Keragaan BC1F4 Silang Balik Resiprok Padi Kambang/Pandan Ungu//Pandan Ungu Berdasarkan Karakter Agronomi Pada Lahan Sawah Pasang Surut di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana
DOI:
https://doi.org/10.35941/jatl.5.1.2022.7938.26-31Keywords:
Kambang/Pandan Ungu//Pandan Ungu, Keragaan F4, ResiprokAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keragaan karakter agronomi dan pola segregasi tanaman padi F4 hasil SilangBalik Resiprok Kambang/Pandan Ungu//Pandan Ungu. Metode identifikasi F4 menggunakan metode tanam tunggal,
berdasarkan panduan sistem karakteristik dan evaluasi tanaman padi. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov
untuk mengetahui sebaran data dan banyaknya gen yang terlibat dalam penampilan suatu karakter serta uji Chi -Kuadrat (X2)
untuk menguji kesesuaian sebaran data dengan hukum Mendel. Karakter-karakter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah
anakan total, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah total per malai, jumlah gabah isi per malai, berat 100 but ir,
berat gabah per rumpun, umur tanaman, panjang daun, lebar daun, warna helaian daun, dan warna pelepah daun. Penelitian ini
dilakukan di lahan sawah pasang surut DesaSidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara sejak bulan Mei
hingga September 2020. Hasil penelitian menunjukkan karakter tinggi tanaman, panjang malai, dan berat gabah perumpun
berdistribusi normal. Karakter jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, jumlah gabah total per malai, jumlah gabah isi per
malai, berat 100 butir, umur tanaman, panjang daun, dan lebar daun berdistribusi tidak normal. Jumlah gabah total per malai
mengikuti pola segregasi Mendel 9:7 yang berarti dikendalikan oleh dua gen epistasis resesif ganda atau gen komplementer.
Karakter berat 100 butir mengikuti pola segregasi Mendel 15:1 yang berarti dikendalikan oleh dua gen yang bereaksi epistasis
dominan ganda. Karakter jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, jumlah gabah isi permalai, berat gabah per rumpun,
umur tanaman, panjang daun, lebar daun, warna daun dan warna pelepah tidak memenuhi nisbah genetika Mendel yang berarti
pewarisan pada karakter tersebut dikendalikan oleh banyak gen (polygenic).
Downloads
References
[Deptan] Departemen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Komisi Nasional Plasma Nutfah. (2003). Panduan Sistem Karakterisasi dan Evaluasi Tanaman Padi. In Departemen Pertanian. Jakarta.
Arsyad, D. M., Saidi, B. B., & Enrizal. (2014). Pengembangan Inovasi Pertanian di Lahan Rawa Pasang Surut Mendukung Kedaulatan Pangan (Development of Agricultural Innovations in Tidal Swamp Land for Increasing Food Sovereignt). Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(1), 1–8.
Carsono, N., Eldikara, R., Sari, S., Damayanti, F., & Rachmadi, M. (2014). POLA SEGREGASI PEWARISAN KARAKTER BUTIR KAPUR DAN KANDUNGAN AMILOSA BERAS PADA GENERASI F2 BEBERAPA HASIL PERSILANGAN PADI (Oryza sativa L.). Chimica et Natura Acta, 2(2), 131–136. https://doi.org/10.24198/cna.v2.n2.9156
Elisa, C., Ramayana, S., & Rusdiansyah, R. (2019). Studi Pola Segregasi Karakter Morfologi – Agronomi Tanaman Padi Hasil Persilangan Kultivar Pandan Ungu x Roti Pada F2. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 1(2), 88. https://doi.org/10.35941/jatl.1.2.2019.1968.88-92
Karmini, K. (2018). Sebaran Rumah Tangga Usaha Pertanian Di Kalimantan Timur. Agrifor, 17(1), 97. https://doi.org/10.31293/af.v17i1.3279
Rudiansyah, & Intara, Y. I. (2015). Identifikasi Kultivar Lokal Padi Sawah Kalimantan Timur Bedasarkan Karakter Agronomi dan Morfologi. Agrovivor, 8(2), 8–15.
Siahaan, S., Sadarrudin, & Rudiansyah. (2018). Studi pola pewarisan sifat morfologi-agronomi pada F2 hasil silangan antara padi lokal Sikin Merah dengan Varietas Ciherang. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 1(1), 16–23.
Sofiari, E., & Kirana, R. (2009). Analisis Pola Segregasi dan Distribusi Beberapa Karakter Cabai. 19(3), 255–263.
Suriadikarta, D. A. (2005). Pengelolaan lahan sulfat masam untuk usaha pertanian. Jurnal Litbang Pertanian, 24(1), 36–45. http://203.190.37.42/publikasi/p3241055.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of articles published in Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) and grant the journal the right of first publication.
Published articles are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), available at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Under this license, users may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the author(s) and JATL, a link to the license is provided, and any changes are clearly indicated.
If the material is remixed, transformed, or built upon, the resulting work must be distributed under the same license as the original. Users may not apply additional legal or technological restrictions that limit uses permitted by the license.
Authors may enter into separate arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the article, provided that its initial publication in JATL is acknowledged.
JATL does not require authors to transfer copyright to the journal.