HIDROGEOLOGI PRA PENAMBANGAN BATUBARA BLOK 28, 29, 30 PT. TRUBAINDO COAL MINING, KECAMATAN DAMAI, KABUPATEN KUTAI BARAT, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Authors

  • Gampang Toha Mulawarman University image/svg+xml
  • Shalaho Dina Devy Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/jtm.v5i2.1396

Keywords:

Airtanah, Hidrologi, Hidrogeologi Abstract

Abstract

Airtanah merupakan sumberdaya alam yang sangat penting bagi manusia. Semua orang tahu, bahwa tanpa air maka tidak akan ada kehidupan. Pada dasarnya, selain pertambangan batubara memberikan manfaat ekonomi langsung, tidak dipungkiri pertambangan juga berpotensi menyebabkan gangguan lingkungan, termasuk fungsi lahan dan hutan. Oleh karena itu, untuk dapat mengetahui dan memahami kondisi hidrogeologi pra penambangan batubara blok 28, 29, 30 PT. Trubaindo Coal Mining, kecamatan Damai, kabupaten Kutai Barat, provinsi Kalimantan Timur, maka dilakukan analisis hidrologi dan hidrogeologi. Hasil analisis hidrologi daerah penelitian dengan luas daerah aliran sungai 16 km² memiliki curah hujan rata-rata tahunan 2416,5 mm/Tahun dan temperatur rata-rata tahunan 29,5 °C. Daerah penelitian mayoritas kawasan hutan memiliki nilai evapotranspirasi 1146,6 mm/Tahun dengan air limpasan 369,6 mm/Tahun serta imbuhan 900,3 mm/Tahun. Selain itu, hasil analisis hidrogeologi didapatkan jenis akuifer bocor dan akuifer tertekan serta interaksi airtanah sebagai daerah imbuhan dengan aliran yang menerima air dari zona kejenuhan.

Author Biographies

  • Gampang Toha, Mulawarman University
    Teknik Pertambangan
  • Shalaho Dina Devy, Fakultas Teknik Universitas Mulawarman
    Teknik Pertambangan

Downloads

Published

2022-03-23