Karakteristik Batuan Beku Berdasarkan Petrografi dan Geokimia di Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah
Abstract
ABSTRAK
Kecamatan Sojol Utara merupakan daerah yang berada pada bagian leher Sulawesi dan termasuk kedalam Mandala Barat Sulawesi yang didominasi oleh batuan gunungapi dan batuan plutonik. Penelitian petrografi dan geokimia di Kecamatan Sojol Utara belum pernah dilakukan sehingga kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik batuan beku, sebaran, posisi tektonik, dan genesa batuan beku. Metode penelitian mencakup pengambilan sampel acak di lapangan serta analisis petrografi dan geokimia menggunakan X-Ray Flourescence (XRF). Kelompok batuan yang ditemukan terdiri dari tonalit dan granodiorit yang merupakan batuan beku plutonik yang bersifat menengah hingga asam. Secara fisik, batuan beku tersebut menunjukkan struktur masif dan xenolit, tekstur holokristalin, faneritik, dengan bentuk kristal euhedral-subhedral, dan relasi termasuk inequigranular (porfiritik) serta equigranular. Jenis batuan dapat dibedakan berdasarkan persentase komposisi mineral kuarsa, alkali feldspar, dan plagioklas serta komposisi geokimia (SiO2 dengan total alkali (Na2O+K2O)). Analisis geokimia batuan menunjukkan terjadinya proses diferensiasi magma dengan adanya peningkatan SiO2 dan penurunan beberapa unsur mayor lainnya, kecenderungan sifat magnesian dengan indeks saturasi alkali tergolong metaluminus, jenis dan afinitas magma adalah kalk-alkalin serta shosonit. Berasoasi dengan zona subduksi dengan sumber peleburan batuan seluruhnya berasal dari high – K mafic rock dengan perkiraan kedalaman peleburan antara 198 km hingga 220 km.
Kata Kunci: Batuan beku Sojol Utara, geokimia, magma, petrografi, subduksi
ABSTRACT
North Sojol district is an area located in the neck of Sulawesi and included in the Western Mandala of Sulawesi which is dominated by volcanic rocks and plutonic rocks. Petrographic and geochemical research in North Sojol district has never been conducted so this activity is intended to determine the characteristics of igneous rocks, distribution, tectonic position, and igneous rock genesis. The research method includes random sampling in the field and petrographic and geochemical analysis using X-Ray Flourescence (XRF). The rock groups found consist of tonalite and granodiorite, which are plutonic igneous rocks that are intermediate to acidic in nature. Physically, the igneous rocks show massif and xenolith structures, holocrystalline textures, faneritic, with euhedral-subhedral crystal shapes, and relations including inequigranular (porphyritic) and equigranular. Rock types can be differentiated based on the percentage mineral composition of quartz, alkali feldspar and plagioclase and geochemical composition (SiO2 with total alkali (Na2O+K2O)). Geochemical analysis of rocks shows the occurrence of magma differentiation process with an increase in SiO2 and a decrease in several other major elements, the tendency of magnesian properties with alkali saturation index classified as metalluminous, the type and affinity of magma is calc-alkaline and shosonite. Associated with a subduction zone with source rock melting entirely from high-K mafic rock with an estimated melting depth between 198 km and 220 km.
Keyword: Northern Sojol igneous rocks, geochemistry, magma, petrography, subduction
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
Published by:
Fakultas Teknik
Universitas Mulawarman
Jalan Sambaliung No. 9 Sempaja Selatan
Kec. Sempaja, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Kode Post. 75117