Keragaman Galur F3 Hasil Silang Puncak Kambang/Pandan Ungu//Ciherang berdasarkan Karakter Agronomi pada Lahan Sawah Pasang Surut di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana
DOI:
https://doi.org/10.35941/jatl.4.2.2022.7007.81-87Keywords:
Karakter Agronomi, Galur F3, Kambang/Pandan Ungu//Ciherang, Silang Puncak, SegregationAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan tanaman padi F3 hasil silang puncak Kambang/Pandan Ungu//Ciherang, mendapatkan galur-galur F3 hasil silang puncak (top cross) yang berpotensi diseleksi lanjut berdasarkan karakter agronomi, mengetahui pola segregasi dalam pewarisan sifat kualitatif dan kuantitatif generasi F3. Penelitian ini menggunakan metode tanam tunggal, analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji Chi-kuadrat (X2) untuk kesesuaian nilai pengamatan dan nilai harapan. Karakter-karakter yang diamati tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, anakan total, anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah total permalai, jumlah gabah isi permalai, berat 100 butir, berat perumpun, warna daun, warna pelepah, dan umur panen. Penelitian ini dilakukan di lahan sawah pasang surut di Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara sejak bulan Mei 2020 sampai dengan September 2020. Hasil penelitian menunjukkan, keragaan cukup besar terdapat pada karakter jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, jumlah gabah total permalai, jumlah gabah isi permalai, berat gabah 100 butir, dan berat gabah perumpun. Terdapat 12 galur F3 memiliki karakter agronomi yang unggul diantaranya berat gabah perumpun >50 gram, tinggi tanaman dengan kategori sedang (110-130 cm), jumlah anakan dengan kategori banyak (>25 batang) dan umur panen yang <110 HST. Keragaan jumlah anakan total dan panjang malai mengikuti pola segregasi 9:7. Keragaan warna daun mengikuti pola segregasi 13:3. Keragaan berat gabah perumpun mengikuti pola segregasi 3:1.Downloads
References
U. Susanto and S. Satoto, “Kekerabatan Beberapa Aksesi Padi Lokal Tahan Hama Penyakit Berdasarkan Analisis Polimorfisme Marka SSR,” J. AgroBiogen, vol. 12, no. 2, p. 81, 2018, doi: 10.21082/jbio.v12n2.2016.p81-90.
E. Mulyaningsih and S. Indrayani, “Keragaman Morfologi dan Genetik Padi Gogo Lokal Asal Banten,” J. Biol. Indones. 10(1), vol. 10, no. 1, pp. 119–128, 2014.
W. Sudana, “Potensi Dan Prospek Lahan Rawa Sebagai Sumber Produksi Pertanian,” Potensi dan Prospek Lahan Rawa sebagai Sumber Produksi Pertan., vol. 3, no. 2, pp. 141–151, 2017, doi: 10.21082/akp.v3n2.2005.141-151.
S. E and R. Kirana, “Analisis Pola Segregasi dan Distribusi Beberapa Karakter Cabai,” vol. 19, no. 3, pp. 255–263, 2009.
Dulbari, E. Santosa, Y. Koesmaryono, and E. Sulistyono, “Cuaca Ekstrim Mengubah Nilai Indeks Ketahanan Tanaman Padi Terhadap Rebah,” J. Planta Simbiosa, 2019.
N. Carsono, R. Eldikara, S. Sari, F. Damayanti, and M. Rachmadi, “POLA SEGREGASI PEWARISAN KARAKTER BUTIR KAPUR DAN KANDUNGAN AMILOSA BERAS PADA GENERASI F2 BEBERAPA HASIL PERSILANGAN PADI (Oryza sativa L.),” Chim. Nat. Acta, 2014, doi: 10.24198/cna.v2.n2.9156.
W. P. Nugroho, M. Barmawi, and N. Sa’diyah, “POLA SEGREGASI KARAKTER AGRONOMI TANAMAN KEDELAI (Glycine max [L.] Merrill) GENERASI F2 HASIL PERSILANGAN YELLOW BEAN DAN TAICHUNG,” J. Agrotek Trop., 2013, doi: 10.23960/jat.v1i1.1886.
C. Elisa, S. Ramayana, and R. Rusdiansyah, “Studi Pola Segregasi Karakter Morfologi – Agronomi Tanaman Padi Hasil Persilangan Kultivar Pandan Ungu x Roti Pada F2,” J. Agroekoteknologi Trop. Lembab, 2019, doi: 10.35941/jatl.1.2.2019.1968.88-92.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of articles published in Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) and grant the journal the right of first publication.
Published articles are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), available at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Under this license, users may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the author(s) and JATL, a link to the license is provided, and any changes are clearly indicated.
If the material is remixed, transformed, or built upon, the resulting work must be distributed under the same license as the original. Users may not apply additional legal or technological restrictions that limit uses permitted by the license.
Authors may enter into separate arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the article, provided that its initial publication in JATL is acknowledged.
JATL does not require authors to transfer copyright to the journal.