Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Austisme Dengan Partisipasi Ibu Dalam Penanganan Anak Autis Di Rumah Di Kota Balikpapan
DOI:
https://doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v2i1.3472Abstract
Latar Belakang : Di Indonesia diperkirakan akan lahir 6.900 anak penyandang autisme per tahun dan Prevalensinya cenderung terjadi peningkatan. Demikian pula di kota Balikpapan, prevalensi autisme mengalami peningkatan. Program terapi anak autis selain terapi dengan obat-obatan dan diet, yang terutama adalah pendidikan dan latihan remedial dini yang intensif dan diarahkan pada kelainan-kelainan komunikasi dan perilaku yaitu dengan terapi perilaku, terapi wicara dan terapiokupasi yang bersifat individual. Pelaksanaan program terapi tidak hanya pada saat anak di tempat terapi, tetapi juga ketika anak di rumah. Keberhasilan dari penanganan anak autis di rumah sebagai kelanjutan terapi tergantung dari partisipasi ibu dalam menangani anak autis di rumah. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua terhadap anak autis dengan partisipasinya dalam penanganan anak autis di rumah di Kota Balikpapan. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dari anak autis di kota Balikpapan. Sampel penelitaian adalah ibu dari anak autis yang sedang menjalani terapi di pusat terapi anak autis di kota Balikpapan yang berjumlah 31responden, dengan tehnik purposive sampling. Analisis data kuantitatif secara univariat dan bivariate menggunakakan uji korelasi product momen.
Hasil Penelitian : menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang autisme kategori tinggi sebanyak 17 responden (54,8 %) dan rendah 14 responden (45,2 %), Sikap ibu yang tidak mendukung sebanyak 16 responden (51,6 %) dan mendukung 15 responden (48,4 %), Partisipasi ibu dalam penanganan anak autis di rumah kategori tinggi 13 responden (41,9 %) dan rendah sebanyak 18 responden (58,1 % ). Hasil Bivariat Hubungan antara pengetahuan ibu tentang autisme dengan sikap ibu terhadap anak autis tidak bermakna (p: 0.79 >0,05) dan Hubungan antara sikap ibu dengan partisipasi ibu dalam penanganan anak autis di rumah menunjukkan hubungan tidak bermakna (p : 0,64 > 0,05). Kesimpulan : Partisipasi ibu dalam penanganan anak autis di rumah tidak berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang autisme dan sikap ibu terhadap anak autis. Disarankan agar pengelola tempat terapi anak autis dapat memberikan informasi kepada orang tua terkait pengetahuan, sikap dan penanganan anak autis di rumah.
Kata Kunci : Partisipasi Ibu, Pengetauan, Sikap, Autisme
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Austisme Dengan Partisipasi Ibu Dalam Penanganan Anak Autis Di Rumah Di Kota BalikpapanReferences
Ancok, Dj, Effendi, S (1986), Status Pekerjaan , Niat untuk Memakai Alat Kontrasepsi dan Perilaku Pemakaian Alat Kontrasepsi, Studi Longitudinal di Kelurahan Triharjo, DIY, Jurnal Psikologi No.I hal 4-13.
Aswin, S (1997), Metodologi Penelitian Kedokteran, Yogyakarta: Fakultas Kedokteran UGM.
Azwar, S (1987), Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Pelajar, Yogyakarta Pustaka Pelajar
Azwar, S (2000), Reliabilitas dan Validitas , Cetakan II, Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Azwar, S (2000), Penyusunan Skala Psikologi, Cetakan II, Yogyakarta , Pustaka Pelajar
Azwar, S (2003), Sikap Manusia Teori dan Pengkurannya, Edisi ke dua , Yogyakarta , Pustaka Pelajar
Chakabharti, S, Fe (2001), Pervasive Developmental Disorders in Preschool Children, Jama
Dhanuatmaja, B (2003), Terapi Anak Autis di Rumah, Jakarta : Puspa Swara
Dimyati Mujiono, (1999), Belajar dan Pembelajaran, Jakarta : Rineka Cipta
Elder Vacante, et al (2002), Social Interactions of children with Autisme in father- child & mother –child play sessions. Journal Pediatric Nursing, Vol 28, lss 6, hal 573-8, 581
Futuhiyat, (2004), Hubungan antara pengetahuan orang tua tentang autisme dengan sikap penerimaaan orang tua terhadap anak penyandang Autistik,
Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Ginanjar, S Adriana (2000), Kiat Aplikatif Membimbing Anak Autis, Jakarta : Yayasan Mandiga
Green L (1980), Health Education Planning : A Diagnostic Approach, California : Mayfield Publishing Company.
Handojo (2003), Autisma , Jakarta, Bhuana Ilmu Populer.
Ismail Djauhar, (1997), Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Kesehatan, UGM, Yogyakarta.
Juul-Dam, Townswnd, Courchesne (2001), Prenatal, Perinatal & Neonatal Factors in Autisme , Perpasive Developmental Disorder-not Otherwise Specified & The General Population, Journal Pediatric, Vol 107, lss 4, hal E63
Kaplan and Sadock, (1995), Comperehensive Textbook of Psychiatry, volume 2, Sixth Edition, Piladelphia : A Waverly Company
Sartono (1994), Partispasi Masyarakat Desa , Jakarta : Ghalia
Suharto Kasran (2003), Autisme : Konsep yang Sedang Berkembang, Jakarta : Journal Kedokteran Trisakti, Januari-April, Vol 22 No.1
Supriyadi (1993), Pendekatan Psikologi dalam Pengukuran KAP di Bidang Kesehatan, Jakarta : Sosiomedika.
Tsai and Ghaziuddin (2001), Autistic Disorder, American Academy of Child and Adolescent Psychiatry Text Book of Child Adolescent Psychiatry , Second Edition, AmericanPsychiatric Press.
Utarini (2004), Metode Penelitian Kualitatif, Modul Mata Kuliah MPPK, Program Studi IKM, Program Pascasarjana UGM.
Wahidin (2001), Pengetahuan dan Sikap Pria tentang KB serta Hubungannya dengan Penggunaan Kontrasepsi di Kota Jambi, Yogyakarta, Tesis Program Pascasarjana UGM.
Widyawati, Ika (1999), Simposium Sehari Autisme : Gangguan Perkembangan pada Anak, Jakarta : Yayasan Autis Indonesia
Yatim, Faisal. (2000), Autisme Suatu Gangguan Jiwa pada Anak, Jakarta : Pustaka Populer Obor.
Yeargen-Alsopp, Berthrand J, Mars A, Boyle C, Bove F, Decouple P. (2001). Prevalence of Autism in a United States Population : The Brick Township, New Jersey, Investigation, Journal Pediatrics, vol 108, lss 5, hal 1155-1161.
Yuhendri, N. (2003). Hubungan Perilaku Coping dan Self Esteem dengan Tingkat Kecemasan Sosial Ibu Anak Autisme di DI Yogyakarta, Yogyakarta: Tesis Program Pascasarjana Universitas Gajah Mada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan.Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).