Optimalisasi Isian Bahan Peledak Terhadap Jarak Lokasi Peledakan Dengan Penempatan Alat Dalam Kegiatan Peledakan Di Dekat Low Wall Pit. 9 Berdasarkan Nilai Peak Particle Velocity Pada PT. Alamjaya Bara Pratama
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v12i1.10256Abstract
Ground vibration adalah gelombang yang bergerak didalam tanah disebabkan oleh adanya sumber energi. Ground vibration pada peledakan disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya yaitu pemakaian bahan peledak yang berlebihan. Peak Particle Velocity adalah salah satu kriteria untuk menentukan tingkat getaran yang berpengaruh terhadap Low Wall pada lokasi tambang. Dari pengukuran ground vibration dari tanggal 02 – 26 september 2022 dilakukan analisis menggunakan aplikasi Blastware. Hasil analisis adalah persamaan rumus hubungan antara PPV dan scaled distance (SD) yaitu PPV = 18268,2 (SD)-1,725 dengan tingkat kepercayaan data yaitu 0,787 = 78% yang menyatakan bahwa data dapat dipercaya. Persamaan rumus hubungan antara PPV dan SD kemudian digunakan untuk menentukan isian bahan peledak maksimal dan jarak yang aman untuk kegiatan peledakan yang didasarkan standar ground vibration PT. Alamjaya Bara Pratama.
Kata Kunci: Ground Vibration, Peledakan, Peak Particle Velocity (PPV).
References
Achri, Rudani. 2014. Mekanisme Pecahnya Batuan Akibat Peledakan. http://azzuhrycorp.blogspot.com/.
Anonim, 2004, Kursus Juru Ledak Kelas II, Departemen Pertambangan dan Energi, Yogyakarta.
Bhandari, S, Engineering Rock Blasting Operations. A.A Balkema : Rotterdam.
Cahyadi, A.I, 2017, Analisis Pengaruh Getaran Tanah Akibat Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng Highwall Pit 4200 Blok 1 South Block 1 (Rml) Pt. Trubaindo Coal Mining Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur., UNMUL., Samarinda.
Domili, Harris Mohammad. (2014). Analisis Getaran Tanah Akibat Peledakan Untuk Mencapai Kondisi Aman Pada Kawasan Pemukiman Pada PT Cipta Kridatama Site MHU. Tenggarong. Universitas Kutai Kartanegara.
Fitri, Dini Annisa, dkk. 2013. “Evaluasi Perimeter Blasting Terhadap Tingkat Getaran Tanah (Ground Vibration) Pada Pre Bench Pit Air Laya Pt. Bukit Asam (Persero), Tbk”. (hlm 1-5). Sumatra Selatan: Teknik Pertambangan, Universitas Sriwijaya.
Gokhale, B.V, 2011, Rotary Drilling and Blasting in Large Surface Mines. CRC Press London. United Kingdom. Page 540-541.
Hikmah, Nur. (2015). Analisis Ground Vibration Menggunakan Pendekatan Peak Particle Velocity Pada Kegiatan Peledakan Serta Dampak Terhadap Bangunan PT. Kideco Jaya Agung Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Makasar. Universitas Veteran Republik Indonesia.
Keputusan Mentri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republic Indonesia Nomor 1872 K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik.
Maryura, Rizki, dkk. 2013. “Kajian Pengurangan Tingkat Getaran Tanah (Groud Vibration) Pada Operasi Peledakan Interburden B2-C Tambang Batubara Air Laya PT. Bukit Asam (Persero), Tbk Tanjung Enim”. (hlm 1-8). Sumatra Selatan: Teknik Pertambangan, Universitas Sriwijaya.
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup, 1996, Nomor Kep-49/MENLH/11/1996 Tentang Baku Tingkat Getaran, Sekretaris Menteri Lingkungan Hidup, Jakarta.
Keputusan Menteri Pertambangan Dan Energi Nomor: 555.K/26/M.PE/1995 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pertambangan Umum.
Koesnaryo, 1988, Bahan Peledak dan Metode Peledakan. Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, Yogyakarta.
Koesnaryo, 2001, Rancangan Peledakan Batuan, Jurusan Teknik Pertambangan UPN, Yogyakarta.
SNI 7571:2010 Baku Tingkat Getaran Peledakan Pada Kegiatan Tambang Terbuka Terhadap Bangunan.
William, H, 1999, Blasting Principles for Open Pit Mining. A.A Balkema : Rotterdam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).