KOMPARASI KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH TEKNIK KONVENSIONAL DAN SALIBU DI NAGARI TABEK (Comparison Of The Feasibility Of Conventional And Salibu Rice Farming Techniques In Nagari Tabek)
DOI:
https://doi.org/10.35941/jakp.9.2.2026.27164.133–148Keywords:
conventional technique, cultivation, rice farming, salibu techniqueAbstract
Nagari Tabek, located in Pariangan Subdistrict, Tanah Datar Regency, is one of the rice-producing areas in West Sumatra, Indonesia. Rice farmers in this area apply two cultivation techniques: conventional and salibu. This study aimed to compare rice production, profits, and the financial feasibility of rice farming using these two techniques. A quantitative approach was employed, with respondents selected through purposive sampling, consisting of 30 farmers practicing conventional rice cultivation and 30 farmers practicing the salibu technique. The study used both primary and secondary data, which were analyzed using farm feasibility analysis. The results showed that average rice production under the conventional technique was 4,971 kg/ha, while the salibu technique was 3,750 kg/ha. The average profit was IDR 18,801,189/ha for conventional rice farming and IDR 18,116,781/ha for salibu rice farming. The Revenue-Cost Ratio (R/C) was 1.60 for the conventional technique and 2.23 for the salibu technique. The independent-samples t-test revealed no statistically significant differences in production or profit between the two cultivation techniques. Nevertheless, both conventional and salibu rice farming techniques were economically viable.
Downloads
References
Amili, F., Rauf, A., Saleh, Y. 2020. Analisis Usaha Tani Padi Sawah (Oryza sativa, L) serta Kelayakannya di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo . Agrinesia. 4(2), 89-94.
Astriana, N. 2020. Analisis Kendala yang Dihadapi Petani dalam Menerapkan Budidaya Padi Salibu di Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat. Skripsi.Universitas Andalas Padang.
Akbar, K. 2022. Analisis Efisiensi Usahatani Padi Sawah Pasang Surut di Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Skripsi. Universitas Islam Riau.
Badan Pusat Statistik. 2022. Luas Penen, Produksi, dan Produktivitas Padi Menurut Kabupaten/Kota hasil Kerangka Sampel Area (KSA) 2020-2022. https://sumbar.bps.go.id. Diakses 24 Oktober 2023.
Badan Pusat Statistik. 2023. Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2023 (Angka Sementara). https://www.bps.go.id. Diakses 24 Oktober 2023.
Darmawati, N. K. 2014. Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usaha Tani Jagung Di Desa Bayunggede Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Jurnal Undiksha. 4 (1). 1-10.
Dinas Pertanian Mesuji. 2018. Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Padi (Oryza sativa). https://pertanian-mesuji.id. Diakses 07 Juli 2024
Erdiman, Nieldania, & Misran. 2013. Inovasi Teknologi Salibu Meningkatkan Produktivitas Lahan, Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat. Padang.
Fairuzi, S., Syahni, R., Budi, N. A., Asful, F. 2018. Hubungan Antara Intensi dan Persepsi Resiko Budidaya Padi dengan Teknik Salibu. Laporan Penelitian. Fakultas Pertanian, Univirsitas Andalas Padang.
Hartati. 2018. Analisis Faktor-Faktor Produksi Usaha Tani Padi Sawah di Desa Biangkeke Kecamatan Pa'jukukang Kabupaten Bantaeng. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Irawan, D. L. 2020. Aanalisis Perbandingan Usahatani Padi Jajae Legowo dan Konvensional. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh. 84-96.
Ivakdalam, L. M. 2014. Pengendalian Tikus Sawah (Rattus argentiventer) Menggunakan Pengujian Tiga Jenis Repelen. Jurnal Agribisnis Kepulauan. 2(1), 52-62.
Prasetya, N. R. 2019. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Umur Petani Dengan Penurunan Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian Sub Sektor Tanaman Pangan di Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Pratama, J. 2018. Strategi Pengembangan Wilayah Ekonomi Kabupaten Bangkalan. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah. 10(2), 76-90.
Pratiwi, F. S. 2023. Konsumsi Beras Di Indonesia Meningkat Pada 2022. https://dataindonesia.id. Diakses pada 5 November 2023.
Pribadi Abi, O. 2021. Analisis Komparasi Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah Organik dan Padi Sawah Konvensional di Desa Kelayang Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Skripsi, Universitas Islam Riau. Pekanbaru.
Rahmi Awalina, D. Y. 2021. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi Salibu Daerah Sumatera Barat. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas. 25(1), 90-95.
Sinaga, P. H., Trikoesoemaningtyas, Sopandie, D., Aswidinnoor, H. 2015. Daya Hasil dan Stabilitas Ratun Galur Padi pada Lahan Psang Surut. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 34(2), 97-104.
Suparwoto dan Waluyo. 2017. Budidaya Padi Salibu Meningkatkan Pendapatan Petani. Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Palembang: BPTP Lampung, 25-34
Waluyo, T. 2020. Penerapan Fungsi Manajemen dan Analisis Finansial Budidaya Bawang Putih . Jurnal Ilmu dan Budaya. 41(72), 8537-8617.
Downloads
Published
Data Availability Statement
The data supporting the findings of this study are available from the corresponding author upon reasonable request.
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
[EN]
Unless otherwise stated, articles published in the Journal of Agribusiness and Agricultural Communication (JAKP) are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial use, provided that:
- Appropriate credit is given to the author(s) and the original publication in JAKP
- A link to the applicable Creative Commons license is provided
- Any changes made to the original work are clearly indicated
- Any adapted or derivative work is distributed under the same or a compatible license
The copyright of the published work remains with the author(s), while JAKP retains the right of first publication.
Full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
[ID]
Kecuali dinyatakan lain, artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian (JAKP) dilisensikan berdasarkan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengadaptasi, memodifikasi, mengembangkan, dan menggunakan kembali materi yang telah diterbitkan untuk berbagai tujuan, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa:
- Atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis dan publikasi asli di JAKP
- Tautan menuju lisensi Creative Commons yang berlaku dicantumkan
- Setiap perubahan terhadap karya asli dinyatakan secara jelas
- Setiap karya adaptasi atau turunan didistribusikan menggunakan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel
Hak cipta atas karya yang diterbitkan tetap berada pada penulis, sedangkan JAKP memperoleh hak publikasi pertama.
Ketentuan lengkap lisensi tersedia di:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/