Description of Self-Control, Fanaticism and Verbal Aggressive Behavior Among K-pop Fans on Twitter
Abstract
Anyone, including groups of teenagers who like K-pop on Twitter, can act aggressively. Aggressive behavior is common because they have no self-control and are very fanatical about the idols they love, which causes them to behave aggressively on any social media. The aim of this study was to determine whether the level of self-control and fanaticism of Korean Pop fans influences the frequency with which they engage in aggressive verbal behavior on Twitter. 330 active Twitter users who are K-pop fans participated in this research. This research uses quantitative methods and linear regression analysis to determine the extent to which self-control and fanaticism influence aggressive verbal behavior. The results showed that fanaticism and verbal aggressive behavior were positively correlated (coefficient = 3.176) and self-control and verbal aggressive behavior were negatively correlated (32.022). Other findings from this research include a 78% correlation between self-control and fanaticism and aggressive verbal behavior on Twitter.
Siapapun, termasuk kelompok remaja yang menyukai K-pop di Twitter, bisa saja bertindak agresif. Perilaku agresif yang umum terjadi karena mereka tidak memiliki kontrol diri dan sangat fanatik terhadap idola yang mereka sayangi, yang menyebabkan mereka berperilaku agresif di media sosial manapun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tingkat kontrol diri dan sikap fanatik penggemar Pop Korea mempengaruhi frekuensi mereka terlibat dalam perilaku verbal agresif di Twitter. 330 pengguna aktif Twitter merupakan penggemar K-pop yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis regresi linier untuk mengetahui sejauh mana kontrol diri dan fanatisme mempengaruhi perilaku verbal agresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fanatisme dan perilaku agresif verbal berkorelasi positif (koefisien = 3,176) dan kontrol diri dengan perilaku agresif verbal berkorelasi negatif (32,022). Temuan lain dari penelitian ini antara lain adanya korelasi sebesar 78% antara kontrol diri dengan fanatisme terhadap perilaku verbal agresif di Twitter.
Keywords
Full Text:
FULL TEXTReferences
Abdullah, D. I. M., Hayati, S., & Gismin, S. S. (2021). Pengaruh self-control terhadap aggressive verbal pada mahasiswa di social media. Jurnal Psikologi Karakter, 1(2), 68–75. https://journal.unibos.ac.id/jpk/article/view/1228
Adriansyah, M. A., Munawarah, R., Aini, N., Purwati, P., & Muhliansyah, M. (2019). Pendekatan transpersonal sebagai tindakan preventif “domino effect” dari gejala fomo (fear of missing out) pada remaja milenial. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 6(1), 33–40. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v6i1.2361
Agustina, M. (2022). Hubungan antara kontrol diri dan konformitas Dengan perilaku agresi verbal pada remaja awal penggemar k-pop di media sosial twitter.
Ali, M., & Asrori, M. (2018). Psikologi remaja: perkembangan peserta didik. Bumi Aksara.
Alifiandy, A., & Ardi, R. (2020). Literatur review agresi verbal yang dipengaruhi oleh fanatisme. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, 10(2020), 1–10.
Almaida, R., Gumelar, S. A., & Laksmiwati, A. A. (2021). Dinamika psikologis fangirl k-pop. Cognicia, 9(1), 17–24. https://doi.org/10.22219/cognicia.v9i1.15059
Aroma, I. S., & Suminar, D. R. (2012). Hubungan antara tingkat kontrol diri dengan kecenderungan perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan, 1(2), 1–6.
Aronson, E., Wilson, T. D., Akert, R. ., & Sommers, S. . (2016). Social psychology ninth edition. Pearson.
Aulia, D., Miftahuddin, M., Istiqomah, I., Zatrahadi, M. F., & Darmawati, D. (2022). Pengaruh fanatisme korean pop terhadap perilaku imitasi Remaja (studi komunitas purple army pekanbaru). Jurnal Administrasi Pendidikan & Konseling Pendidikan, 3(1), 1. https://doi.org/10.24014/japkp.v3i1.16380
Bukhori, B. (2008). Zikir al-asma’al-husna solusi atas problem agresifitas remaja. Rasail Media.
Dewi, F. N. R. (2021). Konsep diri pada masa remaja akhir dalam kematangan karir siswa. KONSELING EDUKASI “Journal of Guidance and Counseling,” 5(1), 46–62. https://doi.org/10.21043/konseling.v5i1.9746
Egsaugm. (2020). Fenomena korean wave di indonesia. Egsaugm. https://egsa.geo.ugm.ac.id/2020/09/30/fenomena-korean-wave-di-indonesia/
Eliani, J., Yuniardi, M. S., & Masturah, A. N. (2018). Fanatisme dan perilaku agresif verbal di media sosial pada penggemar idola k-pop. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(1), 59–72. https://doi.org/10.21580/pjpp.v3i1.2442
Endrastuty, J. F., & Denok Setiwati. (2019). Studi tentang kematangan emosi siswa pada kasus tawuran di smk negeri 1 trowulan. Jurnal Bk Unesa, 1(1), 31–37. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/27598%0Ahttps://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/27598/25249
Etikasari, Y. (2013). Kontrol diri remaja pengemar k-pop (k-popers) (sturid pada penggemar k-pop di yogyakarta). Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(3), 190–202.
