Analisis Sedimentologi dan Stratigrafi untuk Rekonstruksi Model Lingkungan Pengendapan pada Daerah Tenggarong Seberang
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtgeo.v0i1.27296Abstract
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merekonstruksi model lingkungan pengendapan di daerah Jongkang, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan meliputi pengukuran stratigrafi terperinci (Measured Section), analisis granulometri, dan pengamatan mikrofosil untuk menginterpretasikan karakteristik litologi, energi pengendapan, serta perubahan lingkungan dari waktu ke waktu. Hasil pengamatan lapangan pada lima titik singkapan (JGK-1 hingga JGK-5) menunjukkan variasi litologi berupa batupasir halus, batulempung, dan batugamping kristalin dengan struktur sedimen berupa laminasi sejajar, wavy lamination, serta struktur masif. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, lingkungan pengendapan diinterpretasikan berkembang dari sistem lower delta plain menuju shallow marine. Lokasi JGK-1, JGK-3, JGK-4, dan JGK-5 menunjukkan dominasi proses fluvial dengan energi rendah hingga sedang yang mencerminkan lingkungan lower delta plain, sedangkan JGK-2 memperlihatkan pengaruh laut dangkal akibat kehadiran batugamping kristalin dan struktur wavy lamination yang menandakan kondisi shoreface hingga nearshore. Secara keseluruhan, urutan stratigrafi di daerah penelitian memperlihatkan perubahan fasies dari darat ke laut, menunjukkan transisi regresif–transgresif yang umum terjadi pada sistem delta Mahakam selama Miosen Tengah–Akhir. Hasil penelitian ini memberikan gambaran evolusi sedimentasi lokal serta dapat menjadi dasar untuk interpretasi lebih lanjut terkait potensi geologi dan rekonstruksi sejarah pengendapan di Cekungan Kutai.
References
bhimantra S, Widada S, Said S. Geologi dan studi sikuen stratigrafi Formasi Balikpapan, Lapangan “Minggiran”, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Jurnal Ilmiah Geologi Pangea. 2015;2(2):68. https://id.scribd.com/document/541823316/5153-14041-1-SM
Anggayana K, Widayat H. Paleoenvironmental interpretation based on lithotype and macerals variation from Ritan’s lignite, Upper Kutai Basin, East Kalimantan. Procedia Earth and Planetary Science. 2013;6:155–162. https://doi.org/10.1016/j.proeps.2013.01.022
Boggs S. Principles of Sedimentology and Stratigraphy. 4th ed. New Jersey: Pearson Prentice Hall; 2006.
Darlan Y, Kamiludin U. Analisis sedimen dan perubahan kondisi lingkungan: Daerah kasus Delta Mahakam, Kalimantan Timur. Jurnal Geologi Kelautan. 2009;7(1):25–35. http://dx.doi.org/10.32693/jgk.7.1.2009.167
Moss SJ, Chambers JA. Tertiary Facies Architecture in the Kutai Basin, East Kalimantan. Proceedings Indonesian Petroleum Association. 1999;28(1):231–248.
Nichols G. Sedimentology and Stratigraphy. 2nd ed. Oxford: Wiley-Blackwell; 2009.
Pieters PE, Supriatna S, Sanyoto P, Supandjono JBR. Geological Map of the Balikpapan Quadrangle, Kalimantan. Geological Research and Development Centre; 1993.
Reading HG, editor. Sedimentary Environments: Processes, Facies and Stratigraphy. 3rd ed. Oxford: Blackwell Science Ltd; 1996.
Reineck HE, Singh IB. Depositional Sedimentary Environments: With Reference to Terrigenous Clastics. 2nd ed. Berlin: Springer-Verlag; 1980.
Rohmana RC, Fardiansyah I, Taufani L, Harishidayat D. Depositional Processes and Facies Architecture of Balikpapan Sandstone Formation: Application of 3D Digital Outcrop Model (DOM) to Identify Reservoir Geometry and Distribution in Deltaic System. Scientific Contributions Oil and Gas. 2019;42(1):35–42. https://doi.org/10.29017/SCOG.42.1.379
Rohmana RC, Fardiansyah I, Taufani L, Harishidayat D, dkk. Analisis Sedimentologi dan Stratigrafi untuk Rekonstruksi Model Lingkungan Pengendapan: Mengungkap Proses Pembentukan Formasi Tapak, Sub-Cekungan Banyumas. Jurnal Geosains dan Teknologi. 2019;2(3).
Satyana AH. Delta Mahakam: Progradation History and Stratigraphic Development in Kutai Basin, East Kalimantan. Proceedings Indonesian Petroleum Association. 2007;31(1):345–359.
Van Bemmelen RW. The Geology of Indonesia. Vol. IA. The Hague: Government Printing Office; 1949.
Wiweko A, Giriansyah B. Sedimentary Facies of the Mahakam Delta: Comparison Between the Modern and the Miocene. Berita Sedimentologi. 1999;12(1):265. https://doi.org/10.51835/bsed.1999.12.1.265
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice

Authors who publish in Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).