Exploring the Burden Behind the Mask of Siboan Goar's Identity in Batak Toba Culture: A Case Study
Abstract
Siboan Goar, the first son in a Batak Toba family, carries significant cultural expectations as the successor to the family name and clan, which can trigger psychological pressure. This qualitative case study explores the identity and role dynamics associated with this position. Through purposive sampling, the study involved 3 Siboan Goar as primary participants, 3 parents of Siboan Goar, and 2 traditional leaders as supporting participants. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using reflective thematic analysis with NVivo 12 Plus. The results identified 7 final themes: internal factors, external factors, expectations, marriage, impacts, coping mechanisms, and cultural reflections. The findings show that cultural pressure can cause psychological and physical impacts, especially after marriage. To cope, individuals use problem-focused and emotion-focused strategies. This research emphasizes gender equality and the mental health implications within the Batak Toba culture, encouraging awareness and change. The implication is that this study advances understanding of culture-based mental health issues in Indonesia.
Siboan Goar atau anak laki-laki pertama dalam keluarga Batak Toba mengemban ekspektasi kultural besar sebagai penerus nama dan marga yang rentan memicu tekanan psikologis. Penelitian kualitatif studi kasus ini mengeksplorasi identitas dan dinamika peran tersebut. Melalui purposive sampling, penelitian ini melibatkan 3 Siboan Goar sebagai partisipan utama, serta 3 orang tua Siboan Goar dan 2 tokoh adat sebagai partisipan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, lalu dianalisis menggunakan metode analisis tematik reflektif dengan bantuan software NVIVO 12 Plus. Hasilnya mengidentifikasi 7 tema final, yaitu faktor internal, faktor eksternal, harapan, pernikahan, dampak, mekanisme koping, dan refleksi budaya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan kultural dapat memicu dampak psikologis maupun fisik yang semakin menguat pasca-pernikahan. Guna bertahan, individu menerapkan problem-focused coping dan emotion-focused coping. Penelitian ini juga mengungkap adanya dekonstruksi male primacy menuju kesetaraan gender melalui refleksi budaya. Implikasinya, penelitian ini memperkaya literatur kesehatan mental berbasis budaya di Indonesia guna mencegah pernormalisasian beban psikologis adat secara turun-temurun.
Keywords
Full Text:
FULL TEXTReferences
Adhity, N. P. A., & Suminar, D. R. (2022). Pengaruh Parental Autonomy Support Terhadap Psychological Well-Being Pada Emerging Adult Anak Pertama Perempuan. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/117171/
Akutey, A. B., & Tiimub, B. M. (2021). Triangulation in research. Academia Letters, 2(3392), 1-7. https://doi.org/10.20935/AL3392
Amalina, A. S. N., & Abidin, Z. (2025). The Sandwiched Young Adults: How Do They Cope with Stress? Psikostudia : Jurnal Psikologi, 14(1), 25. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v14i1.16632
Anggraini, U. (2015). Perbedaan Kemandirian Ditinjau Dari Urutan Kelahiran (Anak Sulung, Anak Bungsu, dan Anak Tengah) Pada Siswa di SMA UISU Medan. Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/jspui/handle/123456789/810
Angraeni, J., & Camellia, V. (2025, December). Principles of Life (Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon) and the Impact on Depression in a Male Patient: A Case Report. In 8th International Conference on Neuroscience, Neurology, and Psychiatry 2025 (ICONAP 2025). 48-52. Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-966-7_8
Annisa, N., Nursanti, S., & Ramdhani, M. (2024). Pemaknaan Generasi Sandwich Dalam Perspektif Generasi ZA (Studi Fenomenologi Pada Generasi Z Di Kabupaten Kuningan). JKOMDIS: JURNAL ILMU KOMUNIKASI DAN MEDIA SOSIAL, 4(3), 795-801. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i3.2175
Biruny, D. H., & Latipun, L. (2021). Me and My Parents: A Qualitative Study of the Role of Birth Order Child in Family. Open Journal for Psychological Research, 5(2). https://doi.org/10.32591/coas.ojpr.0502.03055b
Black, B., Lindberg, K., Garansi, A., & Sleigh, M. (2013). Childhood parentification associated with negative versus positive outcomes in adulthood. Journal Contents, 18(2), 42-49.
