya. Jalan Soekarno Hatta dapat menjadi jalur penting untuk distribusi logistik dan hasil tambang. Metode Surface Distress Index (SDI), artinya pengecekan visual pada data luas total keretakan, lebar rata-rata keretakan, jumlah lubang serta kedalaman bekas roda kendaraan. Metode Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu metode standar yang digunakan secara internasional untuk menilai kondisi dan tingkat kerusakan permukaan perkerasan jalan. Hasil penilaian setiap segmen pada Jalan Soekarno Hatta menggunakan metode SDI menyatakan bahwa kondisi jalan tersebut baik dan penanganan yang harus dilakukan adalah pemeliharaan rutin. Hitungan PCI dapat dihitung dengan mengurangkan nilai 100 dengan CDV maksimum. Diketahui bahwa jumlah temuan kerusakan pada ruas jalan Soekarno Hatta Kota Sangatta terdapat 10 jenis kerusakan. Jenis – jenis kerusakan yang diperoleh di lapangan yaitu kerusakan retak kulit buaya sebesar 0,28% pada ruas kiri dan 1,67% pada ruas kanan, kerusakan retak blok sebesar 0,33% pada ruas kiri dan 0% pada ruas kanan, kerusakan amblas sebesar 8,62% pada ruas kiri dan 0% pada ruas kanan, kerusakan retak pinggir sebesar 2,29% pada ruas kiri dan 1,09% pada ruas kanan, kerusakan retak sambungan sebesar 0,11% pada ruas kiri dan 0,18% pada ruas kanan, kerusakan retak memanjang sebesar 6,05% pada ruas kiri dan 3,19% pada ruas kanan, kerusakan tambalan sebesar 0,21% pada ruas kiri dan 24,44% pada ruas kanan, kerusakan lubang sebesar 0,28% pada ruas kiri dan 0,33% pada ruas kanan, kerusakan alur sebesar 0% pada ruas kiri dan 1,21% pada ruas kanan, dan pelepasan berbutir 0,13% pada ruas kiri dan 5,80% pada ruas kanan untuk metode Pavement Condition Index (PCI) sedangkan untuk metode Surface Distress Index (SDI) dengan rata – rata yang diperoleh yaitu luas retak sebesar 1,57% pada ruas kiri dan 1,99% pada ruas kanan, lebar retak sebesar 4,75 mm pada ruas kiri dan 3,75 mm pada ruas kanan, jumlah lubang sebesar 18 pada ruas kiri dan 12 pada ruas kanan, dan kerusakan alur bekas roda sebesar 0 cm pada ruas kiri dan 8,7 cm pada ruas kanan. Jenis perbaikan atau penanganan yang dilakukan pada metode Surface Distress Index (SDI) dan metode Pavement Condition Index (PCI) pada ruas kanan dan kiri Jalan Soekarno Hatta Kota Sangatta dari segmen 1 sampai dengan segmen 20 adalah pemeliharaan rutin.

Author Biographies

  • Bobby Prastiyo Prastiyo, Mulawarman University
    mahasiswa
  • Muhammad Jazir Alkas, Mulawarman University
    Dosen Pembimbing 1
  • Ery Budiman Budiman, Mulawarman University
    Dosen Pembimbing 2

References

Gesvi, A., & Fadrizal, L. (2020). analisis kerusakan jalan metode SDI taluk kuantan - batas provinsi sumatera barat. Jurnal Teknik Sipil, 6.

M.Ferdnaniksoliem, S. (2017). Klasifikasijalandikawasanperbatasannegara Berdasarkanregulasitataruangwilayah. Jurnal Teknik Sipil, 13.

Mahisza, J., Widodo, S., & Akhmadali. (2011). PERENCANAAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA 2002 DAN METODE BINA MARGA 2011 (STUDI KASUS : JL. DRS. MOH. HATTA. SUNGAI RENGAS KEC. SUNGAI KAKAP, KAB. KUBU RAYA). 2011, 1–8.

Marga, K. P. U. D. J. B. (2011). Survey Kondisi Jalan untuk Pemeliharaan Rutin. 001-01/M/BM/2011.

Marpen, R. (2021). Analisa Kondisi Kerusakan Jalan Kabupaten Tan-jung Api-Api - Gasing Berdasarkan Metode SDI. Bearing, 7(1), 1–9.

Muhammad, F., Setyawan, A., & Suryoto, S. (2019). EVALUASI NILAI KONDISI PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) MENGGUNAKAN APLIKASI ROAD EVALUATION AND MONITORING SYSTEM (REMS) (Studi Kasus : Ruas Jalan Prambanan - Pakem). Matriks Teknik Sipil, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.20961/mateksi.v7i1.36522

Muhammad Zaid, Rahayu Sulistyorini, & Siti Anugrah Mulya Putri. (2021). Analisis Tingkat Kerusakan Jalan dengan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) (Studi Kasus Jalan P. Tirtayasa Bandar Lampung). Jrsdd, 9(2), 201–212.

Paressa, D. (2022). KAJIAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN METODE PCI DAN LENDUTAN BALIK PADA RUAS JALAN P. M. NOOR KOTA SAMARINDA. Universitas Mulawarman, 2022.

Suwandi, A. (2021). Studi Kondisi Permukaan Jalan Menggunakan Analisa Penilaian Metode Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI).

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (2009). 27(7), 1–5.

Yahya, R., Yusri, M., & Suraji, A. (2019). ANALISIS KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN SURFACE DISTRESS INDEK (SDI). Universitas Widyagama Malang. https://doi.org/10.52722/pcej.v4i4.541

Yastawan, I. N., Wedagama, D. M. P., & Ariawan, I. M. A. (2021). Penilaian Kondisi Jalan Menggunakan Metode Sdi (Surface Distress Index) Dan Inventarisasi Dalam Gis (Geographic Information System) Di Kabupaten Klungkung. Jurnal Spektran, 9(2), 181. https://doi.org/10.24843/spektran.2021.v09.i02.p10

Downloads

Published

2025-06-30