BIOSTEV: PEMANFAATAN AMPAS TEBU MENJADI BIOFERTILIZER, BIOETANOL, BIOGAS DENGAN METODE FERMENTASI PORTABLE MENUJU SUSTAINABLE ENERGY
Abstract
Bioenergi sebagai salah satu modal dalam pengembangan energi ramah berkelanjutan. Prosesnya mampu dihasilkan dari biomassa ampas tebu yang diolah melalui mekanisme fermentasi. Potensi ampas tebu trennya stabil meningkat. Potensi pemanfaatan ampas tebu sebagai bioenergi di Indonesia masih sangat besar. Diperkirakan, ampas tebu dapat menghasilkan energi setara dengan 5 juta ton batu bara per tahun. Hal ini dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produk energi terbarukan dari ampas tebu menggunakan metode fermentasi portable energi berkelanjutan. Pengujian ini memproduksi bioetanol dengan mengolah ampas tebu yang kaya selulosa sebagai substrat utama, dengan melakukan variasi waktu fermentasi. Proses utamanya adalah hidrolisis dengan menggunakan teknik penambahan cairan asam sulfat (H2SO4) 1% dan fermentasi dengan memanfaatkan Saccharomyces cerevisiae 8%. Adapun variabel yang digunakan adalah lama waktu fermentasi 7 dan 14 hari. Hasil penelitian didapatkan perolehan biofertilizer terbaik sebanyak 250 mL, dengan kadar unsur NPK 0.47%, 0.13%, dan 0.27%, serta pH sebesar 6.3 dengan waktu fermentasi selama 14 hari. Adapun perolehan bioetanol terbaik sebanyak 250 ml dengan kadar etanol sebesar 22%.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
Published by:
Fakultas Teknik
Universitas Mulawarman
Jalan Sambaliung No. 9 Sempaja Selatan
Kec. Sempaja, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Kode Post. 75117