Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Limbah Kulit Pisang dan Biochar
DOI:
https://doi.org/10.35941/jatl.6.2.2024.14089.23-28Keywords:
Biochar, Pupuk organik limbah kulit pisang, Selada (Lactuca sativa L.).Abstract
Selada (Lactuva sativa L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang mengandung gizi yang bermanfaat meningkatkan kesehatan jantung, dan mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk organik limbah kulit pisang dan biochar yang dapat menstimulasi respons pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Februari 2022, bertempat di Para-para Laboratorium OECF Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur. Penelitian faktorial ini, menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor dan lima ulangan. Faktor pertama dosis pupuk organik limbah kulit pisang (P) yang terdiri atas 3 taraf, yaitu 200 g (p1), 250 g (p2), dan 300 g (p3). Faktor kedua adalah dosis biochar (R) yang terdiri atas 4 taraf, yaitu 0 g (r0), 15 g (r1), 30 g (r2), dan 45 g (r4). Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan menggunakan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik limbah kulit pisang dan biochar menunjukkan berbeda tidak nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, dan berat kering akar. Pemberian pupuk organik limbah kulit pisang menunjukkan beda nyata pada jumlah daun umur 4 MST dengan perlakuan terbaik pada 250 g (p2). Pemberian Biochar terhadap tanaman selada menunjukkan tidak beda nyata terhadap seluruh variabel pengamatan.Downloads
References
Duaja, M. D. 2012. Pengaruh Bahan Dan Dosis Kompos Cair Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Agroekoteknologi, 1(1): 37–45.
Gani, A. 2009. Biochar Penyelamat Lingkungan. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Warta Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 31(6): 15–16.
Gustina, M., Sari, A. K., & Utami, Y. F. 2021. Efektivitas Kombinasi Kulit Pisang dan Bonggol Pisang Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Journal of Nursing and Public Health, 9(2): 63–74.
Haryanto, E., Suhartini, T., & Rahayu, E. 2006. Sawi dan Selada. Penebar Swadaya.
Kovar, J., & Cantarella, H. 2019. Measuring Crop-Available Phosphorus. Better Crops, 103(1): 13–16.
Liferdi, L. 2010. Efek Pemberian Fosfor Terhadap Pertumbuhan Dan Status Hara Pada Bibit Manggis. Jurnal Hortikultura, 20(1): 18–26.
Lingga, P., & Marsono. 2003. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya.
Majid, A. 2009. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Sriwijaya.
Musnoi, A., Hutapea, S., & Aziz, R. 2016. Pengaruh Pemberian Biochar dan Pupuk Bregadium Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapavar parachinensis L.). Jurnal Agrotekma, 1(2): 160–174.
Putri, N. D., Hastuti, E. D., & Budihastuti, R. 2017. Pengaruh Pemberian Limbah Kopi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Biologi, 6(4): 41–50.
Ramadhona, R. A. 2015. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Buah Pisang Kepok Tehadap Pertumbuhan Sawi. Universitas Lampung.
Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. 2006. Kompos Dalam Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Litbang.
Warganegara, G. R., Ginting, Y. C., & Kushendarto. 2015. Pengaruh Konsentrasi Nitrogen Dan Plant Catalyst Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Secara Hidroponik. Penelitian Pertanian Terapan , 15(2): 100–106.
Widiarti, B. N., Wardhini, W. K., & Sarwono, E. 2015. Pengaruh Rasio C/N Bahan Baku Pada Pembuatan Kompos Dari Kubis Dan Kulit Pisang. Jurnal Integrasi Proses , 5(2): 75–80.
Yusnaini, S., Arif, A. S., Lumbanraja, J., Nugroho, G. S., & Nonaka, M. 2004. Pengaruh Jangka Panjang Pemberian Pupuk Organik Dan Inorganik Serta Kombinasinya Terhadap Perbaikan Tanah Masam Taman Bogor. Journal Of Tropical Soils, 18: 155–162.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of articles published in Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) and grant the journal the right of first publication.
Published articles are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), available at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Under this license, users may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the author(s) and JATL, a link to the license is provided, and any changes are clearly indicated.
If the material is remixed, transformed, or built upon, the resulting work must be distributed under the same license as the original. Users may not apply additional legal or technological restrictions that limit uses permitted by the license.
Authors may enter into separate arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the article, provided that its initial publication in JATL is acknowledged.
JATL does not require authors to transfer copyright to the journal.