Analisis Pengaruh Pertambangan Emas Tanpa Izin Berdasarkan Data Mutu Air Sungai Kahayan Pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v11i2.12916Abstract
Penelitian dilakukan pada sungai Kahayan, khususnya daerah Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Kahayan berdasarkan data mutu air Sungai Kahayan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah. Analisis menggunakan metode Indeks Pencemaran, didapatkan data mutu air selama 5 tahun terakhir dan tren menujukan penurunan dari tahun 2018 – 2021, namun mengalami kenaikan pada tahun 2022. Dinas Lingkungan Hidup dalam penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan mutu air sungai Kahayan sudah melaksanakan upaya pemantauan, dan pengelolaan mutu air dengan cukup baik. Persepsi masyarakat terkait penggunaan air sungai Kahayan berdasarkan status mutu air menunjukan bahwa masyarakat daerah pesisir sungai Kahayan sudah beralih fungsi dalam penggunaan air sungai Kahayan menjadi lebih bijak. Dengan didapat hasil 0% untuk penggunaan air minum, dan masing-masing 5% untuk penggunaan mencuci baju, piring dan memasak. Namun masih menggunakan air sungai sebagai budidaya ikan air tawar dan peternakan sebesar 39% serta transportasi air sebesar 52%.
References
Banunaek, Z. A. (2016). Pencemaran Merkuri Di Lahan Pertambangan Emas Rakyat Dan Strategi Pengendaliannya. Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh November, 1–76.
Indrianto, F. (2023). Analisis Indeks Pencemaran Air Pada Area Pertambangan Rakyat Di Sungai Takaras Kelurahan Petuk Barunai Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Journal Jtp Upr.
Pratama, B., & Pambudi, A. (2019). Implementasi Perda No. 10 Tahun 2011 Tentang Pertambangan Mineral Bukan Logam Dan Batuan Di Kabupaten Boyolali. 10, 727–737.
Susila, N. (2015). Dampak Pencemaran Air Sungai Kahayan Pada Usaha Budidaya Ikan Karamba Di Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Impact Of Water Pollution Of The Kahayan River On Cage Aquaculture In Village Pahandut Seberang, Palangka Raya City Nyata Susila. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 4(2), 71–74.
Yulis, P. A. R. (2020). Analisis Kadar Logam Merkuri (Hg) Dan (Ph) Air Sungai Kuantan Terdampak Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti). Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 2(1), 28–36. Https://Doi.Org/10.19109/Ojpk.V2i1.2167
Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 39 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi Dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah. Diperoleh 2 Oktober 2023, Dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/36367
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air Dan Pengendalian Pencemaran Air. Diperoleh 26 Agustus 2023, Dari Http: //Sda.Pu.Go.Id/Kualitasair/ Public/Dokumenku/ Lampiran%20pp%20no.%2082%20tahun%2 02001.Pdf
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Penyelenggaraan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Diperoleh 3 Mei 2023, Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Home/Details/161852/Pp-No-22-Tahun-2021
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Dan Perlindungan Lingkungan Hidup. Diperoleh Pada 3 Mei 2023, Dari Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Home/Details/38 771/Uu-No-32-Tahun-2009.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).