ANALISIS PENGUASAAN SUFIKS MANDARIN “JIA, YUAN, SHI, SHOU, ZHE” PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v8i1.7044Keywords:
Sufiks Mandarin, “Jia, Yuan, Shi, Shou, Zhe” , Kondisi PenguasaanAbstract
Sufiks adalah imbuhan yang diletakkan dibelakang akar kata atau kata dasar. Sufiks mandarin “Jia, Yuan, Shi, Shou, Zhe” merupakan imbuhan tanda kata benda yang menunjuk pada seseorang. Setiap kosa kata yang termasuk dalam imbuhan ini memiliki arti, namun tidak semua memiliki arti yang sama, sehingga tidak dapat digunakan bergantian.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi penguasaan dan kesulitan Mahasiswa Angkatan 2018 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FKIP UNTAN terhadap Sufiks Mandarin “Jia, Yuan, Shi, Shou, Zhe”. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data soal tes. Hasil penelitian menyatakan, bahwa penguasaan Mahasiswa pada Sufiks “Jia” lebih baik dari pada Sufiks “Yuan, Shi, Shou, Zhe”. Presentase jawaban benar pada Sufiks “Jia” mencapai 55,47%, sedangkan Sufiks “Yuan” 39,06%, Sufiks “shi” 47,66%, Sufiks “Shou” 39,84% dan Sufiks “Zhe” 38,28%. Dalam analisis kesulitan, penulis menyadari bahwa Mahasiswa kurang menguasai pada Sufiks “Jia” menunjuk orang yang termasuk dalam kelas tertentu, pada Sufiks “yuan” menunjuk orang yang terlibat dalam profesi atau pekerjaan tertentu, pada Sufiks “Shi” menunjukkan panggilan nama yang baik untuk seseorang, pada Sufiks “Shou” menunjuk orang yang melakukan aktivitas dan tindakan tertentu, dan pada Sufiks “Zhe” menunjuk orang dengan sifat dan karakteristik tertentuReferences
Studies 俄语语言文学研究, 12(2), 34–39.
Benyi, G. (2014).现代汉语词汇学. Commercial Press Publishing House.
Cembes, M. A. (2018). Analisis Kesalahan Penggunaan Afiks Pada Artikel Opini Surat Kabar Kedaulatan Rakyat. Jurnal Bahasa.
Jing, D. (2017). 汉语职业类名词的构造. Department of Chinese Peking University. Language ontology research, 12, 54–58.
Ling, Z. (2011). 关于一些新词性质的分析和判定. Xiamen University Overseas Education College, Journal dissertation, 14.
Magdalena, I., Rahayu, R. P., Aeni, V. N., & Hifziyah, M. (2020). Pengembangan Instrumen Tes Siswa Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Tangerang. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial.
Miftahur Rohim, Suprapti, I. B. (2013). ANALISIS KONTRASTIF BAHASA INDONESIA DAN BAHASA ARAB BERDASARKAN KALA, JUMLAH, DAN PERSONA. Jurnal Sastra Indonesia, 2(1).
Nurul Hidayah Fitriyani, Andayani, S. (2017). Penggunaan Afikasi Pada Karangan Persuasi Mahasiswa Program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing. Metalingua, 15(2), 191–203.
Peipei, J. (2019). 汉语类词缀 “员” 和 “手” 的演变研究. Minnan Normal University.
Salim, N. R. (2017). Salim, N. R. (2017). ANALISIS PERBEDAAN IMBUHAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA TIONGHOA (汉语与印尼语的词缀对比研究). Jurnal Bahasa dan Budaya China, 6(1).
Shuying, W. (2014). 高中级印尼学生汉语指人词缀习得情况研究. Fujian Normal University.
Sugiono, S. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Alfabeta.
Thamrin, L., & Suhardi, S. (2020). PERBANDINGAN MAKNA METAFORA TUMBUHAN DALAM PRIBAHASA MANDARIN DAN INDONESIA. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 4(2), 86–91.
Yuanpei, J. (2014). 汉韩语人称名词后缀的比较分析. Shanghai International Studies University.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
