Pengkayaan Unsur P Pada Pupuk Organik Limbah Budidaya Jangkrik Untuk Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.)

Nani Fauziyyah Putri, Vera Oktavia Subardja, Bastaman Syah

Abstract


Pemanfaatan limbah budidaya jangkrik sebagai bahan dasar pupuk organik yang diperkaya dengan berbagai sumber unsur hara fosfor (P) agar memenuhi kebutuhan fosfor tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.), sehingga mampu menambah produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kombinasi pupuk organik limbah buidaya jangkrik dengan berbagai pengkaya unsur P tertinggi untuk tanaman kacang tanah. Penelitian ini terdiri dari perlakuan K1 = SP36, K2 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha, K3 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha dengan pengkaya SP36 sebanyak 5%, K4 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha dengan pengkaya Rock Phosphate sebanyak 5%, dan K5 = pupuk organik limbah budidaya jangkrik dosis 20 ton/ha dengan pengkaya pupuk hayati Pseudomonas dosis 50 ml. Data pengamatan dianalisis mengunakan uji F taraf 5%, apabila terdapat perbedaan nyata akan dilakukan uji pembanding menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Perlakuan K5 menunjukkan respon tertinggi pada variabel tinggi tanaman di seluruh waktu pengamatan, jumlah daun umur 14 hst, lama waktu berbunga, jumlah polong isi, berat polong isi, dan berat biji. Perlakuan K2 menunjukkan respon tertinggi pada jumlah daun dan jumlah cabang umur 21 dan 28 hst.


Keywords


pengkayaan, pupuk organik limbah budidaya jangkrik, Rock Phosphate, Pseudomonas

Full Text:

PDF

References


Andayani dan La Sarido. 2013. Uji Empat Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai

Keriting (Capsicum annum L.). Agrifor, XII(1), 22–29.

Asril, M., Lestari, W., Basuki, Sanjaya, M. ., Firgiyanto, R., Manguntungi, B., Swandi, M. ., Paulina, M., dan

Kunusa, W. 2023. Mikroorganisme Pelarut Fosfat pada Pertanian Berkelanjutan (M. J. F. Sirait (ed.); 1st ed.).

Yayasan Kita Menulis.

Azizah, C. N., Subardja, V. O., Agustini, R. Y., dan Lestari, A. 2024. Pengkayaan Pupuk Organik Limbah Jamur

Merang Untuk Tanaman Selada Keriting (Lactuca sativa L. Var. Grand Rapids) Pada Tanah Ultisol. Jurnal

Ilmiah Hijau Cendekia, 9(1), 41–47.

Butnan, S., dan Duangpukdee, J. 2021. Cricket frass: the high-quality organic fertilizer for vegetable growth

improvement. Khon Kaen Agriculture Journal, 49(1), 883–887.

Elita, N., Erlinda, R., Yefriwati, Sari, D. A., dan Illahi, A. K. 2024. Peningkatan Kualitas Pupuk Hayati Diperkaya

dengan Bakteri Pelarut Kalium, Fosfor dan Penambat Nitrogen Indigenous dari Berbagai Rizosfer Tanaman

Padi Terhadap Kandungan Hara dan Jumlah populasi Mikroba. Jurnal Agroteknika, 7(4), 655–671.

Fidelis, C., dan Rajashekhar Rao, B. K. 2017. Enriched Cocoa Pod Composts and Their Fertilizing Effects on

Hybrid Cocoa Seedlings. International Journal of Recycling of Organic Waste in Agriculture, 6(2), 99–106.

Fitriana, D. A., Islami, T., dan Sugito, Y. 2015. Pengaruh Dosis Rhizobium Serta Macam Pupuk Kandang Terhadap

Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Varietas Kancil. Jurnal Produksi

Tanaman, 3(7), 130497.

Hamzah, A., dan Siswanto, B. 2023. Pupuk Organik Tinjauan Teori dan Praktek. In R. Priyadarshini (Ed.), Forind

(Pertama). Forind.

Idawanni, dan Haiqal, M. 2023. Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah Pada Lahan Kering Masam Dengan

Teknologi Pemupukan. Jurnal Agriflora, 7(02), 8–17.

Ingle, K. P., dan Padole, D. A. 2017. Phosphate Solubilizing Microbes: An Overview. International Journal of

Current Microbiology and Applied Sciences, 6(1), 844–852.

Kementerian Pertanian. 2024. Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. In Kementrian Pertanian

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Mutmainah. 2023. Pengaruh Dosis Mikoriza dan Pupuk P Terhadap Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis

hypogaea). [Skripsi], Universitas Tidar. Magelang. [Indonesia]

Ogaji, S. O., Watako, A. O., Nyongesah, J. M., dan Bulli, P. 2022. Effects of Cricket Frass Biofertilizer on Growth

of Spring Onion (Allium Fistulosum L.) and Physicochemical Properties of Soil. Journal of Modern

Agriculture and Biotechnology, 1(3), 14.

Ony, C. A., Solofondranohatra, C. L., Ramiadantsoa, T., Ravelomanana, A., Ramanampamonjy, R. N., Hugel, S.,

dan Fisher, B. L. 2024. Effect of Cricket Frass Fertilizer on growth and pod production of green beans

(Phaseolus vulgaris L.). PLoS ONE, 19(5), 1–11.

Purba, T., Ningsih, H., Purwaningsih, Junaedi, A. S., Gunawan, B., Junairiah, Firgiyanto, R., dan Arsi. 2021. Tanah

dan Nutrisi Tanaman. Yayasan Kita Menulis.

Rusiani, E., Mahdiannoor, M., dan Adriani, F. 2018. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah

terhadap Pemberian Berbagai Dosis POC Sabut Kelapa dan Batang Pisang di Lahan Rawa Lebak. Rawa

Sains : Jurnal Sains Stiper Amuntai, 8(2), 90–97.

Subardja, V. O., Muharam, M., dan Wagyono, W. 2020. Perbedaan Waktu Inkubasi Pupuk Organik Diperkaya

untuk Efisiensi Pemupukan Anorganik N dan P pada Tanaman Kedelai. AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu Dan

Teknologi Pertanian, 4(1), 54–60.

Wicaksana, G. S. G., Lukiwati, D. R., dan Sutarno. 2022. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah

(Arachis hypogaea L.) Varietas Kancil Dengan Pemupukan Pupuk Kandang Diperkaya Batuan Fosfat. Jurnal

AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, 7(4),

–700.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jatl.8.2.2026.22050.29-37

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.