Aplikasi Pestisida Nabati Bawang putih ( Allium sativumL) Untuk Pengendalian hama ulat grayak (Spodopteralitura) pada tanaman cabai (Capsicum annumL)
DOI:
https://doi.org/10.35941/jatl.3.2.2021.4819.121-126Keywords:
Ekstrak bawang putih, Ulat grayakAbstract
Penggunaan insektisida sintetis dalam pengendalian hama tanaman merupakan alasan yang mudah didapat dan efektif, walaupun banyak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan (Kardinan 1998). Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi petani dalam penggunaanpestisida alami yang memakai bahan yang tersedia di alam untuk mengendalikanorganisme pengganggu tanaman, salah satu bahan nabati yang digunakan ialah bawang putih, karena mengandung zat-zat yang bersifat racun bagi serangga dan ekstrak bawang putih dapat berfungsi sebagai penolak kehadiran serangga. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan dan 3 kali ulangan dengan dosis yang berbeda yaitu larutan ekstrak bawang putih 120 gr/ L air, larutan ekstrak bawang putih 160 gr/ L air, larutan ekstrak bawang putih 200 gr/ L air, 240 gr/ L air dengan empat perlakua dan tiga kali ulangan. Perlakuan pemberian pestisida nabati untuk membasmi hama ulat grayak yaitu menggunakan bawang putih dihaluskan dengan taraf dosis yang berbeda seamakin banyak dosis yang digunakan maka semakin efisien dalam membasmi hama ulat grayak kemudian tambah kan air 1 liter disetiap perlakuanm kemudian aplikasikan ke tanaman. 1. Perlakuaan pemberian ekstrak bawang putih berpengaruh nyata terhadap paramter tinggi dan jumlah daun tanaman mulai dari 67 HST hingga 81 HST. 2. Interaksi setiap perlakuan dosis ekstrak bawang putih memberikan hasil dan perkembangan yang berbeda-beda 3. dalam mengusir hama pada tanaman namun untuk dosis yang optimal sebaik nya menggunakan dosis 240 gr/L air ekstrak bawang putih karena dalam pemberian. 4. dosis ekstrak bawang putih ampuh untuk mengusir hama dan baik untuk perkembangan tanaman karena tidak mengadung bahan-bahan kimia.Downloads
References
Abdul Fattah dan Asriyanti Ilyas, 2016 Siklus Hidup Ulat Grayak (Spodoptera litura, F) dan Tingkat Serangan pada Beberapa Varietas Unggul Kedelai di Sulawesi Selatan
Ida Hodiyah dan Elya Hartini, 2014 Efikasi beberapa bahan pestisida nabati dalam mengendalikan hama tanaman cabai (Capsicum annumL.).
Ir. Pasetriyani, MP. Pestisida nabati, mudah, murah dn rmah lingkungan untuk mengendalikan organisasi penganggu tnaman hortikultura.
