ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KACANG TANAH (Arachishypogaea L) MENJADI KIPANG KACANG DI KOTA PADANG (Business Feasibility And Value-Added Analysis Of Peanut (Arachis Hypogaea L.) Processing Into Kipang Kacang In Padang City)
DOI:
https://doi.org/10.35941/jakp.9.2.2026.28795.201-210Keywords:
Business Analysis,Business feasibility, Kipang Kacang, Value-AddedAbstract
This study aims to analyze the revenue, profit, added value and feasibility of the H. anas peanut kipang business in padang city. data collection was conducted from february to march 2026, employing a case study method with a qualitative descriptive approach. the analysis encompassed a business analysis and a value-added analysis using the hayami method. the research data consisted of both primary and secondary sources. the results indicate that h. anas’s kipang kacang (peanut brittle) business generates a net profit of rp 6,250,698.00 per month, based on four production cycles. processing peanuts into kipang kacang yields a value-added amount of rp 18,830.78, with a value-added ratio of 30.57%. this figure indicates that the generated value-added is relatively low, as the ratio falls below 50%. based on these findings, it is recommended that the business improve raw material usage efficiency and pursue packaging innovation as well as product diversification to enhance value-added. the business feasibility analysis yielded an r/c ratio of 1.51, indicating that the business is viable, as the revenue generated from each unit of cost exceeds the production cost. this is further supported by a b/c ratio of 0.51, demonstrating that the business is capable of generating a positive profit for the owner.
Downloads
References
Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., dan Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT Sonpedia Publishing Indonesia, hlm. 47–48.
Aponno, C., dan Siahaya, L. S. (2023). Analisis nilai tambah produk keripik salak menggunakan metode Hayami. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 2(3), 206–212.
Candrianto, C., Putra, R. P., Hasni, M., dan Asnur, L. (2021). Pengolahan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) menjadi tahu sebagai bahan baku sosis dan rolade sebagai peluang usaha bagi masyarakat Jorong Turawan. Prosiding SNasPPM, 6(1), 168–171.
Ferawati, A. (2021). Analisis pendapatan dan kelayakan usaha kacang tanah di lahan kering. Jurnal Agribisnis, 2(2), 147–15.
Hikmah, M. (2024). Implementasi pembiayaan Mudharabah Dana Asyik dalam pengembangan UMKM keripik singkong pada BPRS Way Kanan KC Natar Lampung Selatan [Disertasi, IAIN Metro].
Husaini, F., Anjardiani, L., dan Firmansyah, H. (2023). Analisis nilai tambah usaha kacang kribo di Kota Banjarbaru. Frontier Agribisnis, 7(3), 33–40.
Laoli, Natalia, Wan, R. Z., Mujur, Z. D., Hamid, R. Z., Serniati, Z., Kurniawan, S. Z., dan Tri Hartati, S. H. (2025). Perhitungan harga pokok produksi produk usaha rumahan bagi ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Nifalo’o Lauru, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Jurnal Dehasen untuk Negeri, 4(2), 325–332.
Mustika, S., Anggraini, E., Insan, R. R., & Faridah, A. (2023). Diversifikasi pengolahan kacang tanah di Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Journal of Community Service, 5(1), 88–93. https:// doi.org/ 10.56670/ jcs.v5i1.104
Pohan, A. A. (2025). Analisis nilai tambah produk olahan hasil pertanian lokal, 1–10.
Purnomo, S. D., dan Adhitya, B. (2021). Pengaruh ekonomi digital terhadap pendapatan industri mikro dan kecil di Indonesia, 85–95.
Putri, D., Susena, K. C., & Herlin, H. (2021). Break even point analysis in determining profit in Pempek RR Pagar Dewa Business Bengkulu City. Journal of Indonesian Management (JIM), 1(2), 44–48. https://doi.org/10.53697/jim.v1i2.117
Rahmawaty, D., dan Barat, S. (2022). Analisis strategi pemasaran terhadap penjualan kipang kacang. Jurnal Agribisnis dan Bisnis, 2(9), 115–127.
Sikumana, D. I. K., Maulafa, K., dan Kupang, K. (2024). Analisis nilai tambah diversifikasi produk olahan kacang tanah di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, 25(2), 163–170.
Simbolon, F. J., dan Sinaga, E. V. (2020). Nilai tambah kacang tanah menjadi ting-ting kacang: Studi kasus Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Makalah Ilmiah Methoda, 10(3), 139–148.
Sipayung, M. L., Sinaga, A. H., Nainggolan, T., dan Lestari, W. (2021). Analisis nilai tambah pengolahan pisang Cavendish (Musa acuminata) menjadi bolu pisang (studi kasus PT Trans Retail Indonesia, Medan Fair). Jurnal Agroplasma, 8(2), 54–66.
Siregar, R. R. (2025). Analisis kelayakan usaha kipang dilihat dari R/C di Desa Hutabaringin, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.
Soekartawi. (2019). Ilmu usaha tani. Penerbit Universitas Indonesia.
Sudiyono, A. (2013). Pemasaran pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang.
Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Weygant, Kieso, dan Kimmel. (2022). Informasi akuntansi dan prosedur penyusunan laporan keuangan, 1(1).
Downloads
Published
Data Availability Statement
The data supporting the findings of this study were obtained through field observations and interviews with the owner of Kipang Kacang H. Anas in Padang City, Indonesia. The datasets are available from the corresponding author upon reasonable request.
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
[EN]
Unless otherwise stated, articles published in the Journal of Agribusiness and Agricultural Communication (JAKP) are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial use, provided that:
- Appropriate credit is given to the author(s) and the original publication in JAKP
- A link to the applicable Creative Commons license is provided
- Any changes made to the original work are clearly indicated
- Any adapted or derivative work is distributed under the same or a compatible license
The copyright of the published work remains with the author(s), while JAKP retains the right of first publication.
Full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
[ID]
Kecuali dinyatakan lain, artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian (JAKP) dilisensikan berdasarkan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengadaptasi, memodifikasi, mengembangkan, dan menggunakan kembali materi yang telah diterbitkan untuk berbagai tujuan, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa:
- Atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis dan publikasi asli di JAKP
- Tautan menuju lisensi Creative Commons yang berlaku dicantumkan
- Setiap perubahan terhadap karya asli dinyatakan secara jelas
- Setiap karya adaptasi atau turunan didistribusikan menggunakan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel
Hak cipta atas karya yang diterbitkan tetap berada pada penulis, sedangkan JAKP memperoleh hak publikasi pertama.
Ketentuan lengkap lisensi tersedia di:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/