Tinjauan Semiotika atas Manifestasi Kecemasan Digital dalam Wacana "Reset Diri" pada Platform TikTok
Abstract
Penelitian ini mengkaji kecemasan digital dalam wacana reset diri di TikTok menggunakan semiotika Roland Barthes. Dengan pendekatan kualitatif interpretatif terhadap empat video terpilih, penelitian menganalisis makna pada level denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa konten reset diri secara denotatif menampilkan praktik perawatan diri yang estetis, secara konotatif merepresentasikan strategi personal mengelola tekanan hidup digital, dan secara mitologis mereproduksi ideologi produktivitas yang menempatkan kecemasan digital sebagai tanggung jawab individual. Wacana reset diri berfungsi menormalkan kecemasan digital melalui ritual keseharian yang tampak positif dan inspiratif dalam budaya digital kontemporer.
Kata Kunci: Kecemasan Digital, Reset Diri, Semiotika Roland Barthes, Tiktok
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.30872/calls.v12i1.24445
Copyright (c) 2026 Irma Wardatul Muannasah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Editorial address:
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
Address: Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Email: jurnalcalls@fib.unmul.ac.id
Website: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/CALLS
CaLLs: Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics site is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
CaLLs: Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics indexing by:












