ANALISIS FAKTOR TERJADINYA CONTRACT CHANGE ORDER PADA PROYEK PEMATANGAN LAHAN RUMAH SAKIT JALAN KEHEWANAN

Authors

  • Hidayati Hidayati
  • Mochamad Gaharu Dida Devedo
  • KARTIKA TRISTANTO

DOI:

https://doi.org/10.30872/ts.v9i2.23787

Keywords:

Contract Change Order, Manajemen Proyek, Studi Kasus, Infrastruktur Kesehatan, Land Maturation

Abstract

Pembangunan infrastruktur kesehatan merupakan fondasi penting bagi peningkatan layanan publik. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi ketidakpastian yang memicu change order kontrak (CCO), yang dapat memengaruhi biaya, waktu, dan kualitas proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya CCO pada proyek Land Maturation Rumah Sakit Jalan Kehewanan di Kota Samarinda. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan kontraktor dan konsultan, serta peninjauan dokumen proyek. Hasil analisis mengungkap tiga faktor utama pemicu CCO, yaitu: (1) intensitas hujan yang tinggi, yang menyebabkan keterlambatan dan perpanjangan waktu pelaksanaan proyek selama 90 hari; (2) perubahan desain pagar untuk meningkatkan efisiensi konstruksi dan anggaran; dan (3) pengurangan volume urugan tanah sebagai konsekuensi dari perubahan desain tersebut. Disimpulkan bahwa CCO dalam proyek ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan (cuaca) dan keputusan teknis internal untuk efisiensi. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen perubahan yang proaktif untuk menangani penyesuaian teknis, waktu, dan biaya secara efektif dalam proyek konstruksi.

References

Ghozali, M., & Hidayat, A. (2020). Evaluasi kinerja proyek konstruksi dengan metode earned value. Jurnal Teknik Sipil, 27(2), 155–166.

Kerzner, H. (2017). Project management: A systems approach to planning, scheduling, and controlling (12th ed.). Wiley.

Pasa, Y. A., & Harviyanti, E. (2022). Analisa faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya CCO (Contract Change Order) pada proyek pembangunan laboratorium fisika SMA 1 Sekatak. Jurnal Sains Benuanta. http://journal.unikaltar.ac.id/index.php/JSB/inde

Prabowo, A. (2022). The administrative burden of change orders and its effect on project efficiency. Journal of Construction Engineering and Project Management, 10(3), 45–58.

Pratama, H., & Siregar, S. (2023). Analyzing the cumulative impact of multiple change orders in government construction projects. Jurnal Manajemen Proyek Konstruksi, 8(1), 22–35.

Project Management Institute. (2021). A guide to the project management body of knowledge (PMBOK® guide) (7th ed.). Project Management Institute.

Santoso, D., & Wijaya, M. A. (2021). Faktor-faktor penyebab contract change order dan dampaknya terhadap kinerja proyek pemerintah di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan, 23(2), 112–125.

Sari, L. K., & Setiawan, B. (2024). Peran komunikasi dalam mitigasi sengketa akibat contract change order pada proyek infrastruktur. Civil Engineering and Architecture Journal, 7(2), 88–97.

Soemardi, B. W., & Wirahadikusumah, R. D. (2014). Construction project management in Indonesia: Challenges and practices. Procedia Engineering, 95, 28–32. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2014.12.171

Sokop, R. M., Arsjad, T. T., & Malingkas, G. (2018). Analisa perhitungan produktivitas alat berat gali-muat (excavator) dan alat angkut (dump truck) pada pekerjaan pematangan lahan perumahan Residence Jordan Sea. Jurnal Tekno, 16(70).

Susanto, B. (2024). Exponential risk increase associated with unmanaged change orders in large-scale projects. Risk Analysis and Project Governance Quarterly, 9(4), 140–155.

Syahbani, S. N., Wijaya, H., & Andraini, J. (2022). Analisa faktor penyebab contract change (CCO) pada proyek pembangunan T/L 150 kV Pasaman–Simpang Empat section 2 dan GI Simpang Empat. Journal of Applied Engineering Sciences, 5(3).

Williams, J. P. (2022). The importance of contemporaneous record-keeping in substantiating change order claims. Journal of Legal Affairs and Dispute Resolution in Engineering and Construction, 14(1), 1–12.

Downloads

Published

2025-12-29