Budi, S., & Hasibuan, W. F. (2025). PENGALAMAN MENJADI ANAK PEREMPUAN SULUNG DALAM KELUARGA OTORITER. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 8(1). https://doi.org/10.37776/jizp.v8i1.2034
Creary, S. J., & Gordon, J. R. (2016). Role conflict, role overload, and role strain. Encyclopedia of family studies, 1-6. https://doi.org/10.1002/9781119085621.wbefs012
Evans, K. L., Millsteed, J., Richmond, J. E., Falkmer, M., Falkmer, T., & Girdler, S. J. (2019). The impact of within and between role experiences on role balance outcomes for working Sandwich Generation Women. Scandinavian journal of occupational therapy, 26(3), 184-193. https://doi.org/10.1080/11038128.2018.1449888
Firmansyah, R. (2016). Konsep Dasar Asimilasi & Akulturasi dalam Pembelajaran Budaya. Diakses dari https://scholar.google.co.id/scholar
Freisya, M. K., & Maryam, E. W. (2026). Menjalani Peran sebagai Anak Sulung dan Tulang Punggung: Studi Fenomenologi Tentang Generasi Sandwich. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(3), 3619-3626. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11054
Hardavi, N. (2023). Role Strain Yang Dialami Oleh Anak Sulung. (Disertasi tidak dipublikasikan). Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Hariaji, R., Salsabila, A., Sugiarti, R., & Suhariadi, F. (2025). Pengaruh Parental favoritism terhadap Sibling rivalry pada Usia Dewasa. Psychopolytan : Jurnal Psikologi , 8(2), 41–46.
Humaira, C., Pratiwi, T. A., Sesarwati, S. P., Putra, G. B., Ramadanthi, H. D., Djatmiko, F. A., & Surjaningrum, E. R. (2023). Pengalaman Penerimaan Diri Anak terhadap Kematian Kedua Orangtua secara Mendadak. Jurnal Diversita, 9(1), 10–17. https://doi.org/10.31289/diversita.v9i1.6519
Imronah., Hutapea, J., Florencia, A., & Nurcahyanie, O. P. (2024). Faktor-Faktor Harapan Orang Tua Yang Tidak Realistis Terhadap Anak: Tinjauan Pustaka Sistematis. Jurnal Binagogik, 11(2), 34-48.
Jap, S. V., & Christiana, E. (2013). Dominasi Anak Laki-Laki Sulung Dalam Keluarga Tionghoa Suku Hokkien di Kecamatan Tambaksari Surabaya Timur 泗水东区 Tambaksari 福建家庭中长子的地位和优势研究. Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture, 1(2), 37-46.
Jumira, N., & Khumas , A. (2025). Perceived Parental Favoritism dan Persaingan Saudara Kandung (Sibling Rivalry) pada Remaja Usia 12-18 Tahun. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 4(4), 56–64. https://doi.org/10.26858/jtm.v4i4.68115
Kotrunnada, M. (2025). Pengaruh Self Compassion Terhadap Psychological Well Being Pada Anak Sulung Perempuan. Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana. https://repository.mercubuana.ac.id/94640/
Kulik, L. (2025). Role conflict, enrichment, sense of balance, and well-being among working students who are parents. Journal of Family Social Work, 28(2), 86-107. https://doi.org/10.1080/10522158.2025.2468264
Kurnianingtyas, K., & Kawuryan, F. (2026). Between Expectations and Demands: The Dynamics of Quarter-Life Crisis in the Sandwich Generation. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 15(1), 73-82. http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v15i1.23202
Lenaghan, J. A., & Sengupta, K. (2007). Role conflict, role balance and affect: A model of well-being of the working student. Journal of Behavioral and Applied Management, 9(1), 88-109.
