HABITUS MASYARAKAT KRAPYAK KIDUL KOTA PEKALONGAN TERKAIT TRADISI LOPIS RAKSASA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/calls.v8i1.6289

Keywords:

tradisi, lopis raksasa, syawalan

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengetahui habitus-habitus masyarakat Krapyak Kidul terkait tradisi lopis raksasa. Tradisi ini rutin dihelat setiap tahun pada tanggal 8 Syawal atau tujuh hari setelah Idulfitri di Krapyak Kidul, Kota Pekalongan. Penelitian tergolong deskriptif kualitatif yang menggunakan pendekatan strukturalisme genetik Pierre Bourdieu. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara terhadap narasumber yang direkam dengan gawai untuk nantinya data-data yang dibutuhkan dalam penelitian diambil dengan teknik simak dan catat. Data yang terkumpul akan dibedah berdasarkan konsep habitus dalam strukturalisme genetik Pierre Bourdieu. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini antara lain: (1) Habitus persaudaraan, tradisi lopis raksasa memiliki semangat persaudaraan untuk merekatkan masyarakat; (2) Habitus kompak, tradisi lopis raksasa merupakan media untuk mengompakkan masyarakat yang heterogen; (3) Habitus religius, tradisi lopis raksasa tidak dapat dipisahkan dari nilai keagamaan; (4) Habitus berbagi, tradisi lopis raksasa mengajarkan untuk berbagi pada sesama; (5) Habitus gotong royong, pembuatan lopis raksasa melalui proses yang panjang dan dilakukan bersama-sama; (6) Habitus kerja keras, eksistensi tradisi lopis raksasa tidak lepas dari usaha dan kerja keras masyarakat dalam melestarikan tradisi ini; dan (7) Habitus berdagang, tradisi lopis raksasa mampu menaikkan perekonomian masyarakat dengan adanya kesempatan untuk berdagang.

Kata kunci: tradisi, lopis raksasa, syawalan

References

Ariyani, N. I., Demartoto, A., & Zuber, A. (2015). Habitus Pengembangan Desa Wisata Kuwu: Studi Kasus Desa Wisata Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan. Jurnal Analisa Sosiologi, 4(2). https://doi.org/10.20961/jas.v4i2.17436

Fatmawati, N. I. (2020). Pierre Bourdieu Dan Konsep Dasar Kekerasan Simbolik. Madani: Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatanurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 12(1), 41–60. https://doi.org/10.52166/madani.v12i1.1899

Ginting, H. S. P. H. (2019). Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata: Analisis Habitus Dan Modal Dalam Arena Pendidikan. Jurnal Ilmiah Kebudayaan SINTESIS, 13(1), 47–56.

Jatmiko, R., & Abdullah, M. (2021). Habitus, Modal, dan Arena dalam Cerbung Salindri Kenya Kebak Wewadi Karya Pakne Puri Tinjauan Bourdieu. Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 9(1), 45–53. https://doi.org/10.15294/sutasoma.v9i1.47060

Khosihan, A. (2021). Habitus Masyarakat Lokal Desa Temajuk dalam Mengadaptasi Perkembangan Pariwisata. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 3(1), 58–70. https://doi.org/10.29303/resiprokal.v3i1.58

Krisdinanto, N. (2014). Pierre Bourdieu, Sang Juru Damai. KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2), 107–206. https://doi.org/10.21070/kanal.v2i2.300

Ma’rifah, S., & Mustaqim, M. (2016). Pesantren sebagai Habitus Peradaban Islam Indonesia. Jurnal Penelitian, 9(2), 347–366. https://doi.org/10.21043/jupe.v9i2.1325

Mahmudah, D. A. (2020). Dampak Ekonomi dan Sosial pada Tradisi Syawalan di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 23(01), 19–23.

Rosidin. (2016). Tradisi Lopis Raksasa dalam Perspektif Kerukunan Umat Beragama di Kota Pekalongan. Al-Ulum, 16(1), 15–35.

Solissa, E. M. (2018). Habitus dan Arena dalam Novel Taman Api Karya Yonathan Rahrdjo. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.30651/lf.v2i1.1386

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Sanata Dharma University Press.

Wuriyani, E. P. (2020). Mengenalkan Pemikiran Pierre Bourdieu untuk Sastra. Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Budaya, 7(1), 7–11. https://doi.org/10.24114/kultura.v1i1.18301

Published

2022-06-30