PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK KEMASAN KOSMETIK SEBAGAI AGREGAT KASAR DALAM PEMBUATAN BATA BETON (PAVING BLOCK)

Ariqah Khairunnisa, Dyah Wahyu Wijayanti, Waryati Waryati

Abstract


Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara penyumbang plastik terbanyak, tidak terkecuali limbah plastik kemasan kosmetik. Limbah plastik yang tidak terolah dengan baik dapat mencemari TPA maupun lingkungan laut, karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai. Pemanfaatan plastik menjadi bata beton dapat menjadi upaya dalam menanggulangi permasalahan lingkungan yang diakibatkan oleh sampah plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi persentase dan jenis limbah plastik kemasan kosmetik terhadap kualitas fisik dalam pembuatan bata betonberdasarkan SNI 03-0691-1996, serta mengetahui volume limbah plastik yang dapat direduksi dan nilai ekonomis yang dihasilkan. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan jenis limbah plastik yang digunakan adalah PET, HDPE, dan PP dengan persentase 0%, 2,5%, dan 5%. Bentuk bata beton yang digunakan, yaitu segi enam dengan ukuran 20 × 23 × 6 cm. Pengeraman bata beton dilakukan selama 28 hari, kemudian diuji kuat tekan dan daya serap air. Hasil menunjukkan komposisi terbaik terdapat pada bata beton PB2 PP, dengan kuat tekan sebesar 30,8 MPa dan daya serap air 7,98%. Penggunaan limbah plastik sebanyak 5% atau 0,22 kg dapat mereduksi volume limbah hingga 2,364 kg/m2. Analisis ekonomi menunjukkan penggunaan limbah plastik dapat menurunkan biaya produksi hingga 5 – 7% dibandingkan bata beton tanpa penambahan plastik.

Keywords


Limbah Plastik Kemasan Kosmetik, Bata Beton, Kuat Tekan, Daya Serap Air, Analisis Ekonomi

Full Text:

PDF

References


P. Purwaningrum, “Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik di Lingkungan,” J. Immunol., vol. 159, no. 10, 2016. Tersedia: https://doi/10.4049/jimmunol.159.10.5053.

K. Y. Ningrum dan N. A. Risa, “Sustainable Beauty: ‘Waste Down Kindness Up Sociolla’ Kolaborasi Sukin dengan Waste4Change dalam Upaya Pengolahan Sampah Kecantikan,” Ijd-Demos, vol. 5, no. 4, 2023. Tersedia: https://doi.org/10.37950/ijd.v5i4.418.

G. D. Utami, S. Tahar, R. F. Marta, N. Angreani, dan R. Briandana, “Telaah Pesan Kampanye #Bijakkelolasampah pada Instagram @Waste4Change Mengenai Program Send Your Waste yang Berdampak Terhadap Sikap Followers Mengelola Sampah Skincare,” J. Media Commun. Sci. , vol. 5, no. 2, 2022.

M. Defitri, “Pentingnya Daur Ulang Plastik Bekas Skincare,” 2022, [Online]. Tersedia: https://waste4change.com/blog/pentingnya-daur-ulang-plastik-bekas-skincare/

P. Soemadijo et al., “A Study of Technology Availability for Recycling Low,” J. Environ. Sci. Sustain. Dev., vol. 5, no. 2, 2022. Tersedia: https://doi.org/10.7454/jessd.v5i2.1128.

SNI 03-0691-1996, “Bata Beton (Paving Block),” Badan Standarisasi Nas., 1996.

F. Nurkhaerani, G. L. Sari, F. Debora, E. O. Nugroho, Z. D. Hassalum, dan A. S. Ahmad, “Analisis Paving Block berdasarkan Sifat Tampak dan Reduksi Limbah Plastik Multilayer, Limbah Keramik Sanitary, dan Limbah Karet Alas Sepatu,” J. Pengendali. Pencemaran Lingkung., vol. 6, no. 2, 2024. Tersedia: https://doi/10.35970/jppl.v6i2.2391.

Fauzan, R. F. Zakaria, M. D. A. Nugraha, dan Z. Al Jauhari, “The Effect of PET and LDPE Plastic Wastes on the Compressive Strength of Paving Blocks,” Int. J. GEOMATE, vol. 24, no. 101, 2023. Tersedia: https://doi/10.35970/jppl.v6i2.2391.

D. Larasati, I. Iswan, dan S. Setyanto, “Uji Kuat Tekan Paving Block Menggunakan Campuran Tanah dan Kapur Dengan Alat Pemadat Modifikasi,” J. Rekayasa Sipil dan Desain, vol. 4, no. 1, 2016. Tersedia: https://doi/10.23960/jrsdd.v4i1.342.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtlunmul.v9i2.23563

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL





Program Studi Teknik Lingkungan
Fakultas Teknik
Universitas Mulawarman
Jl. Sambaliung No 9, Kampus Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia