Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Kotoran Ternak Ayam dan Kambing Terhadap Pertumbuhan Tanaman Lidah Buaya(Aloe vera L.)
DOI:
https://doi.org/10.30872/jatl.6.1.2023.11689.58-68Keywords:
kombinasi, lidah buaya, pertumbuhan, pupuk organikAbstract
v>Lidah buaya (Aloe vera L.) merupakan tanaman dari suku Liliaceae dan dikelompokkan pada tanaman hortikultura yangmemiliki banyak manfaat, selain sebagai bahan baku industri juga sebagai bahan campuran obat-obatan tradisional karena tidak memilikiefek samping seperti obat-obatan dari bahan kimia atau sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupukorganik kotoran ternak ayam dan kambing terhadap pertumbuhan tanaman lidah buaya, dosis pupuk organik kotoran ternak yangmemberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman lidah buaya, dan dosis kombinasi pupuk kotoran ternak ayam dan kambing yangmemberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman lidah buaya. Percobaan telah dilakukan dari bulan April-September 2021 di KelurahanTanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiriatas 16 perlakuan yang diulang sebanyak lima kali. Perlakuan merupakan kombinasi pupuk organik kotoran ternak ayam dan kambing.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan untuk membandingkan antara dua rata-rata perlakuan dilanjutkandengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJDG) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk organikkotoran ternak ayam dan kambing berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman umur 6, 8, dan 10 Minggu SetelahPindah Tanam (MSPT) serta berpengaruh nyata terhadap total berat basah tanaman lidah buaya. Dosis pupuk organik kotoran ayam 450g per tanaman memberikan hasil terbaik pada total berat basah dan total berat kering tanaman lidah buaya. Dosis kombinasi pupukkotoran ternak ayam 300 g per tanaman + pupuk kotoran kambing 225 g per tanaman memberikan hasil terbaik pada variabelpertambahan tinggi tanaman, total berat basah dan total berat kering tanaman lidah buaya.Downloads
References
Afandi I. 2020. Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascolanicum L.) Terhadap Komposisi Media
Tanam dan Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Azolla. Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah,
Jember.
Bernadinus T, Wahyu W. 2002. Bertanam Tomat. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan. 2018. Mengenal Unsur Hara Kebutuhan Tanaman. https://bit.ly/Skripsialoevera22.
diakses pada 26 Juni 2022.
Dwidjoseputro D. 1986. Pengantara Fisiologi Tumbuhan. Gramedia, Jakarta.
Foth HD. 1994. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. VI.ed. Erlangga, Jakarta.
Jumin HB. 2012. Dasar- Dasar Agronomi. Rajawali Pres, Jakarta.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2015. Market Brief Aloe vera (Lidah Buaya). ITPC BUSAN.
https://bit.ly/Skripsialoevera1 .
Lingga dan Marsono. 2004. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Redaksi Agromedia, Jakarta.
Loveless AR. 1991. Prinsip-prinsip Biologi Tumbuhan Untuk Daerah Tropika I. Gramedia Pustaka Utama, Bandung.
Nurshanti DF. 2009 Pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisam
(Brassisca juncea L.). Jurnal Agronobis Fakultas Pertanian Universitas Baturaja 1(1): 89-98.
Ohorella Z. 2012. Pengaruh dosis pupuk organik cair (POC) kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman
sawi hijau (Brassica sinensis L.). Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah, Sorong.
Prajnanta F. 2009. Agribisnis Cabai Hibrida, Cekatan keenam. Penebar Swadaya, Jakarta..
Pranata AS. 2010. Meningkatkan Hasil Panen dengan Pupuk Organik. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Purwati MS. 2013. Pertumbuhan karet (Hevea brasiliensis L.) asal okulasi pada pemberian bokashi dan pupuk organik cair
bintang kuda laut. Jurnal II. Agrifor 12(1): 35-44.
PT. Pupuk Kujang. 2017. Mengenal Unsur Kalium Tanaman. https://bit.ly/Skrpsialoevera23. diakses pada 26 Juni 2022.
Ratna DI. 2003. Pengaruh kombinasi konsentrasi pupuk hayati dengan pupuk organik cair terhadap kualitas dan kuantias
hasil tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O.Kuntze) klon Gambung 4. Jurnal Ilmu Pertanian 10(2): 1-11.
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2009/06/kultivasi_teh_revisi.pdf.
Rismarini, Maamun MY, Djamhuri M. 1996. Profil Agroekonomi Kabupaten Pasir Kalimantan Timur. Repositori
Kementerian Pertanian RepuklikIndonesia http://repository.pertanian.go.id/handle. diakses pada 16 September
Rodiah IS. 2013. Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal Universitas Tulungagung Bonoworo
(1): 30-42.
Samekto R. 2006. Pupuk Kotoran Hewan. PT. Citra Aji Parama, Yogyakarta.
Saprotan Utama. 2021. Mengenal Jenis-jenis Pupuk Saprotan Utama. https://saprotan-utama.com/pupuk_npk/ diakses 19
Agustus 2022. https://saprotan-utama.com/pupuk_npk/.
Sudarto Y. 1997. Tanaman Lidah Buaya. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Sutejo MM. 2010. Pupuk Dan Cara Pemupukan. PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Tufaila M, Laksana DW, Syamsu S. 2014. Aplikasi kompos kotoran ayam untuk meningkatkan tanaman mentimun
(Cucumis sativus L.) di tanah masam. Jurnal Agroteknos 4(2): 119 -126.
Victor E, Shelford. 1913. Animal Communities in Temperate America. University of Michigan Library. Ann Arbor,
Michigan.
Von Liebig JF, Playfair L. 1840. Organic Chemistry in its Applications to Agriculture and Physiology. Taylor and Walton.
London, UK.
Wasilah QA, Bashi A. 2019. Pengaruh pemberian pupuk organik cair berbahan baku limbah sisa makanan dengan
penambahan berbagai bahan organik terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.). Ejournal Unesa
(2): 136–142. http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Transfer Statement
The copyright of this article is transferred to Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab and when the article is accepted for publication. the authors transfer all and all rights into and to paper including but not limited to all copyrights in the JATL. The author represents and warrants that the original is the original and that he/she is the author of this paper unless the material is clearly identified as the original source, with notification of the permission of the copyright owner if necessary. The author states that he has the authority and authority to make and carry out this task.
The author states that:
This paper has not been published in the same form elsewhere.
This will not be submitted elsewhere for publication prior to acceptance/rejection by this Journal.
A Copyright permission is obtained for material published elsewhere and who require permission for this reproduction. Furthermore, I / We hereby transfer the unlimited publication rights of the above paper to Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab. Copyright transfer includes exclusive rights to reproduce and distribute articles, including reprints, translations, photographic reproductions, microforms, electronic forms (offline, online), or other similar reproductions.
The author's mark is appropriate for and accepts responsibility for releasing this material on behalf of any and all coauthor. This Agreement shall be signed by at least one author who has obtained the consent of the co-author (s) if applicable. After the submission of this agreement is signed by the author concerned, the amendment of the author or in the order of the author listed shall not be accepted.
Rights / Terms and Conditions Saved
The author keeps all proprietary rights in every process, procedure, or article creation described in Work.
The author may reproduce or permit others to reproduce the work or derivative works for the author's personal use or for the use of the company, provided that the source and the JATL copyright notice are indicated, the copy is not used in any way implying the Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) approval of the product or service from any company, and the copy itself is not offered for sale.
Although authors are permitted to reuse all or part of the Works in other works, this does not include granting third-party requests to reprint, republish, or other types of reuse.






