Kesepian ditinjau dari Perilaku Agresi Pada Lingkungan Pembina Khusus Anak Kota Medan

Authors

  • Robinson Robinson Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia
  • Ledy Diana Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia
  • Kristina Zebua Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia
  • Mariance Br Damanik Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia
  • Hana Grace Sifra Hasibuan Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia
  • Sri Hartini Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikostudia.v9i3.4619

Keywords:

Loneliness Agresion

Abstract

Kesepian merupakan hal yang dialami setiap orang, salah satu penyebab terjadinya adalah adanya tekanan yang dialami membuat orang tersebut takut akan hubungan yang seharusnya dimiliki. Tekanan tersebut berbentuk agresi yaitu tindakan kekerasan atau penolakan yang menunjukan pada diri individu atau kelompok lain. Hubungan dari perilaku agresi dan kesepian merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini digunakan adalah metode kuantitatif korelasional yang mana subjek penelitian sebanyak 100 anak yang berada di bawah pengawasan Lingkungan Pembinaan Khusus Anak di kota Medan. Metode pengumpulan data mengunakan skala Kesepian dan skala agresi dengan metode Likert, dengan pengujian SPSS 23.  Setelah uji coba ditemukan hasil hubungan yang positif antara agresi dengan kesepian (r= 0,697; p=,000).

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Baron, R.A. & Byrne, D. (2003). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Cacioppo, J. T., & Brentson, G. G. (2005). Social Neuroscience. Psychology Press. (online:Https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=PqNs1L1SwPMC&oi=fnd&pg=PR9&dq=Cacioppo,+J.T.+%26+Gary+G+Berntson.+2005.+Social+Neuroscience.&ots=YUCNX8IL5N&sig=9zkCMfPC2zZjp9kFPapOb4b4qPY&redir_esc=y#v=onepage&q=Cacioppo%2C J.T. %26)

Chen, X., He, Y., Oliveira, A. M. De, Coco, A. Lo, Zappulla, C., Kaspar, V., Schneider, B., Valdivia, I. A., Tse, H. C.-H., & DeSouza, A. (2004). Loneliness and social adaptation in Brazilian, Canadian, Chinese and Italian children: a multi-national comparative study. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 45(8), 1373–1384.

Dayakisni, Tri & Hudaniah. (2009). Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.

Garvin. (2019). Hubungan Antara Kesepian Dengan Problematic Internet Use Pada Remaja. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 8(1), 15–19. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/PSIKO/article/view/2384/pdf

Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi Anak: Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT. BPK Gunung Mulia.

Hidayati, D. S. (2015). Self Compassiondan Loneliness. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 3 No. 1. Diunduh pada 4 April 2017, dari http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/viewFile/2136/2284.

Hurlock, E. B. (2003). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Jahja, Y. (2011). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Krahe, B. (2001). The Sosical Psychology of Aggression. diakses pada 10 November 2016, dari darihttp://bookzz.org/dl/1202845/92f526.

Prinstein, M. J., Boergers, J., & Vernberg, E. M. (2001). Overt and Relational Aggression in Adolescents: Social–Psychological Adjustment of Aggressors and Victims. Journal of Clinical Child Psychology, 30(4), 479–491.

Priyatno, D. (2011). Buku Saku Analisis Statistik Data SPSS ; Kecil Tapi Praktis. Mediakom.

Robert A. Baron, & Byrne, D. R. (2003). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J. W. (2003). Life-Span Development. Jakarta Erlangga.

Savitri, R. A., & Rahmahana, R. S. (2009). Kesepian Ditinjau Dari Kualitas Komunikasi Pada Remaja Dengan Orangtua Tunggal. Jurnal Universitas Islam Indonesia PSIKOLOGIKA, 14(1). https://journal.uii.ac.id/Psikologika/article/view/4131/3680

Shute, R. H., & Walsh, C. (2005). Adolescents with Chronic Illnesses: School Absenteeism, Perceived Peer Aggression, and Loneliness. The Scientific World Journal, 5, 535–544. http://downloads.hindawi.com/journals/tswj/2005/206319.pdf.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Teguh, M., & Maria, A. (2020). Perilaku Agresi Ditinjau Dari Stres Kerja Pada Karyawan. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 9 (2), 127 – 133 http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/PSIKO/article/view/3909/pdf

Trijono, R. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Depok : Papas SinarSinanti.

Downloads

Published

2020-11-05