GEOLOGI DAN ANALISIS KEKUATAN MASSA BATUGAMPING MENGGUNAKAN KAIDAH KRITERIA KERUNTUHAN HOEK-BROWN DI DAERAH BATU PUTIH, KECAMATAN SAMARINDA ULU, KOTA SAMARINDA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtg.v3i1.6471Keywords:
Kestabilan Lereng, Faktor Keamanan, Kriteria Keruntuhan Hoek-Brown, Metode FelleniusAbstract
Secara administratif daerah penelitian terletak di Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian berupa pemetaan geologi guna mengetahui kondisi geologi, struktur geologi dan geomorfologi serta penyelidikan geoteknik berupa penentuan nilai faktor keamanan (FK) pada bukit Batu Putih dimana kawasan ini merupakan kawasan perbukitan batugamping. Pada Bukit Batu Putih telah dilakukan kegiatan penambangan terbuka dengan membuat lereng-lereng. Adapun metode perhitungan faktor keamanan pada Bukit Batu Putih menggunakan metode Fellenius dengan kriteria keruntuhan Hoek-Brown. Parameter yang diperlukan dalam penyelidikan geoteknik yaitu jenis batuan, bobot isi batuan, kondisi rekahan, keadaan permukaan lereng serta geometri lereng dan dilakukan percobaan sebanyak 7 kali dengan 7 sampel yang berbeda. Dari hasil kegiatan pemetaan geologi, daerah penelitian dibagi menjadi 4 satuan batuan yaitu endapan alluvium, satuan batupasir RingRoad, satuan batupasir Air Putih dan satuan batugamping Batu Putih, untuk geomorfologi dibagi menjadi 2 bentukan asal yaitu bentukan asal struktural dan bentukan asal fluvial, struktur geologi yang ada berupa kekar, antiklin dan sesar naik. Dari hasil penyelidikan geoteknik berupa perhitungan kestabilan lereng pada bukit Batu Putih dilakukan dengan pengamatan di lapangan dan pengujian laboratorium diperoleh nilai faktor keamanan (FK) sebesar 54,993 termasuk dalam nilai yang cukup tinggi sehingga lereng yang dianalisa dikategorikan dalam keadaan aman.References
Ali RK, Najib, Nasrudin.A. 2017. Analisis Peningkatan Faktor Keamanan Lereng Pada Areal Bekas Tambang Pasir dan Batu di Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Promine Journal, Vol.5 (1): 10-19.
Andana AE, Jusfarida. 2016. Geologi dan Studi Kestabilan Lereng pada Kuari Batugamping Blok Z-19 PT. Semen Indonesia (Persero) unit Tuban-Jawa Timur. Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan IV.
Arif Irwandy. 2016. Geoteknik Tambang. Jakarta : PT Gramedia Pustaka utama.
Eberhardt Erik. 2012. The Hoek-Brown Failure Criterion. Rock Mech Roch Eng, (45) : 981-988.
Heriyanto, Putri, Resty Intan., Pasiakan, Laurensius Pian., Salim, Agus. 2019. Geologi Dan Analisis Kestabilan Lereng Dengan Menggunakan Metode Bishop Simplified Daerah Tanah Merah Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Teknik Geologi: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 2 No. 1, hal. 29-35 Universitas Mulawarman.
Hoek E, Brown E.T. 2018. The Hoek-Brown Failure Criterion and GSI-2018 Edition. Journal of Rock Mechanics and Geotechnical Engineering, Vol.11 : 445-463.
Hoek.E, Carranza-Torres.C, Corkum.B. 2002. HoekBrown Failure Criterion-2002 Edition. Proc.NARMS-TAC Conference (1) : 267-273.
Manoppo FJ, Manaroinsong Lanny D.K. 2018. Analisis Kestabilan Lereng Batu kapur (Studi Kasus: Bangunan Hotel Tasangkapura di Kota Jayapura). Jurnal Sipil Statik, Vol.6 No. 8: 611-618.
Melati S. 2019. Studi Karakteristik Relasi Parameter Sifat Fisik dan Kuat Tekan uniaksial Pada Contoh Batulempung, Andesit dan Beton. Jurnal GEOSAPTA, Vol.5 (2) : 133-139.
Pangemanan V.M.G, Turangan.A.E. 2014. Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Fellenius (studi kasus: Kawasan Citraland). Jurnal Sipil Statik Vol.2 (1) : 37-46.
Rai M.A, Kramadibrata Suseno, Wattimena R.K. 2014. Mekanika Batuan. Bandung : Penerbit ITB.
Zulfikar R, Nurhakim, Hakim N.R. 2019. Penerapan Metode Klasifikasi Massa Batuan (RMR) dan Kriteria keruntuhan Hoek & Brown Dalam Menentukan Faktor Keamanan Pada Analisa Kestabilan Lereng. Jurnal GEOSAPTA, Vol.5 (1) : 25-30.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).