Analisis Stabilitas Lereng dan Penanganan Longsor pada Desa Gurimbang Kabupaten Berau Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtgeo.v8i2.23075Abstract
Jalan poros utama di Desa Gurimbang yang menghubungkan Desa Gurimbang, Sukan Tengah, dan Tanjung Perangat mengalami longsor, mengakibatkan terganggunya akses transportasi darat dan berpotensi menghambat pasokan air bersih karena lokasi longsor berdekatan dengan intake Perumda Tirta Segah Unit Gurimbang. Diperlukan analisis geoteknik untuk menilai stabilitas lereng dan merancang perkuatan yang efektif. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini untuk menganalisis penanganan longsor menggunakan perkuatan sheet pile dan dinding kantilever, mencakup stabilitas terhadap geser, guling, daya dukung tanah, serta stabilitas global. Tekanan tanah dihitung menggunakan teori Rankine, dengan analisis kapasitas dukung berdasarkan metode U.S. Army Corps untuk sheet pile dan teori Meyerhof serta Hansen untuk dinding kantilever. Analisis dilakukan pada empat model kondisi lereng, yaitu sebelum dan sesudah longsor dengan dua variasi muka air tanah (aktual dan penurunan 3 m), menggunakan metode Bishop dan Finite Element Method (FEM). Hasil menunjukkan faktor keamanan (SF) metode Bishop berturut-turut 1,411; 1,453; 1,517; dan 1,517, sedangkan metode FEM menghasilkan 1,408; 1,430; 1,509; dan 1,511. Karena SF < 1,5, lereng dinyatakan tidak stabil dan memerlukan perkuatan sepanjang 35 m. Analisis perkuatan menunjukkan sheet pile memiliki stabilitas geser 17,502; guling 5,29; daya dukung 5,269; dan SF global 1,568–1,534, sedangkan dinding kantilever menghasilkan 3,595; 4,268; 19,366; dan SF global 1,569–1,529. Perbandingan RAB menunjukkan biaya sheet pile Rp740.150.000,00 dan kantilever Rp604.442.285,33. Dengan demikian, perkuatan dinding kantilever dinilai lebih ekonomis dan menjadi solusi alternatif untuk penanganan longsor di lokasi tersebut.Downloads
Published
2026-02-05
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice

Authors who publish in Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).