STUDI PERBANDINGAN PENGGUNAAN TAWAS (Al2(SO4)3) DAN KAPUR PADAM (Ca(OH)2) PADA PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG DI PT KALTIM DIAMOND COAL KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v4i1.1421Abstract
Kegiatan penambangan batubara dapat menimbulkan air asam tambang (AAT) atau Acid Mine Drainage baik tambang terbuka maupun tambang dalam, Unit pengolahan batubara serta timbunan batuan buangan (Overburden). Potensi air asam tambang harus diketahui agar langkah-langkah pencegahan dan pengendaliannya dapat dilakukan sehingga timbulnya permasalahan terhadap lingkungan dapat diatasi serta tidak menjadi persoalan dikemudian hari, baik tambang tersebut masih aktif ataupun setelah tambang tersebut tidak beroperasi lagi. Masalah lingkungan yang terjadi yaitu pH rendah, TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid) yang dibahas pada penelitian ini kadar pH, TSS, TDS tidak sesuai dengan baku mutu air limbah.Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode titrasi, dimana koagulan yang digunakan adalah tawas (Al2(So4)3) dan kapur padam (Ca(OH)2). Dari hasil penelitian ini, didapatkan dosis optimum untuk penurunan pH dengan menggunakan tawas (Al2(SO4)3) adalah 0,010 g/L sedangkan kapur padam (Ca(OH)2) adalah 0,014 g/L. Penurunan kadar TSS yang paling efektif adalah dengan menggunakan kapur padam (Ca(OH)2) yaitu sebesar 14 mg/L.Downloads
Published
2016-12-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).