Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Sifat Fisik Batuan, Metode RMR, dan Perancangan Lereng Stabil dengan Perangkat Lunak Slide pada Singkapan Ringroad, Samarinda
Abstract
Singkapan yang terletak di kawasan Ring Road dekat Sekolah Menengah Pertama Granada, Samarinda, diidentifikasi sebagai zona yang berpotensi rawan longsor akibat kemiringan lereng alami yang curam serta adanya aktivitas penggalian manual yang masih berlangsung. Beberapa kejadian runtuhan batu telah terjadi, yang menunjukkan kondisi ketidakstabilan lereng dan berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat sekitar serta infrastruktur di sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik geoteknik dan kondisi kestabilan lereng di daerah tersebut. Investigasi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kualitas massa batuan, jarak antar diskontinuitas, serta orientasinya, yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel batuan untuk pengujian di laboratorium. Sifat fisik dan mekanik sampel batuan ditentukan melalui pengujian Batas Atterberg dan Point Load Index (PLI). Sistem Rock Mass Rating (RMR) digunakan untuk mengklasifikasikan kondisi massa batuan, sedangkan analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan metode Bishop pada perangkat lunak Slide. Nilai Faktor Keamanan (Safety Factor/FoS) yang diperoleh dari hasil analisis menunjukkan tingkat kestabilan yang bervariasi pada setiap kondisi lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa bagian lereng berada dalam kondisi stabil marginal dan berpotensi mengalami kegagalan, terutama di bawah pengaruh eksternal seperti curah hujan atau aktivitas penggalian yang terus berlangsung. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan serta pengelolaan lereng yang tepat guna memitigasi bahaya longsor di kawasan Ring Road.
Full Text:
PDFReferences
Andika, B. (2020). Studi sifat fisik dan sifat mekanik untuk mengetahui karakteristik batupasir Formasi Balikpapan pada lereng penambangan batupasir Samarinda [Undergraduate thesis, Universitas Mulawarman]. Universitas Mulawarman Repository.
ASTM International. (2000). Standard test methods for small clear specimens of timber (ASTM D143). ASTM International.
Darwis. (2018). Dasar-dasar mekanika tanah. Pena Indis.
Das, B. M. (2013). Principles of geotechnical engineering (8th ed.). Cengage Learning.
Dias, E. N. (2021). Analisis sifat fisik batuan terhadap uji kuat tekan uniaksial dalam rekayasa kemantapan lereng [Undergraduate thesis, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya]. ITATS Repository.
Nata, R. A. (2020). Block Punch Index (BPI) dan Point Load Index (PLI) untuk memprediksi nilai kuat tekan batuan penyusun lereng tambang guna mencegah longsoran di CV. Bara Mitra Kencana, Sawahlunto [Undergraduate thesis, STTIND Padang].
Nugroho, D., & Hidayat, S. (2022). Analisis kestabilan lereng mine highwall dengan metode Bishop dan software Slide pada area penambangan batubara di Pit 2A Barat PT. Fontana Resources Indonesia, Kalimantan Tengah. Jurnal Sains Teknologi ISTP, 4(1), 22–30. https://ejurnal.istp.ac.id/index.php/jsti/article/view/9
Nuraini, R., Suyanto, E., & Rahman, A. (2020). Penerapan sistem klasifikasi RMR untuk analisis stabilitas terowongan. Jurnal Geoteknik Indonesia, 9(1), 45–58.
Perdana, I. G. Y. (2021). Penentuan parameter kekuatan geser tanah dengan uji penetrasi standar dan batas Atterberg dengan uji triaxial di Boyolali [Undergraduate thesis, Universitas Sebelas Maret]. Universitas Sebelas Maret Repository.
Pratama, I., & Wulandari, R. (2023). Analisis kestabilan lereng dengan metode Rock Mass Rating pada tambang batubara di Kutai Barat. Jurnal Teknik, 15(2), 67–75. https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/article/view/19789
Rahmawati, D., & Sugianto, A. (2021). Pengaruh sifat fisik batuan terhadap nilai RMR dan kestabilan lereng di tambang terbuka Kalimantan Timur. Jurnal Geoteknik Tambang Indonesia, 9(2), 85–96.
Ridwan, M., Wibowo, D., & Kurniawan, R. (2022). Analisis kestabilan lereng dengan klasifikasi RMR dan SMR pada Formasi Balikpapan dan Pulau Balang di Samarinda. Jurnal Teknologi Mineral, 8(1), 22–33.
Rosari, A. A. (2017). Analisis sifat fisik dan sifat mekanik batuan karst Maros [Undergraduate thesis, Universitas Negeri Makassar].
Siswanto. (2019). Perbandingan klasifikasi massa batuan kuantitatif: Q, RMR, dan RMi [Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro].
Syam, M. A., Wibowo, D., & Rahman, F. (2020). Analisis kestabilan lereng berbasis klasifikasi massa batuan dan pemodelan numerik di wilayah tambang Kalimantan Timur. Jurnal Teknologi Mineral, 8(2), 75–84.
Syam, M. A., & Kurniawan, R. (2019). Evaluasi geoteknik lereng tambang menggunakan metode RMR dan analisis faktor keamanan. Jurnal Geosains Mulawarman, 6(1), 33–42.
Wibowo, S. (2018). Kajian kestabilan lereng batuan menggunakan klasifikasi massa batuan dan metode numerik [Master’s thesis, Universitas Padjadjaran]. Universitas Padjadjaran Repository.
Wulandari, A. (2018). Pengaruh nilai RQD terhadap kestabilan massa batuan pada perencanaan struktur bawah tanah. Jurnal Teknik Geologi, 14(2), 101–115.
Wulandari, R., & Susanto, A. (2021). Analisis kestabilan lereng menggunakan metode Rock Mass Rating dan Slope Mass Rating pada tambang batupasir di Samarinda Seberang. Jurnal Teknologi Mineral, 9(1), 45–53. https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/TM/article/view/1419
Zakri, R. S. (2020). Hubungan kuat tekan uniaksial dan kuat tarik tidak langsung pada batuan sedimen. Jurnal Bina Tambang, 5(3), 59–70.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtgeo.v0i1.26678
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
