ANALISIS PROBABILITAS KELONGSORAN LERENG HIGHWALL PT. INDEXIM COALINDO PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Abstract
PT. Indexim Coalindo merupakan salah satu perusahaan pertambangan Batubara yang menggunakan metode penambangan open pit , dimana dalam pelaksanaannya akan menggali permukaan tanah sehingga membentuk lereng dengan geometri tertentu. Penelitian ini dilakukan pada lereng Highwall Pit Tempudo 3 PT. Indexim Coalindo dengan tujuan untuk mengetahui nilai Faktor Keamanan dan Probabilitas Kelongsoran yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh KEPMEN ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018. Penelitian ini menggunakan metode bishop disederhanakan dengan kriteria keruntuhan generalisasi Hoek Brown untuk mendapatkan nilai Faktor Keamanan. Sedangkan untuk perhitungan Probabilitas Kelongsoran diawali dengan penentuan jenis distribusi yang digunakan melalui pengolahan uji baik suai, kemudian dengan menggunakan metode Monte-Carlo akan menghasilkan variabel acak sebanyak 1000 data pada perangkat lunak Rocscience Slide V6.0. Berdasarkan hasil analisa pada penampang A-A’ yang memiliki tinggi 190,2 meter dan sudut 24◦ diperoleh nilai Faktor Keamanan mean 1,160 dan Probabilitas Kelongsoran sebesar 6,100%. Hasil analisa tersebut menunjukkan lereng dalam keadaan tidak stabil dan tidak memenuhi kriteria yang dapat diterima oleh KEPMEN ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018 untuk lereng keseluruhan dengan keparahan longsoran menengah, sehingga perlu adanya redesain pada penampang ini yaitu dengan mengubah sudut lereng keseluruhan. Rekomendasi 1 dengan sudut lereng keseluruhan sebesar 22◦ memperoleh nilai Faktor Keamanan 1,286 dan Probabilitas Kelongsoran 1,500%. Rekomendasi 2 dengan sudut lereng keseluruhan sebesar 20◦ memperoleh nilai Faktor Keamanan 1,312 dan Probabilitas Kelongsoran 1,000%. Rekomendasi 3 dengan sudut lereng keseluruhan sebesar 18◦ memperoleh nilai Faktor Keamanan 1,419 dan Probabilitas Kelongsoran 0,000%.
References
Bieniawski, Z.T. (1989). Rock mass classification in rock engineering. In Exploration for rock engineering, proc. Of the symp, (ed. Bieniawski, Z.T) 1, p 97-106. Cape Town: Balkema
Bishop, A. W. (1955). The use of slip circles in stability analysis of slopes. Geotechnique, Vol. 5 No.1. Hal 7-17.
Hoek, E. (n.d) Partical Rock Engineering. North Vancouver, Bristish Columbia : Evert Hoek Consulting Engineer Inc.
Hoek, E. (2012). Blast Damage Factor D. Technical note for RocNews.
Hoek, E., Marinos, P. (2000). The Geological Strength Index: A Geologically Friendly Tool For Rock Mass Strength Estimation.
Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 Tentang “Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik”
Putra, M. T (2020). Evaluasi Geometri Lereng Akhir Penambangan Pit Roto Middle PT. Bukit Makmur Mandiri Utama Jobsite Kideco Jaya Agung, Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Fakultas Teknologi Mineral. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”. Yogyakarta.
Sundari, W. (2024) Analisis Kestabilan Lereng di Kelurahan Oebufu Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Jurnal Teknologi Vol.18 No.1 Edisi Mei 2024.
Sundari, W., Krisnasiwi, Ika F., Banunaek F. (2024). Probabilitas Kelongsoran Geometri Lereng Highwall Di PT. Mahakam Prima Akbar Sejati Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Teknologi Vol.18 No.1.
Supanti, S. T (2016). Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode Probabilistik untuk Optimasi Produksi Pit Melawan Panel 4 PT. Kaltim Prima Coal, Kalimantan Timur. Fakultas Teknik. Universitas Gadjah Mada. Jogjakarta.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtm.v13i2.23729
Refbacks
- There are currently no refbacks.
View My Stats





