PERHITUNGAN OVERBURDEN DAN CADANGAN BATUBARA PADA PIT DI AREA B III-S WARUTE SOUTH DI PKP2B PT. ANTANG GUNUNG MERATUS KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v8i1.3975Keywords:
Batubara, Cadangan, cross section, metode penampangAbstract
Sesuai dengan berkembangnya kemajuan teknologi khususnya dibidang pertambangan, dewasa ini semakin banyak program berbasis komputerisasi yang dapat mempermudah pengerjaan permodelan serta perhitungan cadangan dan berbagai jenis desain penambangan. Program-program tersebut diciptakan untuk menunjang pekerjaan dengan basis kerja yang tidak berubah dari konsep dasar dan filosofi perhitungannya. Penelitian dilakukan pada pit di area B III-S Warute South Di PKP2B PT. Antang Gunung Meratus Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Perhitungan overburden dan cadangan batubara dilakukan dengan menggunakan metode cross section dengan sistem komputerisasi pada perangkat lunak AutoCAD 2007 dan minescape 4.1.1.9. Perhitungan overburden dan cadangan batubara seam utama yaitu seam M4. Seam M4 menunjukkan ketebalan batubara yang bervariatif, struktur lapisan yang bergelombang dan mengalami percabangan (split). Kemiringan batubara pada daerah penelitian secara umum relatif curam, yaitu berada pada kisaran 380 – 420dengan arah strike N2000E – N2100E. Hasil perhitungan overburden dan batubara menggunakan metode cross section adalah : volume overburden sebesar 1339886,283 BCM dan cadangan sebesar 459678,6117 MT sehingga diperoleh nilai Stripping Ratio 2,97
References
Aladin, A., 2011,Sumberdaya Alam Batubara, Lubuk Agung, Bandung. Hal.1, 4-5.
Balfas, M. D., 2014, Geologi Untuk Pertambangan Umum, CV. Graha Ilmu, Bogor. Hal. 136-137, 226, 233-235, 239, 242.
Hartman, H. L., & Mutmansky, J. M., 2002, Introductory Mining Engineering Second Edition, John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey. Hal. 158-160.
Hustrulid, W., Kuchta, M., & Martin, R.,2013. Open Pit Mine Planning & Design, Volume 1 – Fundamentals 3rd Edition, CRC Press/Balkema, Rotterdam, Brookfield. Hal. 219, 222, 372, 390.
Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral, 2009, Undang-Undang Pertambangan Mineral Dan Batubara, Fukusindo, Mandiri, Bandung. Hal. 2-3, 6.
Minerals Council of Australia, 1996, Australian Code For Reporting Of Identified Mineral Resources and Ore Reserves,Australian Institute of Geoscientist, Australia. Hal. 3 & 9 Noor, D., 2011, Geologi Untuk Perencanaan, CV. GrahaIlmu, Bogor. Hal. 117-118.
Standar Nasional Indonesia, 2011, Pedoman Pelaporan, Sumberdaya, dan Cadangan Batubara, Badan Standardisasi Nasional, Indonesia. Hal. 1-3.
Sulistyana, W., 2015,Perencanaan Tambang Edisi Keenam, Infonet Media, Jogjakarta. Hal. 7-8,26, 22-23, 42-47, 53-54, 59-61, 64.
Tobing, R. L.,2007, Kajian Awal Sumberdaya Batubara dan Nisbah Pengupasan (Stripping Ratio) di Pulau Nias Provinsi Sumatera Utara, Pusat Sumberdaya Geologi, Volume 2 No.3. Hal. 8
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).