Analisis Kerentanan Longsor dan Perencanaan Mitigasi Geoteknik pada Akses Jalan Jalan Merdeka - Damai, Samarinda, Kalimantan Timur.
Abstract
Kawasan akses Jalan Merdeka–Damai, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, merupakan daerah dengan tingkat kejadian longsor yang tinggi akibat kondisi morfologi berupa lereng curam, litologi dominan batulempung, serta perubahan tutupan lahan yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kerentanan longsor dan merumuskan strategi mitigasi geoteknik yang efektif dan berbasis prioritas risiko. Analisis kerentanan dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) berbasis Sistem Informasi Geografis dengan mempertimbangkan parameter kemiringan lereng, tutupan lahan, litologi, dan curah hujan. Selanjutnya, empat lokasi kritis dianalisis lebih rinci melalui pemodelan stabilitas lereng menggunakan perangkat lunak Slide untuk memperoleh nilai Factor of Safety (FK) dan karakteristik bidang longsor. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar area penelitian berada pada kelas rawan hingga sangat rawan longsor, dengan nilai FK awal < 1 yang mengindikasikan kondisi lereng tidak stabil. Berdasarkan karakteristik geoteknik dan hasil simulasi, dirancang beberapa alternatif mitigasi teknis berupa kombinasi soil nailing, retaining wall, wiremesh, dan shotcrete yang disesuaikan dengan kondisi tiap lokasi. Penerapan skenario mitigasi menunjukkan peningkatan kestabilan lereng yang signifikan, dengan nilai FK pasca-mitigasi melebihi 1,3. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan integratif antara analisis kerentanan dan pemodelan geoteknik mampu menghasilkan rekomendasi mitigasi yang aplikatif, serta dapat menjadi dasar perencanaan infrastruktur jalan yang lebih aman dan berkelanjutan di wilayah perkotaan rawan longsor.
Full Text:
PDFReferences
Atkinson, J. (2007). The mechanics of soils and foundations. CRC Press.
Amin Syam, M., & Putri, R. I. (2022). Identifikasi bidang gelincir longsor menggunakan metode geolistrik resistivitas. Jurnal Teknik Geologi.
Amin Syam, M., Umar, H., & Heriyanto. (2020). Analisis kekuatan massa batuan menggunakan kriteria Hoek-Brown pada batugamping. Jurnal Teknik Geologi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2012). Pedoman umum pengkajian risiko bencana. BNPB.
Budianta, W. (2020). Pemetaan kawasan rawan tanah longsor dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UGM.
Craig, R. F. (2004). Craig’s soil mechanics. Spon Press.
Cruden, D. M., & Varnes, D. J. (1996). Landslide types and processes. In Landslides: Investigation and Mitigation. National Research Council.
Das, B. M., & Sobhan, K. (2018). Principles of geotechnical engineering. Cengage Learning.
Hardiyatmo, H. C. (2010). Mekanika tanah I. Gadjah Mada University Press.
Hidayat, R., & Wibowo, A. (2019). Perencanaan dinding penahan tanah pada lereng rawan longsor. Jurnal Rekayasa Sipil Universitas Brawijaya.
Highland, L. M., & Bobrowsky, P. (2008). The landslide handbook: A guide to understanding landslides. U.S. Geological Survey.
Hungr, O., Leroueil, S., & Picarelli, L. (2014). Landslide classification. Engineering Geology.
Ifnie, S., et al. (2022). Korelasi UCS dan Point Load Index batupasir–batulempung Formasi Pulau Balang, Kalimantan Timur.
Isneni, A. N., Putranto, T. T., & Trisnawati, D. (2020). Analisis kerawanan longsor berbasis AHP dan SIG. Jurnal Geosains Indonesia.
Kurniawan, H., & Setiawan, B. (2020). Stabilisasi lereng menggunakan wiremesh dan rock bolt. Jurnal Teknik Sipil ITS.
Pratama, D., et al. (2021). Penggunaan shotcrete pada stabilisasi lereng tebing jalan. Jurnal Geoteknik Indonesia.
Raharjo, T., & Fitria, D. (2019). Pemodelan kerentanan longsor berbasis AHP dan GIS. Jurnal Geografi Indonesia.
Satyana, A. H., Nugroho, D., & Surantoko. (1999). Tectonic controls on hydrocarbon habitat of the Kutai Basin, East Kalimantan. Proceedings of the Indonesian Petroleum Association, 27th Annual Convention.
Silalahi, A. B., Trides, T., Nugroho, W., Oktaviani, R., & Pontus, A. J. (2023). Korelasi UCS dan Point Load Index batupasir–batulempung Formasi Pulau Balang.
Sutikno, S., et al. (2020). Analisis stabilitas lereng dengan perkuatan soil nailing pada tanah lempung. Jurnal Teknik Sipil UNDIP.
Umar, H., Heriyanto, H., & Putri, R. I. (2021). Analisis bahaya longsor menggunakan metode AHP berbasis SIG di Kutai Kartanegara. Jurnal Teknik Geologi.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtgeo.v0i1.26701
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
