Respons Pertumbuhan Pakcoy Akibat Pemberian Beberapa Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Sayuran Daun dan Limbah Cair Tahu
DOI:
https://doi.org/10.30872/jatl.7.1.2024.15629.35-40Keywords:
, limbah sayuran daun dan limbah cair tahu, pupuk organik cair, konsentrasi, pertumbuhan pakcoyAbstract
Limbah sayuran daun dan limbah cair tahu dihasilkan setiap hari yang dapat berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu upaya yang mudah dan ramah lingkungan untuk mengurangi limbah organik yaitu memanfaatkannya sebagai pupuk organik cair (POC). Limbah sayuran daun dan limbah cair tahu mudah terurai dan menyumbang hara bagi tanaman, sehingga baik sebagai bahan POC. Pupuk diberikan dengan tujuan mencukupi kebutuhan hara tanaman, oleh karena itu salah satunya penting memperhatikan konsentrasi agar hasil tanaman optimum. Penelitian bertujuan 1) Mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi POC berbahan limbah sayuran daun dan limbah cair tahu terhadap pertumbuhan pakcoy; dan 2) Mengetahui konsentrasi POC berbahan limbah sayuran daun dan limbah cair tahu yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan pakcoy. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan perlakuan konsentrasi yaitu POC berbahan limbah sayuran daun dan limbah cair tahu pada konsentrasi 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10%. Data dianalisis dengan sidik ragam, bila perlakuan berbeda nyata dilakukan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Hasil penelitian bahwa POC berbahan limbah sayuran daun dan limbah cair tahu berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang pakcoy. Konsentrasi 9% berpengaruh lebih baik terhadap tinggi tanaman (22,86 cm pada 5 MST), jumlah daun (22,17 helai pada 5 MST), dan diameter batang (11,29 mm pada 5 MST) dibandingkan dengan konsentrasi lainnya.Downloads
References
Advinda L. 2018. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Deepublish, Yogyakarta.
Alamtani. 2013. Cara Membuat Pupuk Organik Cair. Yogyakarta: http://alamtani. com/pupuk-organik-cair.html; Diakses
tanggal 23 Febuari 2018.
Asmoro Y. 2008. Pemanfaatan limbah tahu untuk peningkatan hasil tanaman petsai (Brassia chinensis). Surakarta.
Bioteknologi 2: 51-55.
Lakitan B. 2018. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Press, Depok.
Marsono, Lingga P. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta.
Mauk D. 2023. Pengaruh POC berbahan utama limbah sayuran daun dan limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan hasil
tanaman mentimun. [Laporan Penelitian Terapan]. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang.
Notohadiprowiro T. 2021. Tanah, Lingkungan dan Pertanian Berkelanjutan. Deepublish, Yogyakarta.
Pujiwati I. 2019. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Unisma, Malang.
Risman. 2017. Pertanian Ramah Lingkungan. Citraunggul Laksana, Jakarta Timur.
Rizqiani N, Erlina FA, Nasih WY. 2007. Pengaruh dosis dan frekuensi pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan
dan hasil buncis. Bogor. Ilmu Tanah dan Lingkungan 1: 43-45.
Siboro ES, Surya E, Herlina N. 2013. Pembuatan pupuk cair dan biogas dari campuran limbah sayuran. Medan. Teknik
Kimia USU 3:40-43.
Siking M. 2023. Pengaruh konsentrasi POC berbahan limbah sayuran daun dan limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan
hasil tanaman terung. [Laporan Penelitian Terapan]. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang.
Suhermiatin T, Rosdiana E. 2018. Fisiologi Tumbuhan. PNJ Press, Jakarta.
Susilo E. 2016. Peluang Usaha dari Budidaya Pakcoy. Literindo, Malang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of articles published in Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) and grant the journal the right of first publication.
Published articles are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), available at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Under this license, users may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the author(s) and JATL, a link to the license is provided, and any changes are clearly indicated.
If the material is remixed, transformed, or built upon, the resulting work must be distributed under the same license as the original. Users may not apply additional legal or technological restrictions that limit uses permitted by the license.
Authors may enter into separate arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the article, provided that its initial publication in JATL is acknowledged.
JATL does not require authors to transfer copyright to the journal.