Luthfia, F., Wardani, R., & Uyun, Z. (2017). “Ngajeni wong liyo” ; menghormati orang yang lebih tua pada remaja etnis Jawa. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 176–183. https://journals.ums.ac.id/index.php/indigenous/article/view/5681/3793
Madini, R. (2022). Hubungan antara harga diri dengan perilaku asertif pada anak sulung dalam keluarga. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/37737
Malau, T. W. (2024). Teologi Dalihan Natolu sebagai Simbol Persatuan dalam Adat Suku Batak Toba. Jurnal Pendidikan Agama Dan Teologi, 3(1), 30–41. https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v3i1.4487
Mufasirin, I. (2021) .Banyak Anak Banyak Rezeki Perspektif Perlindungan Anak Pada Masyarakat Pinggiran. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. https://etheses.iainponorogo.ac.id/15439/1/Imroatl%20Mufassirin.pdf
Muhaimin, A. K. (2025). Dampak Urutan Kelahiran dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja di Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun. https://eprint.unipma.ac.id/4446/
Mun, R. U., & Hertzog, N. B. (2019). The Influence of Parental and Self-Expectations on Asian American Women Who Entered College Early. Gifted Child Quarterly, 63(2), 120–140. https://doi.org/10.1177/0016986218823559
Ningtias, R. P., & Andriani, F. I. T. R. I. (2022). Pengaruh perceived parental expectation terhadap psychological distress pada emerging adulthood di Indonesia. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 37-48. http://e-journal.unair.ac.id/index.php/BRPKM
Noviantasari, S. P. (2023). Pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan pengetahuan keuangan terhadap kesejahteraan dengan kepemimpinan pelayan sebagai pemoderasi pada karyawan Sandwich Generation. (Disertasi tidak dipublikasikan). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Y.
Novillasari, M., & Mardhiyah, S. A. (2021). Hubungan antara persepsi terhadap harapan orang tua dengan ketakutan akan kegagalan akademik pada anak sulung. Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 17(2), 297-313. https://doi.org/10.32528/ins.v17i2.1976
Pangalila, F. E. K., & Wibowo, D. H. (2023). The Relationship Between Fear of Failure and Academic Procrastination in Elders Who Are Working on Thesis. Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 1(4), 172-177. https://doi.org/10.55324/enrichment.v1i4.29
Pashazade, H., Maarefvand, M., Abolfathi Momtaz, Y., & Abdi, K. (2024). Coping strategies of the sandwich generation in the care process: a qualitative study. BMC Public Health, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12889-024-20327-w
Peltzer, K., Yi, S., & Pengpid, S. (2017). Suicidal behaviors and associated factors among university students in six countries in the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Asian journal of psychiatry, 26, 32-38. https://doi.org/10.1016/j.ajp.2017.01.019
Prahayuningtyas, F., & Basaria, D. (2023). Analisis Korelasi Self Compassion dengan Psychological Well Being Pada Anak Sulung Perempuan Dewasa Awal. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 1176-1190. https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.219
Ramadhani, B. D. A. C. (2024). Studi Fenomenologis Tentang Emosi Anak Sulung Perempuan. Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. http://repo.uinsatu.ac.id/53293/
Ramdani, M. F. F., & Wisesa, P. A. D. (2022). Realitas toxic masculinity di masyarakat. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 1, pp. 230-235).
Rari, F. P., Jamalludin, J., & Nurokhmah, P. (2021). Perbandingan Tingkat Kebahagiaan Antara Generasi Sandwich Dan Non-Generasi Sandwich. Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian Dan Pengembangan, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.32630/sukowati.v6i1.254
Sa’diyah, H., & Gumilar, M. S. (2025). Aktualisasi Diri Menurut Perspektif Psikologi Barat dan Perspektif Tasawuf. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5), 930-940. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.5698
Santos, A. R. (2021). Impacts of parental favoritism on the personality and sibling relationship of the students of nueva. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 6(6), 86-91.
Sari, N. I., & Irawan, D. (2025). TEKANAN SOSIAL PERTANYAAN" KAPAN NIKAH?" DAN DAMPAKNYA TERHADAP MINAT MENIKAH REMAJA QUARTER AGE. Jurnal Studia Insania, 13(1), 80-105. https://doi.org/10.18592/jsi.v13i1.16194
Sasikala, S., & Karunanidhi, S. (2011). Development and validation of perception of parental expectations inventory. Journal of the Indian Academy of Applied Psychology, 37(1), 114-124.
Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Runtu, S. S., Runtu, C. V. Y., & Matahari, B. N. (2025). Menanggung Dunia Terlalu Cepat: Pengalaman Psikologis Anak Sulung sebagai Penopang Keluarga Di Usia 20-an. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 769-780. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.19847
Sianturi, J. N. (2017). Makna Anak Laki-Laki di Masyarakat Batak Toba (Studi kasus di Kota Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara) Diakses 17 September 2025 dari https://www.academia.edu/85561370/Makna_Anak_Laki_laki_Di_Masyarakat_Batak_Toba_Studi_Kasus_Di_Kota_Sidikalang_Kabupaten_Dairi_Provinsi_Sumatera_Utara_.
Silaban, S. T., Dewi, A. M., Shafira, R., Salsabila, T., & Syahputra, T. H. (2026). Phenomenology Subjektif Well Being dan Kearifan Lokal pada Budaya Batak Suku Batak Toba Studi: Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 2086-2102. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5868
Silaen, U. Y. R. (2016). PENGALAMAN ANAK SULUNG TERHADAP HARAPAN ORANG TUA DAN STRATEGI KOPINGNYA. (Disertasi tidak dipublikasikan). Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Simamora, C. S., Marbun, K., & Simanjorang, S. (2015). Hamoraon, Hagabeoan, Hasangapon: Konsep dan Pengaruhnya Bagi Pembentukan Karakter Masyarakat Batak Toba. Perspektif, 10(2), 121-135.
Simanjuntak, B. A. (2016). Struktur Sosial dan Sistem Politik Batak Toba Hingga 1945 Suatu Pendekatan Antropologi Budaya dan Politik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Siregar, S. F., & Amal, B. K. (2024). Peranan Filosofi Hamoraon Hagabeon dan Hasangapon Perempuan Etnik Batak Toba Dalam Kehidupan Rumah Tangga. Jurnal Akuntasi Hukum dan Edukasi, 1(2), 607-617.
Sitorus, H. (2019). Perempuan Sebagai Pendamping Sepadan Bagi Laki-Laki Dalam Konteks Alkitab dan Budaya Batak. Jurnal Teologi Cultivation, 3(1), 41-52. http:// jurnal.iakntarutung.ac.id/index.php/Jurnal-Teologi-Cultivation
Situmorang, H. B. (1983). Ruhut-Ruhut Ni Adat Batak. BPK Gunung Mulia: Medan.
Situmorang, L. (2021). Tinjauan Konsep Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon Pada Masyarakat Batak Toba Di Kota Rantauprapat. Civitas (Jurnal Pembelajaran Dan Ilmu Civic), 7(2), 26-35. https://doi.org/10.36987/civitas.v2i1.3206
Subroto, U., Satiadarma, M. P., & Wati, L. (2017). Pengaruh urutan kelahiran pada kecemasan mahasiswa sekolah tinggi ilmu komunikasi X Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 1(1), 311-318. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i1.371
Sudarji, S., Panggabean, H., & Marta, R. F. (2022). Challenges of the sandwich generation: stress and coping strategy of the multigenerational care. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(3), 263-275. DOI: https://doi.org/10.23917/indigenous.v7i3.19433
Tasya, I. (2020). Perbedaan Sibling Rivalry Ditinjau Dari Urutan Kelahiran Pada Remaja Akhir di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Fakultas Psikologi Universitas Universitas Medan Area. http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/13014
Tasya, N. A. (2020). Hubungan favoritisme orang tua dengan sibling rivalry. Analisis standar pelayanan minimal pada instalasi rawat jalan Di RSUD Kota Semarang, 3, 1-8.
Untariana, A. F., & Sugito, S. (2022). Pola Pengasuhan Bagi Anak Berdasarkan Urutan Kelahiran. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6940–6950. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2359
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v15i3.26642
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Lydia Putri Angela Sitorus & Chamilul Hikam Al Karim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Psikostudia: Jurnal Psikologi is indexed by:
Psikostudia: Jurnal Psikologi Published by Faculty of Social and Political Sciences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_________________________________________
Psikostudia: Jurnal Psikologi
Department of Psychology
Faculty of Social and Political Sciences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikostudia@fisip.unmul.ac.id

