PENGARUH KOMPOSISI MASSA BAHAN BAKU DAN TEMPERATUR PADA STEAM REFORMER TERHADAP JUMLAH PRODUKSI BIO-HYDROGEN

Authors

  • Rizki Kurnia Dermawan Program Studi Teknik Kmia, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman Jl. Sambaliung No. 9, Samarinda, Indonesia
  • Ari Susandy Sanjaya Program Studi Teknik Kmia, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman Jl. Sambaliung No. 9, Samarinda, Indonesia
  • Rif'an Fathoni Program Studi Teknik Kmia, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman Jl. Sambaliung No. 9, Samarinda, Indonesia
  • Anton Irawan Program Studi Teknik Kmia, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon, Indonesia
  • Yazid Bindar Program Studi Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30872/cmg.v2i1.3372

Abstract

Proses pada pabrik bio hidrogen dari bio oil terbagi menjadi beberapa unit, yaitu unit dehidrooksigenasi, unit pemisahan, unit steam reforming, unit water gas shift, dan unit pemurnian. Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh perbandingan komposisi massa metana (CH4) dengan steam (H2O) serta pengaruh perbedaan temperatur pada unit steam methane reforming untuk melihat pengaruh pada produksi bio hidrogen. Penelitian ini dikerjakan menggunakan software simulasi proses Aspen Hysys v.10.0. Dengan menggunakan variabel temperatur pada steam reformer (800 °C, 850 °C, 900 °C, 950 °C, 1000 °C) dan variabel perbandingan komposisi massa steam dengan methane (CH4), yaitu 1:2, 1:1,25, 1:3, 1:3,5, 1:4. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan pengaruh komposisi steam dan metana berbanding lurus dengan jumlah bio hidrogen yang dihasilkan. Serta, pengaruh perbedaan temperatur pada reaktor steam reformer berbanding lurus dengan jumlah produksi hidrogen. Dari hasil penelitian didapatkan jumlah produksi bio hidrogen terbaik 1300 kg/jam.


Kata kunci: Aspen HYSYS, Bio Oil, Bio Hidrogen

Downloads

Published

2018-06-16