Seleksi Galur F4 Silang Puncak Pandan Ungu/Kambang//Roti (PU/K//R) Berdasarkan Karakter Agronomi
DOI:
https://doi.org/10.35941/jatl.6.2.2024.14052.6-10Keywords:
karakter agronomi, persilangan, heritabilitas, seleksiAbstract
Varietas padi lokal merupakan salah satu sumber daya genetik yang dapat dimanfaatkan dalam pemuliaan tanaman, disukai oleh masyarakat dan unggul dalam hal adaptasi terhadap lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penampilan karakter agronomi galur F4 hasil persilangan Pandan Ungu/Kambang//Roti (PU/K//R) pada lahan sawah tadah hujan dan memperoleh galur yang menunjukkan karakter agronomi yang sesuai kriteria seleksi serta mengetahui pengaruh faktor lingkungan terhadap karakter agronomi yang diamati. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah tadah hujan Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan, terdiri atas 25 galur sebagai perlakuan. Data dianalisis memakai sidik ragam dan dilanjutkan dengan DMRT pada taraf 5%. Nilai heritabilitas dihitung dengan metode nilai heritabilitas dalam arti luas (h2). Parameter yang diamati meliputi: tinggi tanaman saat panen, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, jumlah gabah total per malai, jumlah gabah isi per malai, berat gabah per rumpun, dan berat 1.000 butir. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penampilan karakter agronomi tanaman padi hasil persilangan silang puncak Pandan Ungu/Kambang//Roti (PU/K//R) pada lahan sawah tadah hujan. Berdasarkan karakter agronomi dan nilai heritabilitas (h2 ˃ 0,50) diperoleh 16 galur yang berpotensi sebagai galur harapan, yaitu galur 14, 73, 88, 90, 96, 99, 104, 200, 251, 275, 287, 303, 306, 321, 373, dan 385. Ada tujuh karakter dengan nilai heritabilitas tinggi dan satu dengan nilai heritabilitas sedang.Downloads
References
Akhmadi, G, B.S Purwoko, I.S Dewi, and D Wirnas. 2017. Pemilihan Karakter Agronomi Untuk Seleksi Pada Galur-Galur Padi Dihaploid Hasil Kultur Antera. Jurnal Agronomi Indonesia 45 (1): 1–8.
Astari, R.P, Rosmayati, dan M Basyuni. 2016. Kemajuan Genetik, Heritabilitas Dan Korelasi Beberapa Karakter Agronomis Progeni Kedelai F3 Persilangan Anjasmoro Dengan Genotipe Tahan Salin. Jurnal Pertanian Tropik 3 (1): 52–61.
Astomo, A.F. 2020. Uji Daya Hasil Beberapa Galur Dan Varietas Padi Gogo (Oryza Sativa L.) Pada Tanah Ultisol. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Dharma Wacana Metro, Lampung.
Azrai, M, R Efendi, Suwarti, dan R.H Praptana. 2016. Keragaman Genetik Dan Penampilan Jagung Hibrida Silang Pucak Pada Kondisi Cekaman Kekeringan. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 35 (3): 199–208.
Dewi, R.K, dan Wahyuni. 2020. Dasar Pemuliaan Ternak. 1st ed. Lamongan: Litbang Pemas Unisla.
IRRI. 2013. Standard Evaluation System (SES) for Rice. 5th ed.
Kristamtini, Sutarno, E.W Wiranti, dan S Widyayanti. 2016. Kemajuan Genetik Dan Heritabilitas Karakter Agronomi Padi Beras Hitam Pada Populasi F2. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 35 (2): 119–24.
Munazhirah. 2019. Pengendalian Hama Terpadu Keong Mas (Pomacea Canaliculata). Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Aceh.
Nyoman, R.I. 2018. Dasar-Dasar Agronomi. 1st ed. Percetakan Pelawa Sari. Bali
Rusdiansyah, Suyadi, Sadarudin, dan A Suryadi. 2019. Karakterisasi Plasma Nutfah Padi Lokal Kalimantan Timur Sebagai Sumber Pemuliaan. Mulawarman University Press, Samarinda.
Sa’diyah, N, M Widiastuti, dan Ardian. 2013. Keragaan, Keragaman, Dan Heritabilitas Karakter Agronomi Kacang Panjang (Vigna Unguiculata) Generasi F1 Hasil Persilangan Tiga Genotipe. Jurnal Agrotek Tropika 1 (1): 32–37.
Sitinjak, H, dan Idwar. 2015. Respon Berbagai Varietas Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Yang Ditanam Dengan Pendekatan Teknik Budidaya Jajar Legowo Dan Sistem Tegel. Jurnal JOM Faperta 2 (2): 1–15.
Syarif, A.A, dan S Zen. 2012. Adaptasi Dan Stabilitas Hasil Delapan Varietas Lokal Padi Sawah. Buletin Plasma Nutfah 18 (2): 62–69.
Syukur, M, S Sujiprihati, dan R Yunianti. 2015. Teknik Pemuliaan Tanaman. 3rd ed. Penebar Swadaya, Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of articles published in Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) and grant the journal the right of first publication.
Published articles are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), available at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Under this license, users may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the author(s) and JATL, a link to the license is provided, and any changes are clearly indicated.
If the material is remixed, transformed, or built upon, the resulting work must be distributed under the same license as the original. Users may not apply additional legal or technological restrictions that limit uses permitted by the license.
Authors may enter into separate arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the article, provided that its initial publication in JATL is acknowledged.
JATL does not require authors to transfer copyright to the journal.