Studi Klasifikasi Sifat Tahan Lekang Batuserpih Formasi Balikpapan dan Formasi Pulaubalang di Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v11i1.11427Abstract
Abstrak
Batuserpih merupakan batuan sedimen yang sangat banyak di lapisan kulit bumi. Penelitian tentang batuserpih akhir – akhir ini semakin banyak dilakukan, karena banyaknya infrastruktur yang berada di atas batuserpih dengan komposisi yang rumit, bertekstur sangat halus dan sulit diamati. Batuserpih umumnya memliki daya tahan rendah, namun beberapa batuserpih memiliki daya tahan yang tinggi. Oleh sebab itu sangat diperlukan pengujian terhadap daya tahan batuserpih, salah satu metode untuk menguji ketahanan batuan adalah uji sifat tahan lekang (Id2). Pada pengujian sifat tahan lekang (Id2) batuserpih Formasi Balikpapan didapatkan 19,36% sampai 53,48%. Berdasarkan nilai tersebut maka batuserpih formasi Balikpapan memiliki ketahan sangat rendah hingga rendah. Sedangkan nilai Id² pada formasi Pulaubalang 29,15% sampai 62,48%, sehingga klasifikasi ketahanannya rendah hingga menengah.
Kata Kunci : batuserpih, sifat tahan lekang
References
Misbahudin, Sadisun, Imam Achmad. 2018. Analisis Ketahanan (Durability) Batulempung Formasi Subang Di Daerah Ujungjaya dan Sekitarnya, Kabupaten Sumedang. Jawa Barat. ISSN: 2580 0752.
Oktaviani Revia., Rahardjo Paulus P., Sadisun. 2018. The Clay Shale Durability Behavior of Jatiluhur Formation Based on Dynamic and Static Slaking Indices. ISSN: 2229 5518.
Suhendra, Feby N. 2018. Analisis Penggunaan Batu Serpih Sebagai Media Penyimpanan Panas Pada Kolektor Surya. Sambas. Universitas Muhammadiyah Metro. ISSN : 2301 6663.
Standart Nasional Indonesia (SNI) 3406: 2011. Cara uji Sifat Tahan Lekang Batu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).