Analisis Spasial Status Hara Tanah (N, P, K) dan pH Tanah pada Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Babulu

Yoga Toyibulah, Yudiansyah Yudiansyah, Rabiatul Jannah, Mulyadi Mulyadi

Abstract


Perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Babulu semakin bertambah luas karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pengolahan tanah yang terus-menerus dilakukan dapat menyebabkan unsur hara dalam tanah mengalami penurunan dan ditambah dengan aplikasi pupuk oleh petani. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memetakan status hara tanah (N, P, K, dan pH) pada lahan kelapa sawit di Kecamatan Babulu. Penelitian ini dilaksanakan dengan membuat peta penggunaan lahan kelapa sawit tahun 2024 di Kecamatan Babulu. Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel tanah dengan metode purpose random sampling di lahan kelapa sawit di Kecamatan Babulu dan dilakukan analisis N-total, P-tersedia, K-tersedia, dan pH di Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman. Pemetaan status unsur hara dibuat menggunakan metode interpolasi IDW (Inverse Distance Weighting) yang merupakan metode interpolasi berdasarkan asumsi bahwa nilai titik-titik yang tidak tersampel dapat diprediksi sebagai rata-rata tertimbang dari nilai yang diketahui. Hasil penelitian menunjukan status pH pada lahan kelapa sawit di Kecamatan Babulu terbagi menjadi masam dan sangat masam. Status N-total di Kecamatan Babulu terbagi menjadi sangat rendah, rendah, dan sedang. Status P-tersedia di Kecamatan Babulu terbagi menjadi sangat rendah, rendah, tinggi, dan sangat tinggi. Status K-tersedia di Kecamatan Babulu terbagi menjadi sedang, tinggi, dan sangat tinggi.

Keywords


kelapa sawit, status hara tanah, kecamatan babulu, inverse distance weighting, kesuburan tanah

Full Text:

PDF

References


Ambarwati, W., & Johan, Y. 2016. Sejarah Dan Perkembangan Ilmu Pemetaan. Jurnal Enggano. 1(2): 80 – 82.

BPS. 2022. Penajam Paser Utara dalam Angka. Katalog : 11020001.6409. https://bit.ly/45SfWcK. 31 Oktober 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 2021 – 2023. Informasi Cuaca BMKG.

Harahap, A. F. S., Munir, M. 2022. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jack.) pada Berbagai Afdeling di Kebun Bah Jambi PT. Perkebunan Nusantara IV. Jurnal Tanah dan Sumber Daya Lahan. 9 (1) : 99 – 110.

Herdiyanto, D., Setiawan, A. 2015. Upaya Peningkatan Kualitas Tanah Melalui Sosialisasi Pupuk Hayati, Pupuk Organik, dan Olah Tanah Konservasi di Desa Sukamanah dan Desa Nanggerang Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat. 4 (1) : 47 – 53.

Iqbal, M.,H., Helmi, Rusdi, M. 2018. Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Kelapa Sawit dari 2012-2016 di Kecamatan Langsa Lama. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 3 (4) : 879 – 884.

Iswanto, Ginting, S., Zulfikar, Darwis, Leomo, S., Rustam, L. O. 2023. Status C-Organik dan Kadar N-Total pada Lahan Pengembangan Kelapa Sawit di Wawolahumbuti Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe. Journal of Agricultural Sciences. 3 (2) : 103 – 109.

Juniyanti, L., Prasetyo, LB., Aprianto, DP., Purnomo, H., Kartodihardjo H. 2020. Perubahan Penggunaan dan Tutupan Lahan, serta Faktor Penyebabnya di Pulau Bengkalis, Provinsi Riau (Periode 1990 – 2019). JPSL. 10(3): 419 – 435. http://dx.doi.org/10.29244/jpsl.10.3.419-435.

Ngadirin.,Widianto., dan Z. Kusuma. 2013. Intruksi Kerja Pengambilan Sampel Tanah. Universitas Brawijaya. Malang.

Peoples, M. B., Richardson, A. E., Simpson, and R. J., Fillery. 2014. Soil: Nutrient Cycling. Encyclopedia of Agriculture and Food Systems. Science Direct. Page 197-210. https://doi.org/10.1016/B978-0-444-52512-3.00094-2

Subroto. 2003. Tanah Pengelolaan dan Dampaknya. Hal :1 – 194. Cetakan Pertama. Edisi Pertama. Penerbit Fajar Gemilang. Samarinda.

Zulfikri, Pata’dungan, Y., S., Sartika, D. 2023. Analisis Beberapa Unsur Kimia Tanah pada Lahan Kelapa Sawit di Desa Pandauke Morowali Utara. Jurnal Agrotekbis. 11 (3) : 635 – 644.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jatl.8.2.2026.19540.45-53

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.