IDENTIFIKASI RISIKO KETERLAMBATAN DALAM PEMBANGUNAN PERUMAHAN CLUSTER VERDI SUMMARECON
DOI:
https://doi.org/10.30872/ts.v9i1.19872Keywords:
Risiko Proyek, Keterlambatan Konstruksi, Pembangunan RumahAbstract
Risiko dalam proyek merupakan hasil dari kombinasi antara bahaya, tingkat paparan, dan dampak yang ditimbulkan. Umumnya, risiko dikaitkan dengan hal-hal negatif seperti kerugian atau keterlambatan. Proyek pembangunan perumahan, termasuk Cluster Verdi Summarecon, memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, sehingga rentan terhadap berbagai jenis risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi faktor-faktor risiko yang berpotensi menyebabkan keterlambatan, menentukan pekerjaan yang paling berisiko tertunda, serta mengetahui jenis risiko yang paling sering terjadi selama pelaksanaan proyek. Metode yang digunakan mencakup pemetaan struktur pekerjaan (Work Breakdown Structure), observasi lapangan, dan wawancara. Penilaian risiko dilakukan dengan pendekatan risk = likelihood × consequence dan divisualisasikan dalam matriks risiko. Hasilnya menunjukkan bahwa pekerjaan atap memiliki tingkat risiko keterlambatan tertinggi dengan nilai rata-rata 6,75. Dari total risiko yang teridentifikasi, risiko kategori rendah paling dominan sebanyak 96 kasus, disusul risiko sedang sebanyak 56 kasus.References
Dharma, N. K., Sudiartha, I. N., & Rinasari, N. K. (2017). Analisis risiko terhadap waktu, biaya, dan mutu pada proyek konstruksi. Jurnal Spektran, 5(2), 81–88.
Ekawati, R., Sugiharto, & Setiawan, B. (2015). Analisis risiko keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi bangunan gedung. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 17(2), 107–116.
Ismael, H. A. (2013). Analysis of delay causes in construction projects: Case study of Baghdad construction projects. Journal of Engineering, 19(3), 1–12.
Nurdiani, A. (2011). Arsitektur rumah tinggal tradisional: Studi makna dan nilai budaya pada rumah Banjar di Kalimantan Selatan. Bandung: ITB Press.
Oyewobi, L. O., Windapo, A. O., Rotimi, J. O. B., & Jimoh, R. A. (2013). Analysis of risks in the Nigerian construction industry using Buertey's matrix. Journal of Construction in Developing Countries, 18(2), 15–35.
Proboyo, A. A. (1999). Keterlambatan proyek konstruksi dan dampaknya terhadap biaya proyek. Jurnal Dimensi Teknik Sipil, 1(2), 90–96.
Putri, D. A., Nugraha, A. S., & Wibowo, M. A. (2016). Identifikasi risiko dan pengendalian risiko pada proyek konstruksi dengan metode risk breakdown structure. Jurnal Teknik ITS, 5(2), 246–250.
Retnowati, A. (2017). Manajemen risiko proyek konstruksi dengan menggunakan metode FMEA. Jurnal Rekayasa Sipil, 13(1), 30–38.
Rosanti, N. M. D., Susila, I. G. P. N., & Saraswati, N. L. P. (2016). Implementasi manajemen proyek dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Jurnal Spektran, 4(3), 125–132.
Yuliana, N. (2017). Manajemen risiko proyek: Pendekatan identifikasi dan mitigasi. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Press.