Evaluasi Produktivitas Unit Crushing Plant Serta Faktor Yang Berpengaruh Pada Coal Processing Plant Di PT. MNC Infrastruktur Utama Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v7i1.2430Keywords:
Batubara, PT MNC Infrastruktur Utama, Evaluasi Crushing PlantAbstract
Pengolahan bahan galian batubara di PT. MNC Infrastruktur Utama Port Bentuas salah satunya adalah proses pereduksian ukuran butir batubara hasil dari penambangan dengan menggunakan unit peremuk batubara dan beberapa bantuan alat lainnya, setelah kita dapat mengetahui masalah yang dihadapi unit peremuk maka akan didapat cara untuk meningkatkan produktivitas unit peremuk itu sendiri. Dalam hal ini ada beberapa masalah yang dihadapi unit peremuk batubara sehingga produksi yang di inginkan tidak dapat terpenuhi. Unit peremuk juga mengalami beberapa hambatan selama proses pengolahan berlangsung seperti terjadinya gangguan teknis dan gangguan mekanis yaitu terjadinya kerusakan pada sistem kelistrikan, belt conveyor macet, motor penggerak crusher rusak. Oleh sebab itu diperlukan pengamatan dan perawatan alat secara berkala agar kerusakan fatal dapat dihindari sehingga proses pereduksian batubara tidak terganggu. Dalam pengamatan dan analisis, langkah awal yang dilakukan adalah mengetahui target produksi dari unit crushing plant yaitu sebesar 130.000 ton per bulan januari dan februari serta mengetahui produktivitas dari unit crusher yaitu 215 ton/ jam pada bulan januari serta 238 ton/jam pada bulan februari. Setelah dilakukan pengamatan di lapangan diperoleh data produksi aktual unit crusher pada bulan januari adalah 395 ton/jam dan 450 ton/jam pada bulan februari.
References
Arif, Irwandy, 2014,Batubara Indonesia.Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.
British Petroleum, Statistical Review of World Energy 67th Edition June 2018. http://bp.com Di Lihat Pada Tanggal 19 Agustus 2018
Indonesianto, Yanto. 2005,Pemindahan Tanah Mekanis. TeknikPertambangan. UPN : Yogyakarta
Langgu, Y., 2011, Optimalisasi Kerja Alat Peremuk Untuk Mencapai Target Produksi Batubara di PT. Tanjung Alam Jaya Kecamatan Pengaron Kabupaten
Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, dilihat 22 Juli 2018, https:/id.scribd.com/doc/83471619/skripsi.
Muchjidin, 2006, Pengendalian Mutu Dalam Industri batubara, ITB, Bandung.
Nugroho, W., 2016, Diktat Mata Kuliah Pengolahan Bahan Galian, Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Mulawarman, Samarinda.
Rochmanhadi, 1992, Alat-Alat Berat dan Penggunaanya,YBPPU. Jakarta.
Rostiyanti, S.F., 2008, Alat Berat Untuk Proyek Konstruksi Edisi
Kedua,Rineka Cipta, Jakarta.
Sukandarrumidi, 2009, Batubara dan Pemanfaatannya, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Swinderman PE, R Todd., Larry J Goldbeck & Andrew D Marti. (2002), The Practical Resource for Total Dust & Material Control. Illinois: Martin Engineering.
Wilopo, D., 2011, Metode Konstruksi dan Alat-alat Berat, UI-Press : Jakarta.
Yilmaz, Erol. 2014., Physicochemical Problems of Mineral Processing, Field Monitoring and Performance Evaluation Of Crushing Plant Operation. Hl.4-11.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).