Josua crystovel, 2016 identifikasi serangga tanaman cabai di kebun percobaan hama dan peyakit tanaman universitas padjadjaran. ( diakses 20 agustus 2018)
Marwoto dan suharsono, 2008 straregi dan komponen teknologi pengendalianula grayak (SpodopteralituraFabricius) pada tanaman kedelai. ( diakses tgl 12 maret 2018)
Munarso, J., Miskiyah, Broto, W. 2006. Studi Kandungan Residu Pestisida pada Kubis, Tomat, dan Wortel
Nisrina adibah, 2018 Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum Linn) Terhadap Bakteri Escherichia coli in vitro
Noradilla Dwi Oktavia, 2015 Penggunaan Pestisida dan Kandungan Residu Pada Tanah dan Buah Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) (Studi di Kelompok Tani Subur Jaya Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember)
Nuriyatul hasanah, 2007 uji sari umbi bawang putih ( Allium sativum L) terhadap mortalitas larva ulat grayak ( Spodoptera lituraF)
Nuriyatul hasanah, 2007 uji sari umbi bawang putih (Allium sativum L) mortalitas larva ulat grayak (Spodotera lituraF) instar 3
Prehatin Trirahayu Ningrum, 2014 rendaman daun pepaya (Carica papaya) sebagai pestisida nabati untuk pengendalian hama ulat (Spodoptera litura) pada tanaman
Raden Arif Malik Ramadhan dkk 2016, Bioaktivitas Formulasi Minyak Biji Azadirachta indica(A. Juss) terhadap Spodoptera lituraF. (Di akses 1 sep 2018)
Rina karina, 2013 pengaruh ekstrak bawang putih (allium sativum) terhadap pertumbuhan bakteri (streptococcus mutans) secara invitro. ( diakses tgl 16 april 2018)
Rizki kurnia tohir, 2016 Teknik pengendalian ledakan populasi ulat grayak (Spodoptera litura F.) dengan menggunakan beberapa jenis insektisida Ida hodiyah dan elya hartini, 2014 Efikasi beberapa bahan pestisida nabati dalam mengendalikan hama tanaman cabai (Capsicum annumL.)
Selviana M. Dkk 2015 efektifitas ekstrak bawang putih dan tembakau terhadap kutu daun (Myzus persicae Sulz.) pada tanaman cabai (Capsicum sp.)
Selvihandayani, 2017 efektifitas nabai ekstrak daun pepaya (Carica papaya) terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura) padatanaman sawi di laboratorium
Sentot Alisjahbana dkk, 2015 Pengaruh Senyawa Allicin dalam Ekstrak Bawang Putih terhadap Perkembangbiakan Bakteri Escherichia Coli
Soehardjan, M. 1994. Konsepsi dan Strategi Penelitian dan Pengembangan Pestisida Nabati. Balai Penelitian Tanaman Reampah danObat Bogor.
Supriyono, 2016 potensi ekstrak bawang putih sebagai fungisida nabati terhadap jamur sclerotium rolfsii, SACC
Yenie, E., Elystia S., Kalvin, A., Irfhan, M. 2013. Pembuatan Pestisida Organik Menggunakan Metode Ekstraksi dari Sampah DaunPepaya dan Umbi Bawang Putih. Jurnal Teknik Lingkungan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Transfer Statement
The copyright of this article is transferred to Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab and when the article is accepted for publication. the authors transfer all and all rights into and to paper including but not limited to all copyrights in the JATL. The author represents and warrants that the original is the original and that he/she is the author of this paper unless the material is clearly identified as the original source, with notification of the permission of the copyright owner if necessary. The author states that he has the authority and authority to make and carry out this task.
The author states that:
This paper has not been published in the same form elsewhere.
This will not be submitted elsewhere for publication prior to acceptance/rejection by this Journal.
A Copyright permission is obtained for material published elsewhere and who require permission for this reproduction. Furthermore, I / We hereby transfer the unlimited publication rights of the above paper to Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab. Copyright transfer includes exclusive rights to reproduce and distribute articles, including reprints, translations, photographic reproductions, microforms, electronic forms (offline, online), or other similar reproductions.
The author's mark is appropriate for and accepts responsibility for releasing this material on behalf of any and all coauthor. This Agreement shall be signed by at least one author who has obtained the consent of the co-author (s) if applicable. After the submission of this agreement is signed by the author concerned, the amendment of the author or in the order of the author listed shall not be accepted.
Rights / Terms and Conditions Saved
The author keeps all proprietary rights in every process, procedure, or article creation described in Work.
The author may reproduce or permit others to reproduce the work or derivative works for the author's personal use or for the use of the company, provided that the source and the JATL copyright notice are indicated, the copy is not used in any way implying the Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) approval of the product or service from any company, and the copy itself is not offered for sale.
Although authors are permitted to reuse all or part of the Works in other works, this does not include granting third-party requests to reprint, republish, or other types of reuse.







