Pengaruh Pengolahan Tanah terhadap Pertumbuhan Gulma dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill)
DOI:
https://doi.org/10.30872/jatl.6.1.2023.11687.51-57Keywords:
kacang kedelai, pengolahan tanah, gulmaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pengolahan tanah dalam menekan pertumbuhan gulma sertameningkatkan produksi tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman diDesa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empatperlakuan (p0 tanpa olah tanah, p1 olah tanah satu kali, p2 olah tanah dua kali, p3 olah tanah tiga kali) dan enam ulangan. Analisis datamenggunakan sidik ragam. Karakter agronomi kedelai yang diamati meliputi tinggi tanaman, waktu berbunga, jumlah polong hampa,berat biji saat panen, berat biji kering, dan produksi per hektar. Perlakukan pengolahan tanah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhangulma dilihat dari Nilai Jumlah Dominan total berat kering gulma, keragaman gulma, dan karakter agronomi.Downloads
References
Adisarwanto, T. (2005). Hubungan Status Hara NPKS dalam Tanah dan Tanaman terhadap Hasil Biji Kedelai di Lahan
Sawah Entisol. Buletin Palawija, 66–77.
Ardjasa WS, Bangun P. 1985. Pengendalian Gulma pada Kedelai. In: Kedelai. Balai Penelitian dan Pengembangan
Tanaman. Bogor.
Badan Pusat Statistik. 2021 Statistik Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta.
Christia, A., Sembodo, D. R. J., & Hidayat, K. F. (n.d.). Pengaruh Jenis dan Tingkat Kerapatan Gulma terhadap
Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max L. Merr).
Efendy, D. Y., Yudono, P., & Respatie, D. W. (2020). Pengaruh Metode Pengendalian Gulma terhadap Dominansi Gulma
serta Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Vegetalika, 9(3), 449–463.
https://doi.org/10.22146/veg.44998
Fuady, Z., Mawardi, & Melizawati. (2012). Teknik Pengendalian Gulma dan Pengelolaan Tanah Terhadap Pertumbuhan
dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril). Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi, 12(3), 81–87.
Hendrival, Wirda, Z., & Abdul Azis, dan. (2014). Periode Kritis Tanaman Kedelai terhadap Persaingan Gulma. J. Floratek,
, 6–13.
Imaniasita, V., Liana, T., Krisyetno, & Pamungkas, D. S. (2020). Identifikasi Keragaman dan Dominansi Gulma pada
Lahan Pertanaman Kedelai. Agrotechnology Research Journal, 4(1), 11–16.
Juleha. 2002. Penerapan Budidaya Kedelai (Glicine max (L.) Merrill) dengan Teknologi Konvensional pada Beberapa
Cara Pengendalian Gulma. [Skripsi]. IPB, Bogor. [Indonesia].
Kilkoda, A. K., Nurmala, T., & Widayat, D. (2015). Pengaruh Keberadaan Gulma (Ageratum conyzoides dan Boreria
alata) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Ukuran Varietas Kedelai (Glycine max L. Merr) pada Percobaan Pot
Bertingkat. Jurnal Kultivasi, 14(2), 1–9.
Latifa, R. Y., Maghfoer, Moch. D., & Widaryanto, E. (2015). Pengaruh Pengendalian Gulma terhadap Tanaman Kedelai
(Glycine max (L.) Merril) pada Sistem Olah Tanah. Jurnal Produksi Tanaman, 3(4), 311–320.
Moenandir J. 1993. Pengantar Ilmu dan Pengendalian Gulma. PT. Rajawali Press, Jakarta.
Musfae Z, Lamid M, Nasir, Dahono. 1994. Pengendalian Gulma pada Sistem Zero dan Minimum Tilage Setelah Padi
Tadah Hujan. Risalah Seminar Balitan Sukabumi.
Nasoetion AH. 2009. Pengantar Ilmu-ilmu Pertanian. Litera Antar Musa, Jakarta
Perdana, E. O., Chairul, & Syam, Z. (2013). Analisis Vegetasi Gulma pada Tanaman Buah Naga Merah (Hylocereus
polyrhizus L.) di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Jurnal Biologi
Universitas Andalas, 2(4), 242–248.
Rachman A, Dariah A, Husen E. 2004. Olah Tanah Konservasi. In: Teknologi Konservasi Tanah pada Lahan Kering.
Puslitbangtanak. Badan Litbang Pertanian. Kementerian Pertanian.
Raintung, J. S. M. (2010). Pengolahan Tanah dan Hasil Kedelai (Glycine max L. Merill). Soil Environment, 8(2), 65–68.
Ramadani, A. T., Nafi’ah, H. H., & Maesyaroh, S. S. (2021). Analisis Vegetasi Gulma pada Lahan Pertanaman Kacang
Kedelai (Glycine max L. Merill). Journal of Agrotechnology and Science, 5(2), 409–415.
Sastroutomo SS. 1990. Ekologi Gulma. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Stirling KJ, Clark RJ, Brown PH, Wilson SJ. 2002. Effect of photoperiod on flower bud initiation and development in
myoga (Zingiber mioga Roscoe). Scientia horticulturae 95(3): 261-268.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the copyright of articles published in Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab (JATL) and grant the journal the right of first publication.
Published articles are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), available at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Under this license, users may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the author(s) and JATL, a link to the license is provided, and any changes are clearly indicated.
If the material is remixed, transformed, or built upon, the resulting work must be distributed under the same license as the original. Users may not apply additional legal or technological restrictions that limit uses permitted by the license.
Authors may enter into separate arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the article, provided that its initial publication in JATL is acknowledged.
JATL does not require authors to transfer copyright to the journal.