POTENSI LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI AGREGAT CAMPURAN BATA BETON (PAVING BLOCK)

Dyah Wahyu Wijayanti, Muhammad Daffa Yudhitya Rizqi Ramadhan, Waryati Waryati

Abstract


Industri ban merupakan salah satu sektor yang terus berkembang di Indonesia sehingga menghasilkan limbah ban bekas dalam jumlah yang semakin meningkat. Ban bekas bersifat non-biodegradable berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola. Salah satu upaya pemanfaatan limbah tersebut adalah sebagai bahan substitusi agregat pada pembuatan bata beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis dan persentase limbah ban bekas terhadap kualitas bata beton serta menilai potensi pemanfaatannya dari aspek lingkungan dan ekonomi. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan limbah ban dalam dan ban luar dengan variasi substitusi sebesar 30%, 40%, dan 50%. Pengujian meliputi kuat tekan, daya serap air, uji kelimpahan dengan parameter timbal (Pb), serta analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan variasi limbah ban dalam sebesar 30% menghasilkan kinerja terbaik kuat tekan sebesar 1,92 MPa, daya serap air sebesar 9,86%, dan kadar Pb hasil uji leaching <0,30 mg/L sehingga masih memenuhi baku mutu yang berlaku. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa penggunaan limbah ban bekas menghasilkan biaya produksi sekitar 4% lebih rendah dibandingkan bata beton konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah ban bekas tidak hanya berpotensi mengurangi timbulan limbah dan penggunaan agregat alami, tetapi menambah nilai ekonomi melalui pemanfaatan limbah sebagai material alternatif pada produk konstruksi non-struktural.

Keywords


Agregat Kasar; Analisis Sifat Ekonomi; Bata Beton; Limbah Ban Bekas; Pemanfaatan Limbah Padat

Full Text:

PDF

References


A. Supriyanto dan Y. Y. Kristiawan, “Pemanfaatan Limbah Ban Bekas Sebagai Bahan Bakar Altenatif dengan Metode Pirolisis,” J. Tek. Atw, hal. 35–40, 2017.

S. Gumelar, “Pendayagunaan Limbah Ban Bekas Berbasis Steam Menjadi Kursi,” J. Ilm. Multidisipline, vol. 2, no. 6, hal. 603, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://doi.org/10.5281/zenodo.12198730

SNI 03 0691 1996, “Bata Beton (Paving Block),” Badan Standarisasi Nas., hal. 1–5, 1996.

T. M. Fahri, A. J. Nasution, dan R. Rahman, “Pemakaian Serbuk Ban Untuk Paving Blok Bentuk Heksagon (Segi Enam),” Pus. Stud. Pendidik. Rakyat, vol. 4, hal. 55–65, 2024.

P. Menteri, L. Hidup, D. A. N. Kehutanan, M. Lingkungan, H. Dan, dan K. Republik, “BERITA NEGARA,” no. 1214, 2021.

P. R. I. / P. R. Indonesia., “Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.,” 2021, Lembaran Negara Republik Indonesia, Jakarta.

M. Taylor dan N. Kruger, “Tyre weights an overlooked diffuse source of lead and antimony to road runoff,” Sustain., vol. 12, no. 17, 2020, doi: 10.3390/SU12176790.

A. Putra, W. E. Fitri, dan F. A. Febria, “Toxicity of Lead Metal To Health and Environment :,” J. Kesehat. Med. Saintika, vol. 14, no. 1, hal. 158–174, 2023.

G. Nugroho, A. Pujianto, dan E. Kania, “Pengaruh Subtitusi Serbuk Karet Ban Bekas Sebagai Pengganti Agregat Halus terhadap Kuat Tekan Beton,” vol. 3, no. 2, hal. 1–6, 2023.

T. Iduwin, D. D. Purnama, dan P. S. Putri, “Penggunaan Limbah Karet Ban Terhadap Kuat Tekan Dan Penyerapan Paving Block,” J. Forum Mek., vol. Vol. 12, no. No. 1, hal. P-ISSN: 2356-1491, E-ISSN: 2655-8211, 2023.

Winarto, J. Tanijaya, dan D. Sandy, “Penggunaan Crumb Rubbber Pada Pembuatan Paving Block,” Paulus Civ. Eng. J., vol. 7, no. 1, hal. 28–35, 2025.

D. Larasati, I. Iswan, dan S. Setyanto, “Uji Kuat Tekan Paving Block Menggunakan Campuran Tanah dan Kapur Dengan Alat Pemadat Modifikasi,” J. Rekayasa Sipil dan Desain, vol. 4, no. 1, hal. 11–22, 2016, doi: 10.23960/jrsdd.v4i1.342.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtlunmul.v10i1.27363

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL





Program Studi Teknik Lingkungan
Fakultas Teknik
Universitas Mulawarman
Jl. Sambaliung No 9, Kampus Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia