Efektivitas Pelatihan Regulasi Diri Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa

Elda Trialisa Putri, Mentari Nadia Widyanta, Khofifah Wahyuningdias, Azisyah Rizky Azrul Daeng Rannu

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pelatihan regulasi diri terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Penelitian ini  menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre test - post test. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 86 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang dipilih dengan mengunakan teknik cluster sampling. Teknik analisa yang digunakan adalah paired t-test dengan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 23.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perununan tingkat perilaku prokrastinasi akademik setelah diberikan pelatihan regulasi diri dengan t hitung = = 6.968 (> t tabel = 1.66298) nilai p = 0.000 (p < 0.05).


Keywords


regulasi diri, prokrastinasi akademik

Full Text:

PDF

References


Acharya. A. S. (2013). Sampling: Why and how of it? Indian journal of medical specialities. 4(2): 330-333.

Anwar, A. (2009). Statistika untuk penelitian pendidikan. Kediri: IAIT Press.

Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ferrari, J. R., Johnson, J. L., & McCown W. G. (1995). Procrastination and task avoidance: Theory, research, and treatment. New York: Plenum Press.

Fitriya & Lukmawati. (2016). Hubungan antara regulasi diri dengan perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mitra Adiguna Palembang. Psikis: Jurnal Psikologi Islami. 2 (1): 63-74.

Ghufron, M Nur. (2014). Prokrastinasi akademik mahasiswa ditinjau dari regulasi diri dalam belajar. Quality Journal of Empirical Research in Islamic Education. 2 (1): 136-149.

Goleman, D. (2007). Emotional question. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hadi, S. 2000. Metodologi penelitian. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Hussain, I & Sultan, S. (2010). Analysis of procrastination among university students. Procedia Social and Behavioral Sciences. 5: 1897–1904.

Jonaidi, A. (2012). Analisis pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi. 1(1): 140-164.

Kartadinata, Iven & Tjundjing, Sia. (2008). I love tomorrow: Prokrastinasi akademik dan manajemen waktu, Anima, Indonesian Psychological Journal. 23: 109-119.

Koushki, S., Liaght, R. & Kamali, A. R. (2014). Relationship between attributional styles, self-regulation and educational procrastination in student. International Journal of Psychology and Research. 3 (3): 184-191.

Latipun. (2006). Psikologi eksperimen. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Ormrod, J. E. (2008). Psikologi pendidikan membantu siswa tumbuh dan berkembang jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Purnamasari, E.T & Pratisti, W.D. (2014). Hubungan antara regulasi diri dengan prokrastinasi menyelesaikan tugas pada asisten mata kuliah praktikum. (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Putri, E.T., Tazkiyah, A.Y & Amelia, R. (2019). Self-awareness training untuk menghadapi fenomena pernikahan dini. Plakat: Jurnal Pelayanan Pada Masyarakat. 1(1): 52-61.

Rumiani. (2006). Prokrastinasi akademik ditinjau dari motivasi berprestasi dan stress mahasiswa. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. 3(2), 37-44

Santoso, S. (2015). SPSS 20 pengolahan data statistik era informasi. Jakarta: PT. Alex Media Komputindo.

Sarajar, D. K. (2016). Pengaruh pelatihan self-regulated learning terhadap prokrastinasi penyelesaian skripsi pada mahasiswa tingkat akhir. Insight. 18(2): 150-160.

Siagian, Dergibson, dan Sugiarto. (2002). Metode statistika untuk bisnis dan ekonomi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. 2012. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta.

Surijah, E.A & Tjundjing, S. (2007). Mahasiswa versus tugas: Prokrastinasi akademik dan conscientiouness. Anima Indonesian Psychological Journal. 22(4): 352-374.

Ulum, M. I. (2016). Strategi self-regulated learning untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademik siswa. Jurnal Ilmiah Psikologi. 3(2): 153-170.

Universitas Mulawarman. (n.d.). Informasi masa studi mahasiwa fisip unmul. Diakses pada 6 September 2019, https://fisip-unmul.ac.id/main/index.php/id/8headline/608-masa-studi-mahasiswa

Winne, P. H. (1997). Experimenting to bootstrap self-regulated learning. Journal of Educational Psychology, 89, 397-410.

Yuwanto. (2013). Mahasiswa prokrastinasi, mahasiswa dan dosen terbebani. Artikel halaman Ubaya diakses pada 17 Juni 2019 https://www.ubaya.ac.id/2014/content/articl es_detail/79/Mahasiswa-Prokrastinasi-- Mahasiswa-dan-Dosen-Terbebani.html

Yogiswari & Mastuti. (2016). Perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari motivasi berprestasi dan kontrol diri pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. 5(1): 1-9.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v9i1.2541

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Psikostudia : Jurnal Psikologi

 

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikostudia@fisip.unmul.ac.id