Fitriana, M. (2019). Hubungan kontrol diri dengan pemujaan terhadap idola pada remaja penggemar k-Pop. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(3), 450–456. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i3.4804
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program ibm spss 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hapsari, Y. D. D. (2019). Hubungan antara tekanan teman sebaya dengan agresi verbal remaja putra di sekolah berasrama. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Humaidi, A., Putri, Aulia, T. F., & Suhesty, A. (2020). Tweetdiary: untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Berbicara di Depan Umum. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 9(2), 88–96. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v9i2.3902
Infante, D. A., & Wigley III, C. J. (1986). Verbal aggressiveness : An interpersonal model and measure. Communications Monographs, 53(1), 61–69.
Ismail, Y. (2019). Hubungan antara kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja di rubbik school semarang. In Universitas Semarang. http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_
Juwita, S. H. (2018). Tingkat fanatisme penggemar k-pop dan kemampuan mengelola emosi pada komunitas exo-l di kota yogyakarta. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(7), 273–286.
Krahe, B. (2013). The social psychology of aggression second edition. Psychology Press.
Long, P. (2014). Media studies: texts, production, context. Routledge.
Madjid, A. N. F., Aswar, & Tajuddin, A. (2022). Efek kemampuan kontrol diri dalam menekan perilaku. Psikologia : Jurnal Psikologi, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.21070/psikologia.v6i1.1210
Natingkaseh, G. N., Utami, A. B., & Ramadhani, H. S. (2022). Kontrol diri dan kecenderungan melakukan agresivitas verbal pada remaja perempuan: menguji peranan kontrol diri. INNER: Journal of Psychological Research, 2(2), 123–130.
Nugraini, E. D. (2016). Fanatisme remaja terhadap musik pupuler korea dalam perspektif psikologi sufistik (studi kasus terhadap exo-l). Fakultas Ushuluddin UIN Walisongo. Semarang.
Nurani, N., Kusumadewi, A., & Dewi, S. K. (2017). Fanatisme fans k-pop: Candu dan bumbu remaja. Kumparan. https://kumparan.com/kumparank-pop/fanatisme-fans-k-pop-candu-dan-bumbu-remaja
Nurpratami, A., Fakhri, N., & Hamid, A. N. (2022). Fanatisme dan kontrol diri dengan agresi verbal penggemar kpop di media Sosial. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 9(2), 178–195. https://doi.org/10.35891/jip.v9i2.2531
Nursalam. (2013). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan Praktis. (Edisi 3). Salemba Medika.
Purwanti, S. (2013). Korea, remaja dan proses peniruan. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(1). https://core.ac.uk/download/pdf/268075960.pdf
Putri, I. P., Dhiba, F., Liany, P., Nuraeni, R., Studi, P., Komunikasi, I., Komunikasi, F., & Telkom, U. (2019). K-drama dan penyebaran korean wave di indonesia. ProTVF, 3(1), 68–80.
Putri, L. A. (2020). Dampak korea wave terhadap perilaku remaja di era Globalisasi. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(1), 42–48. https://doi.org/10.24014/0.8710187
Rasyid, M., Saputri, S. A., Larasati, L. D., & Tanjung, A. A. R. R. P. (2019). Mirror talk sebagai upaya meningkatkan self compassion. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 7(1), 22. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v7i1.2390
Ridwan, A. L. (2021). Hubungan antara fanatisme dengan agresi verbal pada anggota komunitas fans k-pop. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.
Sekar, P. R. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi agresivitas remaja. Psyche 165 Journal, 14(1), 27–31. www.springer.com
Situmorang, N. (2020). Tingkat fanatisme penggemar musik pop korea (k-popers) terhadap budaya k-pop pada komunitas exo-l pekanbaru. JOM FSIP, 7(2), 33–48. http://repository.radenintan.ac.id/11375/1/PERPUS PUSAT.pdf%0Ahttp://business-law.binus.ac.id/2015/10/08/pariwisata-syariah/%0Ahttps://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results%0Ahttps://journal.uir.ac.id/index.php/kiat/article/view/8839
Sofia, R. M., & Cruz, J. F. A. (2015). Self-control as mechanism for controlling aggression: a study in the context of sport competition. Personality and Individual Differences, 87, 302–306.
Tartila, P. L. (2013). Fanatisme fans kpop dalam blog netizenbuzz. Commonline, 2(3), 190–205. https://blog.twitter.com/in_id/topics/insights/2022/indonesia-negara-yang-paling-ramai-membicarakan-k-pop-di-twitter
Yaqin, R. A., & Aviani, Y. I. (2021). Kecenderungan perilaku agresi verbal pengguna Instagram. Jurnal Riset Psikologi, 2021(4), 1–12. http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/psi/article/view/12768
Zulfaa, I. (2020). Fanatisme dan agresi verbal di media sosial twitter pada penggemar k-pop.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v13i2.13910
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Balqis Aulia Mu’afiqoh & Lely Ika Mariyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexing by :
_________________________________________
PSIKOSTUDIA: Jurnal Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_________________________________________
PSIKOSTUDIA: Jurnal Psikologi
Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikostudia@fisip.unmul.ac.id