Pengaruh Konflik Peran Ganda Dan Keseimbangan Kehidupan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Pada Karyawati Tambang Batu Bara

Zulfah Firdayati Fauziah

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konflik kerja-keluarga dan work life balance terhadap motivasi kerja pada pekerjaan tambang batubara di Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 60 pegawai tambang batubara di Kabupaten Berau. Metode pengumpulan data menggunakan skala motivasi kerja, work-family conflict dan work-life balance. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara konflik kerja-keluarga dan work-life balance terhadap motivasi kerja karyawan dengan nilai F> F tabel (20,557> 3,16) dan p value = 0,000; (2) Terdapat pengaruh negatif dan signifikan konflik pekerjaan-keluarga terhadap motivasi kerja karyawan dengan koefisien beta (β) = -0,543, serta nilai t hitung> t tabel (-5,424> 2,020) dan nilai p = 0,032; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance terhadap motivasi kerja karyawan dengan koefisien beta (β) = 0,648, serta nilai t hitung> t tabel (6,411> 2,020) serta nilai p = 0,000.

Keywords


work-life balance, work-family conflict, motivasi kerja

Full Text:

PDF

References


Alfian, D. A. (2017). Konflik peran ganda karyawan wanita dan stres kerja. Jurnal An Nisa’a Kajian Gender dan Anak. 12(1): 33-48.

Anisa, R. (2016). Pengaruh keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan kepuasan kerja terhadap loyalitas guru smk swasta di Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Jurnal Managemen Pendidikan. 7 (1): 1215-1224.

Anwar, H. (2014). Orientasi peran gender, keseimbangan kerja-kerluarga dan kepuasan keluarga pada perempuan yang berperan ganda. Jurnal Psikologi Ilmiah. 6(2): 60-67.

Arofani, R. A., & Seniati, A. N. L. (2007). Iklim psikologis dan kepuasan kerja (Studi pada guru SD Islam Al-Azhar Bekasi). Phronesis Jurnal Ilmiah Psikologi Industri dan Organisasi. 9 (1): 13-28.

Beauregard, T. A., & Hendry, L. C. (2009). Making the link between work-life balance practice and organizational performance. Resource Management Review. 19(1):9-22.

Brough, P., Holt, J., Bauld, R., Biggs, A., & Ryan, C. (2008). The ability of work—life balance policies to influence key social/organisational issues. Asia Pacific Journal of Human Resources. 46(3): 261–274.

Creswell, J. W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Delina, G., & Raya, R. P. (2013). A study on work-life balance in working women. International Journal of Commerce, Business and Management. 2(5): 274–282.

Dewi, E. M. P., & Saman, A. (2012). Pengaruh motivasi kerja dan dukungan suami terhadap stress konflik peran ganda dan kepuasan perkawinan pada wanita karir. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan 2(2): 93-101.

Fisher, M., Stanton, J., Jolton, J., & Gavin, J. (2009). Modeling the relationship between Work-life Balance and organizational outcomes. Papper preented at the Anmual Conference of the Society for Industrial Organisational Psychology. 1-26.

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles. Academy of Management Review. 10 (1): 76-88.

Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work-family balance and quality of life. Journal of Vacational Behavior. 6 (3), 510-531.

George, J. M., & Jones, G. R. (2005). Understanding and managing organizational behavior (4th ed.). New Jersey: Upper Saddle River.

Handayani, A. 2013. Keseimbangan kerja keluarga pada perempuan bekerja: tinjauan teori border. Journal Psikologi. 21(2): 90-101.

Hastjarja, D. K. B. (2004). Stres ditempat kerja: perbandingan antara gender dengan pekerjaannya. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan. 4(1): 31-40.

Himam, F., & Putri, A. U. (2005). Ibu dan karir: kajian fenomenologi terhadap dual-career family. Jurnal Psikologi. 32(1). 47-60.

Hudson. (2005). The Case for Work-life Balance. 20:20 Series. E-book the Case for Work-life Balance: Closing the Gap Between Policy and Practice.

Irma, R. (2013). Hubungan antara konflik peran ganda dan dukungan sosial pasangan dengan motivasi kerja pada karyawati di rumah sakit Abdul Rivai Berau. Ejournal Psikologi. 1(1): 58-88.

John, P. (2014). The Productivity of Working Hours. Germany: IZA Discussion Paper.

Ketut, I., & Supriyadi. (2017). Hubungan konflik peran ganda terhadap motivasi kerja dengan dukungan sosial sebagai variabel pemoderasi pada perawat wanita bali di rumah sakit Bali. Jurnal Psikologi Udayana. 4(1): 183-197.

Kinicki., Kreitner., & Robert. (2005). Perilaku Organisasi. Buku 2 Edisi 5. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Kuchařová, V. (2009). Work-life balance: Societal and private influences. Sociologický časopis/Czech Sociological Review. 45(06): 1283–1310.

Kultahlahti., & Viitala. (2014). Sufficien challenges and a weekend ahead generation y describing motivation at work. Journal of Organizational Change Management. 27(4): 569-582.

Kuswati, R., & Maya. (2014). Dampak Konflik Peran Ganda Terhadap Kinerja Wanita Berperan Ganda. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

Li, L., Zhong, J. A., Chen, Y., Xie, Y., & Mao, S. (2014). Moderating effects of proactive personality on factors influencing work engagement based on job-demands resources model. Social Behavior and Personality. 42(1): 7-16.

Moon, S.Y., & Roh, J. (2010). Balancing work and family in south korea’s public organizations: focusing on family-friendly policies in elementary school organizations. Journal Public Personnel Management. (39): 117-131.

Munandar, A. S. (2014). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Nimas, A. P. L., & Cholichul, H. (2012). Hubungan antara konflik peran ganda (work-family conflict) dengan kepuasan kerja pada karyawati bagian produksi PT. X. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi. 1 (2): 124-130.

Prabandari, R. (2003). Hubungan antara konsep diri dan motivasi bekerja pada wanita karir. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Ratna, D. (2006). Pengaruh konflik keluarga-pekerjaan, keterlibatan pekerjaan, dan tekanan pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan wanita studi pada nusantara tour & travel kantor cabang dan kantor pusat Semarang. Jurnal Studi Manajemen dan Organisasi. 3(2): 93-107.

Reksoatmodjo, T. N. (2009). Statistika untuk Penelitian dan Pendidikan. Bandung: PT Refika Aditama.

Ryan., & Wahyuni. (2018). Pengaruh work-life balance terhadap komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja individu pada karyawan perusahaan asuransi di Jakarta. Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya. 16(1): 54-63.

Triaryati, N. (2002). Pengaruh Adaptasi Kebijakan Work-Family Issue Terhadap Absence dan Turnover. Jurnal Widya Manajemen & Akuntansi. 2(3): 241-254.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i2.4909

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@fisip.unmul.ac.id