STUDI PROVENANCE BATUPASIR FORMASI KAMPUNGBARU, KOTA BALIKPAPAN BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtgeo.v8i1.19680Abstract
Formasi Kampungbaru di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur merupakan satuan batuan sedimen yang didominasi oleh batupasir dan memiliki potensi geologi yang signifikan. Studi terhadap batupasir dari formasi ini penting untuk memahami asal usul material penyusunnya serta dinamika geologi yang berperan dalam proses sedimentasinya melalui pendekatan geokimia yang dapat mengidentifikasi komposisi kimia dan lingkungan tektonik asal dari sedimen. Sebelas sampel batupasir diambil dari lokasi terpilih di lapangan dan dianalisis dengan menggunakan portable XRF analyzer untuk menentukan kandungan unsur utamanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa batupasir Formasi Kampungbaru didominasi oleh kandungan SiO₂ yang tinggi dan Al₂O₃ yang sedang dengan rasio Al₂O₃/SiO₂ yang rendah hingga menengah serta kandungan Fe₂O₃ + MgO yang relatif tinggi yang mengindikasikan bahwa material penyusun batupasir kemungkinan besar berasal dari batuan vulkanik atau beku mafik yang terbentuk pada lingkungan busur samudra atau margin kontinental aktif. Keberadaan wacke dan arkose yang dominan menandakan batupasir ini terendapkan dalam lingkungan dengan energi yang bervariasi, mulai dari laut dalam hingga area dekat sumber granitik. Selaras dengan sejarah geologi Kalimantan bagian timur yang pernah mengalami aktivitas magmatik subduksi pada zaman Tersier. Proses ini kemudian menghasilkan sedimen yang terbawa ke arah timur melalui sistem sungai dan diendapkan dalam lingkungan delta dan laut dangkal membentuk Formasi Kampungbaru. Dengan demikian, batupasir pada Formasi Kampungbaru mencerminkan provenance campuran antara continental block dan recycled orogen.References
Battu, D.P., Jamaluddin, Ryka, H. (2023). Studi Asal Sedimen Lempung Kota Balikpapan Berdasarkan Data Geokimia, Justek: Jurnal Sains dan Teknologi 6 (4), 462-469.
Jamaluddin, Darwis, A., Massinai, M. A. (2018a). X-Ray Fluorescence (XRF) to identify chemical analysis of minerals in Buton island, SE Sulawesi, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 118 (1).
Jamaluddin, Umar, E. P. (2018b). Identifikasi Kandungan Unsur Logam Batuan Menggunakan Metode XRF (X-Ray Flourescence) (Studi Kasus: Kabupaten Buton), Jurnal Geocelebes 2(2): 47-52.
Jamaluddin, Wagreich, M., Gier, S., Schöpfer, K., Battu, D. P. (2023). Sedimentary Environments and Paleoclimate Control of the Middle Miocene Balikpapan Group, Lower Kutai Basin (Indonesia): Implications for Evaluation of the Hydrocarbon Potential, Minerals, 13(10).
Jamaluddin, Schöpfer, K., Wagreich, M., Maria, Gier, S., Fathy, D. (2024). Effect of Depositional Environment and Climate on Organic Matter Enrichment in Sediments of the Upper Miocene—Pliocene Kampungbaru Formation, Lower Kutai Basin, Indonesia. Geosciences, 14, 164.
Jannah, S. M., & Hastuti, E. W. D. (2022). Karakteristik Batupasir dan Provenance Formasi Peneta Daerah Tambang Tinggi dan Sekitarnya, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Jurnal Penelitian Sains Teknologi, 13(1). https://doi.org/10.23917/saintek.v13i1.576
Lokon, B., & Sutriyono, E. (2024). Studi Provenance Batupasir Formasi Peneta Desa Slango, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Jurnal Universal Technic, 3(1), 92–100. https://doi.org/10.58192/unitech.v3i1.1420
Prabowo, I., Jamaluddin., Pratikno, F. A. (2023). Integrasi Data Geomorfologi dan Data Geospasial untuk Pemetaan Kawasan Rawan Pergerakan Tanah Wilayah Kecamatan Balikpapan Utara, Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA, 10(1).
Rohmana, R.C., Fardiansyah, I., Taufani, L., Harishidayat, D. (2019). Depositional processes and facies architecture of Balikpapan sandstone formation, application of 3D Digital Outcrop Model (DOM) to identify reservoir geometry and distribution in deltaic system. Sci. Contrib. Oil Gas, 42, 35–42.
Sandi, N., Panji, A., Permana, Kasim, M. (2024), Analisis Provenance Batupasir Formasi Dolokapa Kabupaten Gorontalo Utara Berdasarkan Data Geokimia XRF, EnviroScienteae., 20(1):27-32.
Tiranda, H., Pasaribu, D., Kusumah, E., & Riadi, R. S. (2024). Deformation of Samarinda Anticlinorium and its implication to the East Kutai Basin tectonic evolution. Asia Petroleum Geoscience Conference and Exhibition (APGCE) 2024. https://doi.org/10.3997/2214-4609.202477082
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).