Rancangan Teknis Sistem Penyaliran Tambang Tanah Liat di Pit Tlogowaru V PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Site Tuban

Kadek Dwi Prabawa, Haeruddin Haeruddin, Siti Aminah

Abstract


Kegiatan penambangan tanah liat di Pit Tlogowaru V yang dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sering menghadapi permasalahan berupa genangan air limpasan, terutama pada musim hujan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap produktivitas tambang karena menghambat pergerakan alat berat. Sistem penyaliran yang digunakan saat ini dinilai belum mampu mengelola debit limpasan secara optimal, sehingga diperlukan perencanaan sistem penyaliran yang lebih komprehensif dan andal secara teknis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem penyaliran tambang yang mencakup perhitungan debit limpasan, perencanaan kapasitas sump, desain saluran terbuka, dan pemilihan sistem pemompaan yang sesuai dengan kondisi lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan menganalisis data curah hujan harian selama 20 tahun (2004–2023) menggunakan distribusi Gumbel untuk mendapatkan curah hujan rencana periode ulang dua tahunan. Metode Mononobe digunakan untuk menghitung intensitas hujan, sementara metode Rasional diterapkan untuk menghitung debit limpasan. Hasil perhitungan menunjukkan debit limpasan puncak sebesar 1.159,64 m³/jam, dengan volume air harian mencapai 4.638,57 m³. Sump dirancang berbentuk prisma trapesium dengan volume 12.427,14 m³, melebihi kapasitas minimum 11.327,67 m³ sesuai sesuai ketentuan Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 1827K/30/MEM/2018. Sistem penyaliran meliputi satu unit pompa Multiflo MF-420EX dengan debit 792 m³/jam dan pipa HDPE sepanjang 200 meter. Tiga saluran terbuka (Paritan A, B, dan C) dirancang untuk mengalirkan limpasan menuju sump dan bozem dengan debit masing-masing 1.1 m³/s, 1,17 m³/s, dan 0,84 m³/s. Analisis water balance menunjukkan bahwa sistem yang dirancang, diharapkan mampu mengelola limpasan harian secara efektif dan mendukung keberlanjutan operasional tambang. Dengan pendekatan ini, sistem penyaliran yang dihasilkan dinilai layak diterapkan di lapangan sebagai solusi teknis yang aplikatif, dan sesuai dengan kondisi tambang terbuka.

Full Text:

PDF

References


Budiarto. (1997). Sistem Penirisan Tambang. Yogyakarta: Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional Veteran.

Direktorat Jendral Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum. (1990). Petunjuk Desain Drainase Permukaan Jalan No. 008/T/BNKT/1990. Jakarta.

Fajryanti, N. M., & Moralista, E. (2021). Perencanaan Sistem Penyaliran dan Pemompaan pada Tambang Terbuka di PT X Desa Tegalega, Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Journal Riset Teknik Pertambangan 1(1), 39-46

Fitri, Y., & Murad, M. (2021). Sistem Penyaliran Tambang Untuk Mengatasi Genangan Air Limpasan Di Front Penambangan Blok Timur PT. Prima Delin Agro Permai Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Jurnal Bina Tambang (6)2, 10-19.

KESDM RI. (2018). Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik. Jakarta.

Kohnke, H., & Betrand, A. R. (1959). Soil conservation. Bombay: McGraw-Hill Book Company.

Lashari, Kusumawardani, R., & Prakasa, F. (2017). Analisa Distribusi Curah Hujan di Area Merapi Menggunakan Metode Aritmatika dan Poligon. Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan 1(1), 39-48.

Mahardika, R., Hartono, & Inmarlinianto. (2022). Rancangan Teknis Sistem Penyaliran Tambang Pada Penambangan Batugamping Di UP. Parno, Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. INTAN Jurnal Penelitian Tambang (5)2, 35-42.

Muhajirin, M. M., & Yulantoro, M. Y. (2022). Kajian Teknis Sistem Penyaliran Tambag Terbuka Batubara Pit 1 PT.Banjar Bumi Persada. Teknologi berkelanjutan, Vol. 11 No 02.

Sanusi, W., & Pratiwi, V. (2019). Evaluasi Koefisien Manning pada Berbagai Tipe Dasar Saluran. Yogyakarta: Universitas Komputer Indonesia.

Sari, S. A., Saputra, W., & Cahyono, G. Y. (2024). Kajian Teknis Sistem Penyaliran Tambang PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan IV (SENASTITAN IV), 1-10.

Sepniko, R., Murad, M., & Anaperta, Y. M. (2018). Kajian Teknis Sistem Penyaliran Tambang Terbuka pada Penambangan Batubara Blok B PT Minemex Indonesia Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Jurnal Bina Tambang 3(4), 1456-1470.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi Offset.

Suyono, S., & Kensaku, T. (2003). Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta, Indonesia.

Tamrin, K. (2010). Bahan Kuliah Penyaliran Tambang. Padang: Universitas Negeri Padang.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtm.v14i1.20640

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats