ANALISIS ISU LINGKUNGAN PRIORITAS PADA MASALAH KEBENCANAAN KOTA SAMARINDA TAHUN 2024

Fahrizal Adnan, Heru Prasetyo Adji Winata, Searphin Nugroho, Febrina Zulya, Rahmahtriananda Faradilla

Abstract


Bencana merupakan suatu peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur dari tahun 2008 – 2022 persentase bencana terbesar yang terjadi di Kota Samarinda yaitu terjadi pada tanah longsor sebesar 44%, kebakarn hutan dan lahan 27%, dan banjir 25%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui masalah kebencanaan yang terjadi di Kota Samarinda dan upaya perbaikan berkelanjutan dari kebencanaan yang terjadi di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode DPSIR (Driving Forces, Pressure, State, Impact, dan Response) dimana dalam pengambilan sampel di lapangan berupa wawanacara menggunakan teknik pengambilan sampel tujuan tertentu (purposive sampling). Berdasarkan hasil analisis kebencanaan dengan metode Driving Force, Pressure, State, Impact, dan Response (DPSIR), didapatkan hasil untuk faktor pemicu (driving force) pada Kota Samarinda meliputi pertumbuhan jumlah penduduk, kondisi geologi dan geomorfologis, kondisi topografi dan kemiringan lereng. Hal ini dipengaruhi oleh tekanan (pressure) berupa adanya pembukaan lahan, dan aktivitas penambangan. Adanya pressure, menyebabkan kondisi saat ini (state) pada lingkungan meliputi luas wilayah potensi risiko bencana banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan dan lahan di kota Samarinada, serta kasus kebencanaan kota di Samarinda tahun 2023. dampak (impact) yang dihasilkan berupa munculnya potensi kerugian bencana di kota samarinda, dan munculnya lahan kritis. Upaya (response) yang diberikan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu pemerintah kota Samarinda membuat kebijakan administratif dan kebijakan teknis guna mencegah terjadinya bencana seperti penguatan kapasitas kelembagaan penanggulangan bencana, pembentukan kelurahan tangguh bencana (katana), sosialisas dan peningkatan masyakat penanganan bencana, dan pembuatan masterplan drainase.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Published by:

Fakultas Teknik

Universitas Mulawarman

Jalan Sambaliung No. 9 Sempaja Selatan

Kec. Sempaja, Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Kode Post. 75117